Calon Robot Bulan Buatan Jerman Diuji di Gunung Api Etna

Pelatihan Lightweight Rover Unit 1 (LRU1) untuk misi bulan di lereng Gunung Etna Italia yang mirip bulan. (German Aerospace Center)

TEMPO.CO, Jakarta - Dengan mata kamera stereonya, robot Lightweight Rover Unit 1 (LRU1), yang berpose di atas kerikil hitam Gunung Etna Italia, menyerupai karakter animasi terkenal PIXAR WALL-E.

LRU1, salah satu tim robot yang dirancang oleh para insinyur Jerman, baru-baru ini menyelesaikan uji coba di lereng gunung berapi paling aktif di Eropa. Gunung berapi Etna di Italia, dianggap mirip bulan.

Robot-robot itu, yang dikembangkan oleh German Aerospace Center (DLR), menghabiskan minggu terakhir bulan Juni menunjukkan kemampuan mereka untuk bergerak dan menavigasi lanskap yang menantang dengan bimbingan manusia yang minimal.

LRU1 menganalisis tanah mirip Bulan dengan kameranya, dibantu oleh "saudaranya", Lightweight Rover Unit 2 (LRU2). LRU2, dilengkapi dengan lengan dan tangan robot, dapat menangkap batu seukuran bisbol dan memberikan umpan balik taktil, hampir memungkinkan para ilmuwan untuk "merasakan" batu bulan dari jarak jauh.

Rover itu juga dapat menentukan komposisi kimia dari sampel yang dikumpulkan menggunakan spektroskop lasernya, instrumen yang menyinari sinar laser ke permukaan dan mendeteksi bagaimana permukaan menyebarkan cahaya kembali.

Sebuah drone bernama ARDEA memandu LRU1 dan LRU2 selama upaya mereka, terbang di depan keduanya dan memetakan medan di sekitarnya.

“Tim robot bergerak memiliki peran penting dalam misi luar angkasa di masa depan,” kata Armin Wedler, manajer proyek di Institut Robotika dan Mekatronika DLR, sebagaimana dikutip Space, 5 Juli 2022. "Beroperasi dalam tim yang heterogen, robot saling melengkapi dan mendukung dengan kemampuan mereka yang berbeda."

Tim menguji beberapa skenario kerja sama robot, termasuk salah satunya di mana robot mengirimkan sampel batu ke pendarat bulan simulasi dan satu ketika mereka dikendalikan dari stasiun ruang angkasa simulasi yang mengorbit bulan. Selama demonstrasi, pensiunan astronot Jerman Thomas Reiter bertindak sebagai ilmuwan astronot dari ruang kontrol sekitar 14 mil (23 kilometer) dari tempat robot dikerahkan.

Pada percobaan lain, robot-robot itu ditugaskan untuk mendirikan observatorium astronomi yang disimulasikan di lereng Etna, yang berpura-pura dianggap sisi jauh Bulan. Robot mendistribusikan antena radio frekuensi rendah kecil di medan seperti Bulan, yang dapat digunakan untuk mendeteksi sinyal radio dari galaksi jauh.

“Kami telah memperoleh banyak pengalaman yang akan membantu kami dalam pengembangan misi masa depan,” Thomas Krüger, dari Laboratorium Interaksi Robot Manusia Badan Antariksa Eropa, yang berkolaborasi dalam proyek tersebut, mengatakan dalam pernyataannya.

Baca:
Insinyur MIT Bikin Robot untuk Operasi Stroke Darurat






Paspor Tanpa Kolom Tanda Tangan Ditolak Jerman, Ditjen Imigrasi Minta Maaf

29 menit lalu

Paspor Tanpa Kolom Tanda Tangan Ditolak Jerman, Ditjen Imigrasi Minta Maaf

Ditjen Imigrasi menyatakan sedang membahas soal masalah paspor tanpa kolom tanda tangan Indonesia yang ditolak oleh Jerman.


Jerman Tolak Paspor Indonesia Tanpa Kolom Tanda Tangan

11 jam lalu

Jerman Tolak Paspor Indonesia Tanpa Kolom Tanda Tangan

Jerman menolak paspor RI yang tidak memiliki bagian kolom tanda tangan.


Perang Rusia Ukraina Membuat Jerman Merugi, Diprediksi Tembus Rp 3,9 Kuadriliun

3 hari lalu

Perang Rusia Ukraina Membuat Jerman Merugi, Diprediksi Tembus Rp 3,9 Kuadriliun

Jerman diprediksi menderita kerugian besar akibat perang Rusia Ukraina akibat tingginya harga energi.


NASA Buka Misi Bulan Artemis untuk Semua Astronot

3 hari lalu

NASA Buka Misi Bulan Artemis untuk Semua Astronot

Inisiatif ini membatalkan pengumuman tahun 2020 yang memilih 18 astronot untuk misi ini, yang kemudian disebut NASA sebagai Tim Artemis.


Diduga Membunuh Suami, Diplomat Jerman Ditangkap di Brasil

4 hari lalu

Diduga Membunuh Suami, Diplomat Jerman Ditangkap di Brasil

Diplomat Jerman di Brasil ditangkap karena diduga membunuh suaminya yang berkebangsaan Belgia


Chubais, Mantan Petinggi Rusia anti-Invasi ke Ukraina, Sakit di Italia

5 hari lalu

Chubais, Mantan Petinggi Rusia anti-Invasi ke Ukraina, Sakit di Italia

Anatoly Chubais, mantan tsar privatisasi Rusia pasca-Soviet yang berhenti dari jabatannya sebagai utusan khusus Kremlin karena perang di Ukraina


Robot dari Onderdil Motor Bekas Beraksi di Djogjantique Day 2022, Laku Ratusan Juta

6 hari lalu

Robot dari Onderdil Motor Bekas Beraksi di Djogjantique Day 2022, Laku Ratusan Juta

Perhelatan Djogjantique Day digelar kembali oleh Motor Antique Club (MAC) di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, DI Yogyakarta, 5-6 Agustus 2022.


Korea Selatan Kirim Pengorbit ke Bulan

7 hari lalu

Korea Selatan Kirim Pengorbit ke Bulan

Korea Selatan mengirimkan pengorbit, yang dinamai Danuri, ke bulan. Korea Selatan berharap bisa mendaratkan sebuah wahan ke bulan pada 2030 mendatang


Hutan Tempat Pembuangan Bom PD II Jerman Terbakar, Picu Ledakan

7 hari lalu

Hutan Tempat Pembuangan Bom PD II Jerman Terbakar, Picu Ledakan

Kebakaran di Hutan Grunewald, Jerman, lokasi tempat pembuangan amunisi Perang Dunia II itu, dilaporkan memicu sejumlah ledakan


Volodymyr Zelensky Marah Solusi Perang Ukraina Mau Dinego

8 hari lalu

Volodymyr Zelensky Marah Solusi Perang Ukraina Mau Dinego

Volodymyr Zelensky menyebut mantan Kanselir Jerman menjijikkan setelah dia mengungkap kalau Rusia minta solusi perang Ukraina dinegosiasikan