Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Teleskop James Webb NASA Ungkap Gambar Inframerah Terdalam Alam Semesta

Foto oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA ini, yang diresmikan pada 11 Juli 2022, menunjukkan gugus galaksi SMACS 0723 seperti yang muncul 4,6 miliar tahun yang lalu. Ini adalah gambar kualitas sains pertama yang diungkapkan misi tersebut. (NASA, ESA, CSA, STScI)
Foto oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA ini, yang diresmikan pada 11 Juli 2022, menunjukkan gugus galaksi SMACS 0723 seperti yang muncul 4,6 miliar tahun yang lalu. Ini adalah gambar kualitas sains pertama yang diungkapkan misi tersebut. (NASA, ESA, CSA, STScI)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Antariksa Amerika, NASA, akan memperlihatkan hasil foto dari Teleskop James Webb pada Selasa, 12 Juli 2022, mulai pukul 10:30 EDT atau 21.30 WIB. Salah satunya adalah gambar gugusan galaksi SMACS 0723.

Gambar gugusan galaksi SMACS 0723 ini dipenuhi dengan detail dan dikenal sebagai First Deep Field Webb. Ribuan galaksi – termasuk objek paling redup yang pernah diamati dalam inframerah – telah muncul dalam tampilan Webb untuk pertama kalinya.

Bidang dalam ini, yang diambil oleh Kamera Inframerah Dekat Webb (NIRCam), adalah komposit yang dibuat dari gambar pada panjang gelombang yang berbeda, dengan total waktu 12,5 jam – mencapai kedalaman pada panjang gelombang inframerah di luar bidang terdalam Teleskop Luar Angkasa Hubble, yang memakan waktu berminggu-minggu.

Gambar tersebut menunjukkan gugus galaksi SMACS 0723 seperti yang muncul 4,6 miliar tahun yang lalu. Massa gabungan dari gugus galaksi ini bertindak sebagai lensa gravitasi, memperbesar galaksi yang jauh lebih jauh di belakangnya.

NIRCam Webb telah membawa galaksi-galaksi jauh itu menjadi fokus yang tajam – mereka memiliki struktur kecil dan samar yang belum pernah terlihat sebelumnya, termasuk gugus bintang dan fitur difus.

Para peneliti akan segera mulai belajar lebih banyak tentang massa, usia, sejarah, dan komposisi galaksi, karena Webb mencari galaksi paling awal di alam semesta.

Sekilas Teleskop Luar Angkasa James Webb

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA merupakan penerus teleskop Hubble yang terkenal. Teleskop ini diluncurkan pada 25 Desember 2021 dengan misi untuk mempelajari bintang-bintang paling awal dan mengintip lebih jauh ke masa lalu alam semesta daripada sebelumnya. Posisi Webb saat ini berada di tempat pengamatannya, titik Lagrange 2 (L2), hampir 1 juta mil (1,6 juta kilometer).

Inilah observatorium luar angkasa terbesar dan terkuat milik NASA yang memiliki nilai US$ 10 miliar.

Jangan lupa, simak siaran langsung di https://www.nasa.gov/nasalive, dan nantikan gambar-gambar lainnya dari teleskop Webb.

NASA | SPACE

Baca:
NASA Akan Berbagi Gambar Kosmik Pertama dari Teleskop Webb

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


NASA Akan Gelar Diskusi Publik tentang UFO, Ada Temuan Baru?

2 hari lalu

Penampakan UFO di California diduga uji rahasia di Area 51. Kredit: MUFON/SCOTT WARING
NASA Akan Gelar Diskusi Publik tentang UFO, Ada Temuan Baru?

Sebuah panel NASA untuk mempelajari "fenomena udara tak dikenal" atau UFO, akan mengadakan diskusi publik pertamanya.


Legenda Monster Bintang di Alam Semesta, Jejak Kimianya Sudah Ditemukan

8 hari lalu

Gugus bola Messier 13, atau Gugus Hercules, seperti yang terlihat oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble.  Di suatu tempat di tengah kerumunan bintang yang padat ini mungkin terdapat monster kosmik yang dikenal sebagai superstar.  (Kredit gambar: NASA, ESA, dan Hubble Heritage Team (STScI/AURA); Pengakuan: C. Bailyn (Universitas Yale), W. Lewin (Institut Teknologi Massachusetts), A. Sarajedini (Universitas Florida), dan W  .van Altena (Universitas Yale)) Kosmik
Legenda Monster Bintang di Alam Semesta, Jejak Kimianya Sudah Ditemukan

Sebagai perbandingan, bintang-bintang supermasif berukuran 5.000 sampai 10.000 kali lebih besar daripada bintang di tata surya kita, Matahari.


Suara Misterius di Atmosfer Hantui Para Peneliti: Bukan Petir, Meteor, ataupun Pesawat

14 hari lalu

Balon tenaga matahari dengan sensor gelombang infrasonik diterbangkan ke stratosfer.  Foto : Darielle Dexheimer/Sandia National Laboratories
Suara Misterius di Atmosfer Hantui Para Peneliti: Bukan Petir, Meteor, ataupun Pesawat

Tangkapan suara misterius dari stratosfer di atmosfer itu dibeberkan dalam forum Acoustical Society of America di Chicago, Illinois, 11 Mei 2023.


Mengenal Adhara Sanchez, Anak Jenius dari Meksiko

20 hari lalu

Adhara Prez Snchez. Instagram
Mengenal Adhara Sanchez, Anak Jenius dari Meksiko

Adhara Sanchez bocah perempuan berusia 11 tahun asal Meksiko menyita perhatian publik dunia. Kenapa?


Cerita Planet Pluto Mendapatkan Namanya dari Bocah 11 Tahun di 1 Mei 1930

32 hari lalu

Foto Planet Pluto, dilihat dari pesawat ruang angkasa New Horizons, 14 Juli 2015. Amerika Serikat saat ini menjadi satu-satunya negara yang mengunjungi setiap planet tunggal di tata surya. NASA via AP
Cerita Planet Pluto Mendapatkan Namanya dari Bocah 11 Tahun di 1 Mei 1930

Sebelum 2006, para astronom dunia telah resmi menyatakan bahwa hanya terdapat delapan planet dalam sistem tata surya kita. Bagaimana dengan Pluto?


Rusia Dipastikan Akan Bertahan di ISS Sampai 2028

35 hari lalu

Pesawat kargo Progress 82 Rusia, dengan 3 ton makanan, bahan bakar, dan perbekalan, difoto tak lama setelah merapat ke modul Poisk Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS )pada 28 Oktober 2022. (Kredit gambar: NASA)
Rusia Dipastikan Akan Bertahan di ISS Sampai 2028

Tahun lalu, tak lama setelah Rusia menginvasi Ukraina, Roscosmos Rusia mengatakan akan meninggalkan kemitraan di ISS setelah 2024.


Dari Uji Terbang Roket Starship SpaceX, Kenapa Landasan Sampai Hancur?

36 hari lalu

Roket Starship SpaceX saat lepas landas dalam uji terbang perdana dari fasilitas peluncuran Starbase, Texas Selatan, AS, 20 April 2023. Roket ini adalah yang terkuat yang ada saat ini. REUTERS/Joe Skipper
Dari Uji Terbang Roket Starship SpaceX, Kenapa Landasan Sampai Hancur?

Roket terkuat yang pernah dibuat sepanjang sejarah saat ini adalah Starship milik SpaceX. Otot roket ini berbeda level dari SLS milik NASA.


Misi Explorer 11 Diluncurkan NASA pada 27 April 1961, Apa Itu?

36 hari lalu

Ilustrasi luar angkasa
Misi Explorer 11 Diluncurkan NASA pada 27 April 1961, Apa Itu?

Misi Explorer 11 NASA bertujuan mempelajari sinar gamma di luar angkasa.


Ispace dari Jepang Gagal Torehkan Sejarah Baru di Bulan, Apa yang Terjadi?

37 hari lalu

Pendarat bulan Hakuto-R pribadi diluncurkan dari SpaceX Falcon 9 pada 11 Desember 2022. (Gambar: SpaceX)
Ispace dari Jepang Gagal Torehkan Sejarah Baru di Bulan, Apa yang Terjadi?

Ispace asal Jepang telah dipastikan gagal menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil mendarat di Bulan saat ini.


Cerita dari Gerhana Matahari, Ada Pelajar di Belakang Barisan Teleskop

41 hari lalu

Ferdinand sedang mempersiapkan satu dari 13 teleskop yang akan digunakan dalam pengamatan fenomena Gerhana Matahari di Planetarium Jakarta, TIM, pada Kamis 20 Februari 2022. Ferdinand adalah salah satu pelajar yang terlibat sebagai petugas dan pemandu dalam kegiatana itu. Foto: Maria Fransisca Lahur
Cerita dari Gerhana Matahari, Ada Pelajar di Belakang Barisan Teleskop

Planetarium Jakarta menyediakan 13 teleskop yang telah dilengkapi filter agar aman digunakan untuk pengamatan Gerhana Matahari pada Kamis lalu.