Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Virus Corona Covid-19 Bisa Bikin 'Terowongan' dari Hidung ke Otak

image-gnews
Jembatan tunneling nanotube diduga membuat SARS-COV-2 bisa sampai ke sel di otak. Gambar close-up menunjukkan virus-virusnya sedang menggunakan saluran tersebut. Kredit: Anna Pepe/Institut Pasteur
Jembatan tunneling nanotube diduga membuat SARS-COV-2 bisa sampai ke sel di otak. Gambar close-up menunjukkan virus-virusnya sedang menggunakan saluran tersebut. Kredit: Anna Pepe/Institut Pasteur
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bisa jadi inilah jawaban dari bagaimana SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19, bisa masuk dan menginfeksi otak. Riset terbaru mengungkap kemungkinan virus itu menstimulasi pertumbuhan saluran kecil di antara sel-sel di hidung dan di otak yang bisa digunakannya untuk menyeberang. 

Covid-19 telah diketahui bisa menyebabkan banyak gejala saraf (Long Covid) termasuk brain fog. Studi autopsi juga menunjukkan keberadaan virus-virus itu di otak manusia. 

Tapi, bagaimana mereka bisa sampai ke sana masih misteri. Ini karena sejumlah studi menyatakan reseptor ACE2, yang normalnya digunakan virus itu untuk bisa menginfeksi sel, langka ditemukan pada sel-sel di otak--tidak seperti pada sel-sel yang menyusun jaringan di hidung, mulut dan paru-paru atau sistem pernapasan. 

Saat ini, Chiara Zurzolo dari Pasteur Institute, Prancis, dan koleganya menemukan kalau virus corona kelihatannya mempunyai 'terowongan' untuk jalan menyelinap sampai ke sel-sel yang tidak mempunyai reseptor ACE2 via sel-sel yang memilikinya. 

Mereka melakukan sejumlah eksperimen dengan virus corona dan dua jenis sel berbeda dalam cawan petri di laboratorium. Sel yang pertama disebut SH-SY5Y yang digunakan untuk memodelkan sel-sel otak. Jenis sel yang kedua, Vero E6, digunakan untuk memodelkan sel-sel yang ada di hidung. 

Jika terpisah satu sama lain, model sel otak tidak dapat terinfeksi virus corona karena memang mereka tak memiliki reseptor ACE2 yang dibutuhkan virus itu sebagai pintu masuknya. Tapi, ketika sel-sel otak diinkubasi dalam cawan petri yang sama dengan model sel-sel yang ada di hidung, yang memiliki reseptor itu, mereka menjadi bisa terinfeksi. Setelah 48 jam, jumlahnya yang terinfeksi sampai 62,5 persen.

Di bawah sorot mikroskop elektron khusus yang sangat kuat, Zurzolo dkk melihat saat menginfeksi sel hidung, SARS-CoV-2 mentimulasi sel-sel itu untuk menumbuhkan kanal kecil yang disebut tunnelling nanotube (TNT). Berbentuk silinder, kanal terbangun dari protein actin dengan diameter tidak lebih dari beberapa puluh nanometer.

Mengamatinya lebih dekat, mereka bisa melihat virus menggunakan kanal atau saluran itu untuk mondar-mandir di antara kedua jenis sel berbeda tersebut. Konstruksi TNT itu sebelumnya telah diketahui bisa untuk perpindahan struktur dan partikel virus tertentu di antara sel-sel yang berjauhan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Zurzolo dan timnya menduga virus corona di hidung atau sistem pernapasan, memanfaatkan TNT, untuk terus masuk sampai ke salah satu dari dua struktur bulbus olfaktori di otak yang berisi jaringan saraf indera penciuman.

"Rute TNT ini adalah jalan pintas yang mempropagasi infeksi Covid-19 berlangsung cepat di antara organ-organ yang berbeda," kata Zurzolo, dalam artikel hasil studi itu yang dipublikasi pada Rabu, 20 Juli 2022. Profesor bidang biologi sel dan neurodegenerasi itu menambahkan, "Dan ini mungkin juga cara virus itu sembunyi dan menghindari respons imun tubuh."

Frederic Meunier dari University of Queensland, Australia, menilai studi Zurzolo sangat menarik karena menyediakan sebuah mekanisme yang baik sekali, rapi, di mana virus bisa berpindah dari satu sel ke sel yang lain tanpa melalui kebutuhan reseptor ACE2. Meski begitu, Meunier mengingatkan, itu baru diketahui berdasarkan eksperimen yang terbatas di laboratorium. "Banyak studi lanjutan diperlukan untuk memastikan mekanisme yang sama benar terjadi di dalam organ otak." 

Zurzolo mengatakan dia dan timnya sedang menyiapkan eksperimen 'organ di chip' yang lebih bisa menyerupai interaksi antar sel dalam hidung dan otak. Jika TNT terkonfirmasi memindahkan virus corona dari hidung ke otak, menurut di, terbuka jalan pula bagi para ilmuwan untuk bisa menciptakan obat yang mampu mencegah mekanisme itu. 

"Saat ini kami tidak memiliki molekul spesifik penghambat tunnelling nanotube, tapi kami menjalankan penapisan untuk mencarinya," katanya. 

NEW SCIENTIST, PASTEUR, SCIENTIFIC AMERICAN

Baca juga:
Lampaui Stroke, Covid-19 Bisa Turunkan IQ Pasien hingga 7 Poin

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Joe Biden Positif Covid-19

1 hari lalu

Presiden AS Joe Biden saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika melakukan pembicaraan mengenai keamanan regional dan transisi energi ramah lingkungan, di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, AS, 14 November 2023. REUTERS/Leah Millis
Joe Biden Positif Covid-19

Di tengah kegiatannya berkampanye, Joe Biden menemukan dirinya positif Covid-19. Dia sekarang karantina mandiri di rumahnya di Delaware.


Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

5 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani. TEMPO/Nandito Putra
Sri Mulyani Bungkam saat Ditanya Kenaikan Harga Obat di Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak bersedia menjelaskan harga obat di Indonesia terus meningkat.


Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

6 hari lalu

Tenaga medis memeriksa tekanan oksigen kepada pasien Covid-19 di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D Kramat Jati, Jakarta, 8 Juli 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Istilah yang Populer Saat Pandemi Covid-19, mulai Anosmia, Long Covid, hingga Komorbid

Apa itu Anosmia, Long Covid, dan Komorbid yang sangat akrab di telinga pada masa pandemi Covid-19?


Waspada Radang Tenggorokan Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

8 hari lalu

Banyak cara dilakukan orang untuk meringankan radang tenggorokan, seperti berkumur dengan larutan air garam, atau mengonsumsi permen pelega tenggorokan. Namun, langkah itu hanya melegakkan tenggorokan.
Waspada Radang Tenggorokan Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Penting untuk selalu waspada dan jeli terhadap gejala-gejala yang menyertai radang tenggorokan. Bisa jadi gejala penyakit serius.


Jokowi Buka Rakernas APKASI 2024, Singgung RI Mampu Hadapi Tantangan Berat 5 Tahun Terakhir

9 hari lalu

Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka turut mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional XVI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juli 2024. Foto Sekretariat Presiden
Jokowi Buka Rakernas APKASI 2024, Singgung RI Mampu Hadapi Tantangan Berat 5 Tahun Terakhir

Jokowi membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah kabupaten Seluruh Indonesia 2024. Singgung soal tantangan 5 tahun terakhir.


Berencana Beli KRL Cina, PT KAI Ajukan PMN Rp 1,8 Triliun

10 hari lalu

Suasana di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2024. Pemerintah berencana akan menaikan tarif kereta Commuteline Jabodetabek pada tahun ini. Rencana penyesuaian tarif KRL Commuterline ini sudah dibahas dengan Kementerian Perhubungan, termasuk potensi tarif menjadi naik. Tarif dasar diusulkan naik sebesar Rp2.000, atau jadi Rp5.000 untuk 25 kilometer pertama. Sementara tarif lanjutan 10 kilometer berikutnya tidak naik, atau tetap Rp1.000. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Berencana Beli KRL Cina, PT KAI Ajukan PMN Rp 1,8 Triliun

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengajukan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar RP 1,8 triliun untuk tahun depan. Berencana beli KRL dari Cina.


CekFakta #267 AS Terbukti Menggunakan Hoaks Propaganda Anti-vaksin Selama Pandemi Covid-19

13 hari lalu

Ilustrasi - Vaksin COVID-19 buatan CanSinoBIO . (ANTARA/Shutterstock)
CekFakta #267 AS Terbukti Menggunakan Hoaks Propaganda Anti-vaksin Selama Pandemi Covid-19

laporan investigasi Reuters menguak jahatnya operasi militer Amerika Serikat yang sengaja menebar hoaks agar orang-orang tak mau divaksin.


PPKM Darurat 3 Tahun Lalu: Masih Ingat Pembatasan Ketat dan Aturan Makan dan Minum di Restoran?

14 hari lalu

Suasana salah satu restoran di sebuah pusat perbelanjaan di Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa, 24 Agustus 2021. Pada PPKM Level 3 di Jabodetabek, pemerintah masih menerapkan pembatasan kapasitas dan waktu layanan makan di tempat. ANTARA/Arif Firmansyah
PPKM Darurat 3 Tahun Lalu: Masih Ingat Pembatasan Ketat dan Aturan Makan dan Minum di Restoran?

Pemerintah memutuskan untuk menerapkan PPKM Darurat di Wilayah Jawa dan Bali mulai 3 Juli 2021. Masih ingat pembatasan dan aturannya?


Kilas Balik PPKM Darurat Jawa-Bali 3 Tahun Lalu yang Mampu Ubah Pola Hidup Masyarakat

15 hari lalu

Petugas Satpol PP melakukan razia masker di depan Stasiun Klender, Jakarta, Selasa, 10 Mei 2022. Pemerintah memastikan akan terus memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) se-Indonesia hingga waktu yang belum ditentukan. Untuk PPKM Jawa-Bali diperpanjang hingga 23 Mei 2022. TEMPO/Muhammad Hidayat
Kilas Balik PPKM Darurat Jawa-Bali 3 Tahun Lalu yang Mampu Ubah Pola Hidup Masyarakat

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola hidup masyarakat secara signifikan. Penerapan PPKM di Jawa dan Bali pun diberlakukan mulai 3 Juli 2021.


Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat Tahun Ini, Tertinggi Sejak Covid-19

18 hari lalu

Penumpang berjalan setibanya di Terminal Kedatangan Domestik di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu, 27 Mei 2023. Gubernur Bali I Wayan Koster menilai harga tiket pesawat udara saat ini masih mahal sehingga menghambat pemulihan arus kedatangan wisatawan domestik ke Pulau Bali pascapandemi. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat Tahun Ini, Tertinggi Sejak Covid-19

BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara sejak Januari-Mei 2024 mencapai 5,2 juta orang, akumulasi tersebut tertinggi sejak pandemi Covid-19