Kota Pariaman Bersiap Miliki Pusat Daur Ulang Sampah Senilai Rp 3,4 Miliar

Ilustrasi Sampah Plastik. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat membangun Pusat Daur Ulang (PDU) sampah di Desa Tungkal Utara, Kecamatan Pariaman Utara dengan dana senilai Rp 3,4 miliar. Fasilitas PDU sampah di Kota Pariaman ini memiliki kapasitas mencapai 10 ton sehari. 

Dilansir dari langgam.id mitra Teras.id, menurut Wali Kota Pariaman Genius Umar, pusat daur ulang sampah serupa hanya ada empat di indonesia. Selain di Pariaman, terdapat pula di Kota Metro, Lampung, Kabupaten Merangin Jambi dan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Pembangunan PDU sampah ini berasal dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 3,4 miliar yang bersumber dari APBN KLHK RI.

Semua tahapan pengelolaan sampah akan dilakukan di PDU ini. Mulai dari sampah rumah tangga hingga menuju PDU. Genius menyebutkan yang tiba ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) betul-betul residu yang jumlahnya tinggal sedikit.

Harapannya dengan pengolahan sampah di PDU ini akan membantu menjaga kebersihan kota, serta mendukung Kota Pariaman sebagai tujuan wisata. Selain itu konsep pengelolaan sampah diketahui nantinya menggunakan konsep Green Tourism di Kota Pariaman.

Bantuan PDU dari KLHK RI ini berupa pembangunan gedung dan fasilitas pendukung lainnya, seperti mesin pencacah, baik organik maupun non organik dan mesin pembuat kompos serta fasilitas lainya.

Genius juga menyebutkan, dalam waktu dekat Wakil Menteri LHK RI Alue Dohong rencananya akan meninjau langsung PDU Sampah Desa Tungkal Utara di Kota Pariaman ini. Fasilitas dan sarana prasarana PDU ini, harus lengkap dan dapat beroperasi dalam waktu dekat.

ANNISA FIRDAUSI 

Baca: Tingkat Daur Ulang Sampah Plastik di Indonesia Hanya 9 Persen

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

5 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

Di tengah isu reshuffle, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar tak hadir dalam rapat soal beras dengan Presiden Jokowi di Istana Negara hari ini.


Cara Mudah Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

1 hari lalu

Cara Mudah Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Gaya hidup ramah lingkungan bisa dilakukandengan sering menggunakan transportasi umum dan hemat listrik. Apa lagi?


Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

3 hari lalu

Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

Sidang pencemaran udara Jakarta dilanjutkan. Sebab, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri LHK mengajukan kasasi.


Jokowi dan Surya Paloh Bertemu di Istana Negara Kemarin Sore

4 hari lalu

Jokowi dan Surya Paloh Bertemu di Istana Negara Kemarin Sore

Jokowi dan Surya Paloh bertemu pada Kamis sore kemarin di Istana Negara.


Tak Main-main, Yogyakarta Mulai Tindak Pembuang Sampah Sembarangan

4 hari lalu

Tak Main-main, Yogyakarta Mulai Tindak Pembuang Sampah Sembarangan

Awal tahun ini penindakan bagi pelanggar yang membuang sampah khususnya jenis anorganik sembarangan mulai digencarkan Pemkot Yogyakarta.


Sempat Dinyatakan Hilang Komunitas Sepeda Motor Trabas Adventure Ditemukan, Seorang Meninggal

6 hari lalu

Sempat Dinyatakan Hilang Komunitas Sepeda Motor Trabas Adventure Ditemukan, Seorang Meninggal

14 anggota komunitas sepeda motor Ikatan Trabas Adventure yang dinyatakan hilang di hutan Limapuluh Kota Sumbar dievakuasi, seorang meninggal.


Soal Reshuffle Kabinet, PPP: Indikasinya Cukup Kuat

6 hari lalu

Soal Reshuffle Kabinet, PPP: Indikasinya Cukup Kuat

PPP menyatakan melihat indikasi cukup kuat akan adanya reshuffle kabinet. Presiden Jokowi disebut telah bertemu pimpan parpol.


Ini Sanksi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan yang Kena OTT DKI

12 hari lalu

Ini Sanksi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan yang Kena OTT DKI

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memberlakukan sanksi kepada warga yang membuang sampah sembarangan. Apa saja sanksi tersebut?


DKI Gencar OTT Pembuang Sampah Sembarangan, Berlaku juga ke Anak-Anak

12 hari lalu

DKI Gencar OTT Pembuang Sampah Sembarangan, Berlaku juga ke Anak-Anak

Warga Jakarta yang buang sampah sembarangan bisa dikenai sanksi denda hingga Rp500 ribu


OTT Pembuang Sampah Sembarangan Berlaku Setiap Hari

12 hari lalu

OTT Pembuang Sampah Sembarangan Berlaku Setiap Hari

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berencana akan melakukan operasi tangkap tangan atau OTT terhadap pembuang sampah sembarangan setiap hari