Agar Data Pribadi Tak Bocor, Dosen UM Surabaya: Hindari Isi Data Diri Secara Utuh

Reporter

Editor

Devy Ernis

Ilustrasi Hacker atau Peretas. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

TEMPO.CO, Jakarta - Maraknya kasus kebocoran data pribadi membuat kita harus ekstra hati-hati dalam menjaga data agar tidak disalahgunakan. Dosen Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Lukman Hakim membagikan tips menjaga data pribadi agar tetap aman dan tidak bocor. 

Menurut Lukman, hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak mengumbar data pribadi. Ketika seseorang diminta untuk mengisi data pribadi, hindari membagikan data diri secara utuh dan terperinci seperti alamat lengkap, nomor KTP, nomor rekening, nomor kartu kredit, nomor SIM, nomor paspor, hingga nama orang tua asli.

“Kedua hindari buka link atau tautan yang mencurigakan. Apabila terdapat link atau tautan mencurigakan entah dikirim melalui email maupun media sosial lainnya, jangan langsung dibuka,” tutur Lukman dilansir dari laman UM Surabaya pada Kamis, 7 September 2022.

Hal tersebut bertujuan untuk menghindari kemungkinan phising, penyadapan, scam, penipuan online atau pun sejenisnya. Ketiga, mengubah password secara berkala. Hal itu diperlukan ntuk menjaga keamanan data agar tetap aman berselancar di internet.

Seseorang perlu untuk melakukan langkah-langkah preventif, salah satunya yaitu mengganti kata sandi atau diberagam akun seperti email, media sosial dan layanan aplikasi sejenis mobile banking. Gunakan password yang tidak mudah ditebak orang lain dan lakukan secara berkala.

Keempat aktifkan layanan fitur verifikasi dua langkah. Banyak cara untuk menambah keamanan data pribadi supaya lebih optimal, seseorang dapat lakukan verifikasi dua Langkah atau 2FA (Two Factor Authentication).

“Saat ini sebagian besar media sosial memiliki fitur tersebut, dengan mengaktifkan fitur tersebut tingkat keamanan jauh lebih kuat dan meminimalisir risiko peretasan,”imbuhnya.

Kelima perbarui perangkat pribadi. Ketika seseorang sering menggunakan perangkat yang terhubung dengan jaringan internet. seseorang disaranakan untuk selalu memperbarui perangkat komputer ataupun perangkat seluler yang  dimiliki.

“Hal ini bertujuan untuk mendapatkan update keamanan yang lebih kuat dan system terbaru. Karena risiko kerentanan perangkat lunak memungkinkan malware menginfeksi perangkat dan mencuri data hingga akun online,” katanya.

Baca juga:

1,3 Miliar Kartu SIM Bocor, Vaksincom: Data Pribadi Otentik dan Masih Aktif

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pelaku Bisnis Dinilai Perlu Bikin Kerangka Kerja Perlindungan Data Pribadi

2 hari lalu

Pelaku Bisnis Dinilai Perlu Bikin Kerangka Kerja Perlindungan Data Pribadi

Ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan para pelaku bisnis untuk mematuhi aturan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi.


BCA Soal Rekening Nasabah Rp 320 Juta Dibobol: Pelakunya Bukan Tukang Becak, tapi Thoha

2 hari lalu

BCA Soal Rekening Nasabah Rp 320 Juta Dibobol: Pelakunya Bukan Tukang Becak, tapi Thoha

BCA memastikan pembobolan rekening nasabah atas nama Muin Zachry bukanlah tukang becak, tapi ada aktor lain yang merupakan otak pelaku kejahatan itu.


Pakar dari UM Surabaya Sebut Masa Jabatan Kades 9 Tahun Bertentangan dengan Konstitusi

5 hari lalu

Pakar dari UM Surabaya Sebut Masa Jabatan Kades 9 Tahun Bertentangan dengan Konstitusi

Dia menilai wacana masa jabatan kepala desa atau kades dari enam tahun kali menjadi sembilan tahun bertentangan dengan konstitusi.


Ini Berbagai Risiko Kesehatan dari Nitrogen Cair di Chiki Ngebul

16 hari lalu

Ini Berbagai Risiko Kesehatan dari Nitrogen Cair di Chiki Ngebul

Nitrogen cair di chiki ngebul merupakan cairan kriogenik, sehingga dapat langsung membekukan jaringan hidup


Pentingnya Literasi Digital demi Perlindungan Data Pribadi

17 hari lalu

Pentingnya Literasi Digital demi Perlindungan Data Pribadi

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital demi perlindungan data pribadi.


Kisah Dosen yang Dulu Pernah Jadi Cleaning Service dan Kuli Bangunan

18 hari lalu

Kisah Dosen yang Dulu Pernah Jadi Cleaning Service dan Kuli Bangunan

Lukman Hakim, tak pernah terpikir dirinya akan menjadi dosen. Saat ini, Lukman merupakan dosen sekaligus Kepala Pusat Teknologi Informasi UM Surabaya.


Universitas Muhammadiyah Surabaya Buka 11 Program Beasiswa 2023, Simak Detailnya

19 hari lalu

Universitas Muhammadiyah Surabaya Buka 11 Program Beasiswa 2023, Simak Detailnya

Pendaftaran mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) tahun akademik 2023-2024 telah dibuka. Simak program beasiswanya.


Kiat Menjaga Keamanan Data Pribadi

22 hari lalu

Kiat Menjaga Keamanan Data Pribadi

Biasakan lima langkah sederhana namun memiliki manfaat besar dalam menjaga keamanan data pribadi. Berikut kiatnya


6 Peluang Pekerjaan Menjanjikan untuk Lulusan Matematika

22 hari lalu

6 Peluang Pekerjaan Menjanjikan untuk Lulusan Matematika

Dosen Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Syarifuddin membagikan enam profesi menjanjikan untuk lulusan matematika.


Kilas Balik tentang Peretasan atau Kebocoran Data dalam Kaleidoskop 2022

30 hari lalu

Kilas Balik tentang Peretasan atau Kebocoran Data dalam Kaleidoskop 2022

Deretan peretasan mengingatkan kembali masih sangat lemah sistem perlindungan data pribadi di Indonesia