Yahoo! Riset Pengguna Internet Indonesia

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta: Yahoo ! melakukan survei terhadap perilaku pengguna Internet di Indonesia. Dari riset ini, mereka membuat urutan aktivitas online paling populer di Tanah Air, yakni: mengunjungi portal online, membaca berita online, menggunakan email, menggunakan mesin pencari dan menggunakan layanan Internet messenger.

Beradasarkan hasil survei tersebut, Yahoo meluncurkan strategi tahun 2009 bagi publik Indonesia. “Indonesia merupakan pasar yang besar,” kata Pontus Sonnerstedt, Senior Director Yahoo! Indonesia kepada pers di Jakarta, Kamis (5/3). Dia mengutip data survei pengguna Internet Indonesia yang sampai akhir tahun lalu mencapai 15 juta. Diperkirakan pertumbuhannya sejak 2008 sampai 2010 sekitar 37 persen.

Strategi Yahoo! Sepanjang 2009 mengacu pada tiga hal. Pertama, menjadi must buy untuk pengiklan yang terus meningkatkan belanja iklannya ke digital. Yahoo! menyediakan iklan display dan search advertising yang kini tersedia untuk pasar di Indonesia.

Desember 2008, Yahoo! dan Nielsen Online menemukan indikasi bahwa pasar online advertising market akan terus berkembang dari sekitar US$ 26,5 juta di tahun 2007 diperkirakan mencapai US$ 41,9 juta pada tahun 2010.

Kedua, Yahoo! Open Strategy. Ketiga, Yahoo! Search dengan meluncurkan SearchMonkey. Para pengguna dapat melihat hasil pencarian yang lebih menarik yang dikembangkan oleh publisher dan developer pihak ketiga menggunakan open platform dari Yahoo!.


UNTUNG WIDYANTO




Berita Selanjutnya



Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

22 Februari 2021

Strategi Lintasarta Dukung Dunia Bisnis

Di 2021, Lintasarta tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk berbagai sektor industri.


Meretas 6.000 Akun Email, Mantan Insinyur Yahoo Divonis 5 Tahun

8 Juli 2020

Meretas 6.000 Akun Email, Mantan Insinyur Yahoo Divonis 5 Tahun

Ruiz telah mengakses akun tersebut selama masa jabatan di Yahoo mulai 2009 hingga 2019.


Logo Berubah, Yahoo Klaim Pengunduh Aplikasi Meningkat

22 Oktober 2019

Logo Berubah, Yahoo Klaim Pengunduh Aplikasi Meningkat

Setelah logo Yahoo berubah pada akhir September 2019, jumlah unduhan aplikasi Yahoo meningkat.


Aplikasi Yahoo Mail Kembangkan Fitur Inbox Inovatif

27 September 2019

Aplikasi Yahoo Mail Kembangkan Fitur Inbox Inovatif

Aplikasi baru Yahoo Mail menawarkan solusi mengatur kekacauan kotak masuk pengguna, mempersonalisasi dan mengontrol kotak masuk mereka.


Yahoo Mail Down, Pengguna Ancam Hapus Akun dan Pindah Gmail

6 September 2019

Yahoo Mail Down, Pengguna Ancam Hapus Akun dan Pindah Gmail

Yahoo Mail dikabarkan down baru-baru, dan membuat banyak pengguna kesal serta mengancam akan menutup akun mereka.


Pengadilan AS Tolak Tawaran Penyelesaian Kasus Peretasan Yahoo

30 Januari 2019

Pengadilan AS Tolak Tawaran Penyelesaian Kasus Peretasan Yahoo

Yahoo dinilai lambat melaporkan tiga celah keamanan dari 2013 hingga 2016 yang berdampak pada 3 miliar akun.


Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

11 Juni 2018

Sempat Diretas, Ditjen Pajak Targetkan Situsnya Pulih Hari Ini

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menargetkan pemulihan situsnya yang sempat diretas rampung pada hari ini.


Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

31 Mei 2018

Kominfo Blokir 34 Situs Berunsur Radikalisme Selama April 2018

Kominfo berupaya meminimalkan aksi teror dengan memblokir konten radikalisme.


Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

24 Januari 2018

Pangsa Pasar Besar, Situs Perbandingan Harga Priceprice.com Diluncurkan

Situs perbandingan harga Priceprice.com diluncurkan di Indonesia. Priceprice.com untuk memudahkan pengguna membandingkan harga barang.


Terungkap, 3 Miliar Akun Yahoo Dicuri pada 2013

4 Oktober 2017

Terungkap, 3 Miliar Akun Yahoo Dicuri pada 2013

Yahoo meyakini semua tiga miliar akunnya terkena dampak pencurian, bukan sebanyak 1 miliar seperti yang diperkirakan sebelumnya.