Sinyal Jokowi Cabut Status Pandemi Covid-19, Ini 5 Negara yang Sudah Tak Wajibkan Pakai Masker

Jokowi Izinkan Buka Masker di Luar Ruang Terbuka

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bahwa pemerintah akan segera mengumumkan pandemi Covid-19 akan segera berakhir. Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara peluncuran Gerakan Kemitraan Eksklusif untuk UMKM Naik Kelas di Gedung SMESCO pada Senin 3 Oktober kemarin.

“Pandemi memang sudah mulai mereda. Mungkin sebentar lagi juga akan kita nyatakan pandemi sudah berakhir,” kata Presiden Jokowi dalam Peluncuran Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas di Jakarta.

5 Negara Berani Tanpa Masker

Beberapa negara hingga saat ini masih berjuang mengendalikan penyebaran covid-19. Varian baru virus corona juga menambah sulit bagi beberapa negara untuk terbebas dari virus ini. Namun ternyata ada beberapa negara yang berhasil mengendalikan penyebaran virus di negaranya. Berikut 5 negara tersebut:

1. Selandia baru

Dikutip dari Generali Healthy Living Selandia Baru menjadi negara yang sudah bebas dari corona. Selandia Baru dipimpin oleh Pedana Menteri Jacinda Ardern, dan dinilai berhasil dalam menangani penyebaran virus corona.

Sejak awal terkena wabah virus corona negara ini telah membuat kebijakan lockdown secara nasional. Upaya ini diharapkan dapat membatasi pergerakan dan interaksi untuk memutus penyebaran virus.

Keberhasilan Selandia Baru juga ditopang oleh pemerintah yang gencar melakukan pemeriksaan masal guna melacak kasus terinfeksi. Saat ini Selandia Baru telah melonggarkan peraturan, salah satunya penggunaan masker.

2. Korea Selatan

Keberhasilan Korea Selatan menangani penyebaran virus corona terbukti, saat ini masyarakat Korea Selatan tidak lagi diwajibkan menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Pelonggaran ini berlaku untuk warga yang telah menerima vaksin minimal dosis satu.

3. Singapura

Singapura dinilai memiliki sistem pengendalian infeksi yang baik. Karena menerapkan protokol kesehatan yang ketat, pemeriksaan, hingga pelacakan kontak erat dengan pasien terinfeksi. Sehingga Singapura berhasil menekan angka penularan virus.

Singapura juga ketat dalam melakukan kebijkan lockdown dan vaksinasi massal bagi seluruh masyarakat. Saat ini Singapura masuk dalam negara dengan jumlah vaksinasi yang tinggi.

Akibat pengendalian virus yang baik, Singapura telah mencabut kebijakan lockdown. Tetapi masih menyarankan masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat berpergian ke luar rumah.

4. Amerika Serikat

Saat ini di Amerika Serikat telah mengizinkan warganya melakukan aktivitas tanpa menggunakan masker. Tetapi dengan syarat hanya bagi warga yang telah melkaukan vaksinasi covid-19 dosis penuh atau setidaknya dosis ke dua.

5. China

Meskipun China menjadi negara pertama yang melaporkan adanya virus corona tetapi China berhasil melakukan pengendalian terhadap laju virus. Meskipun perekonomian China sempat terpuruk akibat dampak dari lockdown namun China berhasil bangkit.

Saat ini China telah melonggarkan berbagai peraturan terkait covid-19. Bahkan warganya sudah bisa menyelenggarakan festival musik.

YOLANDA AGNE 

Baca: Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Menperin Sebut RI Bakal Bakal Produksi Alkes dan Ventilator Mandiri Usai Pandemi

3 jam lalu

Menperin Sebut RI Bakal Bakal Produksi Alkes dan Ventilator Mandiri Usai Pandemi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan sejumlah produk alkes sudah mencapai TKDN lebih dari 40 persen.


Audio Plus Indonesia Hadirkan Produk Baru Audio Mobil Crescendo

8 jam lalu

Audio Plus Indonesia Hadirkan Produk Baru Audio Mobil Crescendo

Audio mobil Crescendo Revolution Series terbaru berupa high-performance competition amplifier, termasuk carbon cone sound quality subwoofer.


Xi Jinping Kunjungi Arab Saudi, Teken Perjanjian Rp458 Miliar

9 jam lalu

Xi Jinping Kunjungi Arab Saudi, Teken Perjanjian Rp458 Miliar

Presiden China Xi Jinping memulai kunjungan resmi ke Arab Saudi atas undangan Raja Salman bin Abdulaziz.


China Umumkan Pelonggaran Pembatasan COVID-19 Secara Nasional

10 jam lalu

China Umumkan Pelonggaran Pembatasan COVID-19 Secara Nasional

Langkah China ini menyusul protes di seluruh negeri yang menentang strategi garis keras nol-COVID


Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanjakan Dana Mengendap: Bukan Asal Habis

11 jam lalu

Sri Mulyani Minta Pemda Segera Belanjakan Dana Mengendap: Bukan Asal Habis

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta agar pemerintah daerah (Pemda) segera membelanjakan dana yang mengendap di perbankan.


Hadapi Ancaman China dan Korut, Jepang Siapkan Rp500 Triliun untuk Rudal Jarak Jauh

11 jam lalu

Hadapi Ancaman China dan Korut, Jepang Siapkan Rp500 Triliun untuk Rudal Jarak Jauh

Jepang siapkan anggaran Rp568 triliun untuk mengembangkan rudal jarak jauh di tengah meningkatnya ancaman dari China dan Korea Utara


Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

12 jam lalu

Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

China berencana melonggarkan kebijakan Covid. Sebelum diterapkan warga Beijing antre demi obat flu dan demam.


Batik Parang: Dilarang di Tasyakuran Kaesang, Dibagikan Jokowi Saat Pernikahan Gibran

13 jam lalu

Batik Parang: Dilarang di Tasyakuran Kaesang, Dibagikan Jokowi Saat Pernikahan Gibran

Tasyakuran pernikahan Kaesang dan Erina, para tamu dilarang memakai motif batik parang lereng. Di pernikahan Gibran batik itu dibagikan Jokowi


MRT Jakarta Fase 4 Rute Fatmawati-Kampung Rambutan Dibangun 2025, Gandeng Korsel

13 jam lalu

MRT Jakarta Fase 4 Rute Fatmawati-Kampung Rambutan Dibangun 2025, Gandeng Korsel

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan MRT Fase 4 sepenuhnya berada di bawah tanah


Korsel Tahan 2 Polisi atas Tragedi Halloween Itaewon

14 jam lalu

Korsel Tahan 2 Polisi atas Tragedi Halloween Itaewon

Dua orang polisi yang ditahan atas tragedi di Itaewon itu dituduh menghalangi jalannya penyelidikan dengan membuang barang bukti.