Warga Jabodetabek Migrasi ke Siaran TV Digital, Ini 6 Beda Siaran Digital dari Analog

Reporter

Ilustrasi untuk Analog Switch Off yang sudah dimulai di delapan wilayah pertama di Indonesia per Sabtu 30 April 2022. ASO ditandai dengan dihentikannya siaran TV Analog untuk bermigrasi ke teknologi siaran TV digital. ISTIMEWA

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengumumkan pelaksanaan analog switch off (ASO) pada Rabu, 2 November 2022, sesuai jadwal. Migrasi sepenuhnya dari siaran televisi analog ke siaran TV digital akan dilakukan per Rabu tengah malam, pukul 24.00 WIB. Wilayahnya termasuk 14 kabupaten/kota di Jabodetabek yang dianggap ekosistem siaran digitalnya sudah siap. 

Wilayah Jabodetabek tercatat telah menerima sebanyak 473.308 unit Set Top Box atau 98,7 persen dari target distribusi bantuan 479.307 unit STB bagi rumah tangga miskin yang didata ada di wilayah ini. Sebanyak 60.791 tak terdistribusi karena penerima dinilai tidak memenuhi kriteria atau gagal serah hingga hari ini.

Baca juga:
Warga Jabodetabek, Begini Cara Deteksi Sinyal Siaran TV Digital lewat Aplikasi

Dalam pesannya menjelang ASO tengah malam nanti, Kementerian Kominfo menegaskan kembali beberapa hal. Pertama bahwa siaran digital bukan televisi berlangganan, pengguna televisi atau STB tidak harus membayar biaya bulanan. Kedua, siaran digital berbeda dengan layanan video-on-demand berbasis internet. Siaran digital adalah siaran free-to-air gratis.

Adapun perbedaannya dari siaran analog yang ditinggalkan adalah enam poin berikut ini,

1. Siaran analog menggunakan teknologi lama yang dirancang untuk suara, sementara siaran digital untuk transmisi suara dan data.

2. Siaran analog, sinyal yang dipancarkan berupa sinyal analog yang akan ditangkap oleh antena. Siaran digital menggunakan sinyal sistem siaran digital.

3. Siaran analog bergantung kedekatan perangkat televisi dengan menara pemancar. Kualitas gambar dan suara siaran analog akan semakin jernih jika perangkat semakin dekat dengan pemancar. Sementara siaran digital, perangkat televisi tidak perlu berada dekat dengan menara pemancar untuk mendapatkan gambar yang bersih dan suara yang jernih.

Warga menikmati siaran TV digital setelah menerima alat penangkap sinyal digital, Set Top Box (STB). (Foto: Dokumentasi Kelurahan Kuningan Barat)

4. Dari segi teknis, siaran analog menggunakan pancaran dengan modulasi langsung pada pembawa frekuensi. Pada siaran digital, data akan dibuat dalam kode digital, setelah itu, baru dipancarkan.

Baca juga:
Ini Daftar Merek TV Digital yang tak Perlu Lagi Set Top Box

5. Siaran analog masih terdapat gangguan atau noise. Sementara pada siaran digital, tayangan bersih dan suara jernih.

6. Biaya penyiaran yang dibutuhkan pada siaran analog lebih tinggi dibandingkan siaran digital.


Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Tidak Ada Sinyal? Ini Cara Cek Sinyal TV Digital dengan Mudah

43 menit lalu

Tidak Ada Sinyal? Ini Cara Cek Sinyal TV Digital dengan Mudah

Penggunaan STB bisa menjadi solusi untuk bermigrasi ke siaran TV Digital. Namun, Anda juga perlu melakukan cek sinyal untuk menjangkau siaran lain.


Kominfo Buka Beasiswa Pelatihan Talenta Digital, Cek 8 Programnya

1 jam lalu

Kominfo Buka Beasiswa Pelatihan Talenta Digital, Cek 8 Programnya

Kominfo kembali menyiapkan talenta digital yang berkompeten dan unggul lewat program pelatihan pengembangan kompetensi Digital Talent Scholarship.


10 Orang Diperiksa di Dugaan Kasus Korupsi BTS Kominfo, Apa Itu Teknologi BTS?

3 jam lalu

10 Orang Diperiksa di Dugaan Kasus Korupsi BTS Kominfo, Apa Itu Teknologi BTS?

Korupsi BTS merugikan publik karena BTS adalah salah satu infrastruktur yang berfungsi mengirimkan dan menerima sinyal radio ke perangkat komunikasi.


Kominfo Petakan Pelatihan untuk Talenta Digital Terdampak Efisiensi Startup

3 jam lalu

Kominfo Petakan Pelatihan untuk Talenta Digital Terdampak Efisiensi Startup

Pekerja yang terkena PHK adalah para talenta digital unggul, yang diharapkan bisa diserap oleh industri lain.


Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

4 jam lalu

Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

Tower BTS memiliki tiga macam, yakni tower empat kaki, tower tiga kaki dan tower satu kaki.


Inilah 5 Modus Penipuan Online yang Perlu Anda Ketahui

5 jam lalu

Inilah 5 Modus Penipuan Online yang Perlu Anda Ketahui

Kominfo mencatat setidaknya ada lima modus penipuan online yang marak terjadi di Indonesia. Mulai dari phising, pharming, hingga sniffing.


Kominfo Buka Program Digital Talent Scholarship Mulai Februari, Apa Saja Programnya?

7 jam lalu

Kominfo Buka Program Digital Talent Scholarship Mulai Februari, Apa Saja Programnya?

Kominfo membuka program digital talent scholarship tahun ini mulai Februari 2023.


Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo, Siapa Saja?

1 hari lalu

Kejagung Periksa 10 Orang di Kasus Korupsi BTS Kominfo, Siapa Saja?

Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung memeriksa 10 orang di kasus dugaan korupsi pengadaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS).


Prediksi Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Mayoritas Berawan, Peringatan Hujan di Beberapa Wilayah

1 hari lalu

Prediksi Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Mayoritas Berawan, Peringatan Hujan di Beberapa Wilayah

Prediksi cuaca hari ini mayoritas berawan di Jabodetabek. Namun, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan di sejumlah wilayah.


4 Tersangka di Kasus Korupsi BTS Kominfo, Politikus Golkar: yang Bersalah Harus Diproses

3 hari lalu

4 Tersangka di Kasus Korupsi BTS Kominfo, Politikus Golkar: yang Bersalah Harus Diproses

Politikus Golkar menanggapi kasus dugaan korupsi BTS Kominfo. Kasus itu memasuki babak baru dengan ditetapkannya empat orang tersangka oleh Kejagung.