Eco-Minds Ajak Mahasiswa Berpikir Lintas-disiplin

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta: Forum Eco-Minds ternyata menarik minat mahasiswa mengirimkan proposalnya tentang pembangunan yang berkelanjutan. “Tahun ini ada 164 mahasiswa di Indonesia yang menuangkan ide-ide kreatifnya untuk mengikuti ajang kompetisi ini,” kata Asmara Pusparani, Manajer Komunikasi PT Bayer Indonesia, Rabu (18/3).

Untuk tahun ini, tema program adalah “energi yang berkelanjutan.” Dewan juri menyeleksi paper tersebut dan memilih 13 mahasiswa sebagai finalis mengikuti lomba di Jakarta. Rabu siang, juri yang dipimpin Tri Mumpuni dari Institut Bisnis dan Ekonomi, memilih tiga mahasiswa sebagai pemenang, yakni Danang Ambar Prabowo (IPB), Pradydha Kumayan Jati (ITB) dan Desideria Cempaka (Universitas Atmajaya, Yogyakarta).

Ketiganya bakal mewakili Indonesia pada Forum Eco-Minds Asia Pasifik di Selandia Baru, 25-30 Mei 2009. Mereka akan berkompetisi dengan mahasiswa dari Australia, Cina, Korea, India, Thailand, Indonesia, Filipina, Selandia Baru dan Singapura. Setiap negara mengirimkan tiga mahasiswanya yang berasal dari disiplin ilmu sains, teknologi dan humaniora (sosial, politik dan budaya).

Eco-minds merupakan program Bayer dan United Nations Environment Programme (UNEP). Tujuan program ini menantang para pemuda memikirkan manfaat ilmu dan teknologi secara kreatif dan praktis serta interdisipliner agar dapat menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Selain menjaga fokus utama dalam inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, peserta juga harus memasukkan faktor sosial-ekonomi dan budaya dalam setiap tahap kajian. Komposisi internasional dari para peserta akan memberikan dimensi multi-budaya pada program ini.

Hans-Josef Schill, Presiden Direktur PT Bayer Indonesia menjelaskan Eco-Minds menjadi bukti dari komitmen Bayer memberi kesempatan kaum muda menyumbangkan berbagai ide dan pemikiran serta mendorong mereka berpartisipasi dalam membangun masyarakat. “Sangat menggembirakan melihat Forum Eco-Minds semakin menarik minat pemikir muda yang memiliki pandangan-pandangan mendalam mengenai berbagai masalah-masalah ekologi dunia,” katannya.

Menurut Schill, sains dan teknologi memegang peranan penting. Namun, ujarnya, kita juga harus menyadari bahwa pembangunan teknologi dan sains juga harus memperhitungkan aspek-aspek politik, sosial, dan budaya. Eco-Minds menggunakan pendekatan yang menghubungkan antara pemikiran-pemikiran sains dengan sudut pandang sosial dan lingkungan hidup.

UNTUNG WIDYANTO






Perpu Cipta Kerja Dinilai Langgengkan Pasal yang Mengancam Lingkungan Hidup

22 hari lalu

Perpu Cipta Kerja Dinilai Langgengkan Pasal yang Mengancam Lingkungan Hidup

Satya Bumi juga menyoroti Perpu Cipta Kerja yang masih mempertahankan aturan yang memangkas hak masyarakat adat dalam penyusunan Amdal.


Aktivis Melihat Potensi Tersembunyi Kerusakan Lingkungan dari RKUHP

55 hari lalu

Aktivis Melihat Potensi Tersembunyi Kerusakan Lingkungan dari RKUHP

RKUHP dinilai oleh pegiat lingkungan memiliki potensi tersembunyi menyebabkan kerusakan pada kelestarian alam.


Dana Lingkungan Hidup untuk Apa

25 November 2022

Dana Lingkungan Hidup untuk Apa

Pengelolaan dana lingkungan hidup akan mencakup bidanvkehutanan, energi dan sumber daya mineral, perdagangan karbon, dan sebagainya.


Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Bentuk Forum Kualitas Udara

15 November 2022

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Bentuk Forum Kualitas Udara

Forum Kualitas Udara Jakarta ini dibentuk setelah melalui diskusi tentang pemantauan kualitas udara Jakarta sekarang dan akan datang.


Pengadilan Tinggi DKI Putuskan Jokowi dan 3 Menteri Lalai Penuhi Udara Bersih di Jakarta

21 Oktober 2022

Pengadilan Tinggi DKI Putuskan Jokowi dan 3 Menteri Lalai Penuhi Udara Bersih di Jakarta

Pengadilan Tinggi DKI menolak banding yang diajukan Jokowi dan 3 menterinya soal kewajiban pemenuhan udara bersih di Jakarta.


Dinas LH DKI Beberkan Perbaikan Indeks Kualitas Lingkungan di Jakarta Sejak 2017

12 Oktober 2022

Dinas LH DKI Beberkan Perbaikan Indeks Kualitas Lingkungan di Jakarta Sejak 2017

Dinas Lingkungan Hidup DKI memaparkan perbaikan indeks lingkungan yang telah berjalan di Jakarta sejak 2017 lalu.


Anies Baswedan Beri Penghargaan Masyarakat yang Berperan Kelola Lingkungan

12 Oktober 2022

Anies Baswedan Beri Penghargaan Masyarakat yang Berperan Kelola Lingkungan

Anies Baswedan memberikan apresiasi bagi masyarakat yang berperan mengelola lingkungan dalam Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan 2022.


Protes Penebangan Pohon Peneduh Jalan, Warga Mega Cinere Depok Somasi Pengurus Lingkungan

18 September 2022

Protes Penebangan Pohon Peneduh Jalan, Warga Mega Cinere Depok Somasi Pengurus Lingkungan

Penebangan pohon itu tidak sesuai dengan Perda Kota Depok No. 3 tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Perlindungan Lingkungan Hidup


DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

16 September 2022

DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda Penanggulangan Penyakit Menular

Perda tentang penyakit menular diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Bogor.


Nyaris Punah Burung Mandar Talaud Ditemukan Kembali pada 1996

7 September 2022

Nyaris Punah Burung Mandar Talaud Ditemukan Kembali pada 1996

Burung Mandar Talaud sempat dikabarkan punah akibat alih fungsi hutan di Sulawesi, tetapi spesies ini ditemukan kembali pada 6 September 1996.