Untung-Rugi Migrasi TV Analog ke Digital Kata Dosen UGM

Reporter

Editor

Devy Ernis

Ilustrasi Televisi Digital di Program Analog Switch Off (ASO). (Antara/Pixabay)

TEMPO.CO, Jakarta - Sejak awal November lalu, kebijakan migrasi TV analog ke TV digital mengalami sejumlah masalah. Pemerintah memutuskan untuk mengalihkan siaran televisi analog ke ke digital atau analog switch off (ISO). Beberapa masalah terkait aturan itu yakni masyarakat mengaku belum mendapatkan sosialisasi hingga kesulitan mendapatkan Set Top Box (STB).

Rahayu yang merupakan pakar dan dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) berpendapat migrasi dari TV analog ke TV digital memang diperlukan. Pertama, kata dia, dengan jumlah spektrum frekuensi digital yang berlipat maka dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyelenggarakan penyiaran, terutama penyiaran komunitas dan penyiaran publik yang selama ini cenderung terabaikan.

Pemanfaatan ini tentunya sangat bergantung pada kebijakan pemerintah yang mengatur alokasi frekuensi untuk jenis penyiaran tersebut. Kedua, dia mengatakan dalam konteks masyarakat majemuk dan demokrasi, migrasi ke digital memberikan ruang yang lebih luas bagi munculnya diversity of content, diversity of perspectives, dan diversity of ownership.

“TV-TV yang ada sudah terlanjur dikuasai oleh sejumlah konglomerat media tidak bisa diharapkan lagi. Perlu kehadiran TV-TV ‘baru’ yang dapat menyajikan konten yang lebih beragam, kreatif, dan mendidik," ujarnya dilansir dari laman resmi UGM pada Selasa, 8 November 2022.

Baca juga: Begini Cara Cek Apakah TV di Rumah Anda Sudah TV Digital atau Belum

Meskipun hal ini menurutnya sangat bergantung pada kebijakan pemerintahyang menjamin hadirnya pemain-pemain baru di pertelevisian Indonesia. Ketiga, kata dia, menyangkut jumlah spektrum frekuensi yang banyak memungkinkan dimanfaatkan untuk mengembangkan atau meningkatkan layanan komunikasi bencana.

“Seperti di Jepang, komunikasi terkait mitigasi bencana memanfaatkan penyiaran televisi untuk dapat menjangkau masyarakat luas," sebutnya.

Berpotensi Meningkatkan Pendapatan Nasional

Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi Fisipol UGM ini menjelaskan untung rugi perpindahan siaran TV analog ke TV digital. Dengan jumlah spektrum frekuensi digital sangat banyak maka dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan penyiaran. Kondisi ini berbeda dengan frekuensi analog selama ini yang tidak mampu memenuhi permintaan pendirian TV baru.

Migrasi ke digital, kata dia, memunculkan usaha-usaha baru yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Industri terkait ini antara lain pengelolaan multipleksing, produksi set-top-box, pesawat TV digital, content provider dan lain-lain. Kemudian kualitas siaran TV digital, dalam arti kualitas audio-visual jauh lebih bagus dibanding TV analog.

“Bagaimanapun migrasi ke TV digital menawarkan lebih banyak variasi konten dan layanan komunikasi lainnya di luar penyiaran. Bagi pemerintah, migrasi ke TV digital juga berpotensi meningkatkan pendapatan nasional," terangnya.

Masyarakat Bisa Kehilangan Hak Akses Siaran TV

Meski begitu, Rahayu mengatakan jika perencanaan migrasi tidak dilakukan dengan hati-hati, masyarakat akan kehilangan haknya untuk dapat mengakses siaran TV. Hal ini bias terjadi terutama jika infrastruktur TV digital belum siap dan pengelola TV analog belum mengadopsi teknologi digital, serta masyarakat belum mampu menyediadan perangkat yang dapat mengakses TV digital.

“Migrasi memberikan beban investasi yang besar bagi penyelenggara TV analog, terutama TV-TV lokal. Pengelolan TV lokal merasa terbebani karena sewa mux yang mahal, sementara pendapatan yang terbatas. TV lokal juga tidak sepenuhnya merasa aman karena mereka bergantung pada pengelolan mux untuk dapat bersiaran," tuturnya.   

Rahayu menilai saat ini edukasi yang diterima publik cenderung terkait dengan perihal teknis, misalnya penggunaan set-top-box untuk dapat mengakses TV digital. "Pengetahuan tentang TV digital dan apa itu migrasi ke digital masih belum merata," ujarnya.

Butuh Sosialisasi Intensif

Oleh karena itu, menurutnya, sosialisasi masih perlu dilakukan secara intensif. Pengetahuan ini penting agar masyarakat benar-benar siap menghadapi migrasi.  Masyarakat perlu tahu apa rencana pemerintah dalam memanfaatkan spektrum frekuensi yang ditinggalkan ketika TV analog berpindah ke TV digital.

“Migrasi berpotensi menghadirkan keragaman konten dan sebagainya. Namun, ketika mux sebagian besar dikuasai oleh TV-TV ‘Jakarta’ atau TV-TV yang menjadi jaringannya, masyarakat perlu tahu kemungkinan hal ini tidak akan bisa hadir," jelasnya. 

Secara teknis, menurutnya, masyarakat perlu memahami bagaimana memanfaatkan TV digital, terlebih ada banyak channel dan layanan komunikasi yang akan hadir. Dalam kaitan ini, pengetahuan menyangkut literasi media sangat penting untuk meningkatkan daya kritis masyarakat dalam berhadapan dengan konten media.  Untuk itu agar mendapatkan akses TV digital, tidak ada cara lain bagi masyarakat untuk membeli set-top-box atau pesawat TV yang dapat mengakses TV digital.

“Saya berharap masyarakat juga perlu aktif dan kritis dalam menyikapi konten TV digital agar tercipta kualitas penyiaran yang semakin baik," ucapnya.

Rahayu menilai pada dasarnya masyarakat siap dengan migrasi TV digital. Mereka terlihat bahkan membeli set-top-box secara mandiri dan tidak bergantung pada sumbangan. Sayangnya, ketersediaan set-top-box di pasaran tidak selalu ada, kalaupun ada Rahayu mengatakan tidak sesuai dengan standard set-top-box yang ditetapkan oleh Kominfo.

Pemerintah perlu memecahkan persoalan ini. Belum sepenuhnya masyarakat yang berhak mendapatkan set-top-box bisa mendapatkannya. Persoalan disktribusi set-top-box, kata dia, masih menjadi persoalan.

“Harapan kita pemerintah perlu memastikan distribusi set-top-box menjangkau masyarakat yang memerlukan. Pemerintah perlu membantu penyelenggara TV lokal dan TV komunitas untuk dapat migrasi ke TV digital," ujarnya.

Dia juga mengatakan bantuan atau subsidi perlu diberikan. Selain itu, kata dia, pemerintah juga perlu terus mengembangkan infrastruktur agar siaran TV digital dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






7 Ribu Mahasiswa UGM Terima Keringanan UKT Sebesar Rp 20 Miliar

1 hari lalu

7 Ribu Mahasiswa UGM Terima Keringanan UKT Sebesar Rp 20 Miliar

Bantuan pengurangan UKT diberikan kepada lebih dari 7 ribu mahasiswa UGM dengan total nominal Rp 20 miliar bantuan setiap tahunnya.


Tim Bimasakti Racing Team UGM Kembangkan Mobil Formula Hybrid

1 hari lalu

Tim Bimasakti Racing Team UGM Kembangkan Mobil Formula Hybrid

Tim Bimasakti Racing Team Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dilaporkan telah memulai riset teknologi hybrid untuk mobil formula.


Kasus Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Tetapkan Karyawan Huawei jadi Tersangka

2 hari lalu

Kasus Korupsi BTS Kominfo, Kejagung Tetapkan Karyawan Huawei jadi Tersangka

Kejagung menetapkan satu lagi tersangka di kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5.


Tim Bimasakti UGM Riset Teknologi Hybrid Mobil Formula, Ini yang Dilakukan

2 hari lalu

Tim Bimasakti UGM Riset Teknologi Hybrid Mobil Formula, Ini yang Dilakukan

Tim Bimasakti UGM resmi memulai riset teknologi hibrida atau hybrid untuk mobil formula yang menjadikan tim pelopor di kategori student.


UGM Lakukan Pengeboran Tanah di Lokasi Jalan Ambles di Desa Sriharjo Bantul

4 hari lalu

UGM Lakukan Pengeboran Tanah di Lokasi Jalan Ambles di Desa Sriharjo Bantul

Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan pengeboran tanah di pedukuhan Wunut, Desa Sriharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyak


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Beasiswa LPDP, Gempa Susulan, Hujan Buatan

5 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Beasiswa LPDP, Gempa Susulan, Hujan Buatan

Top 3 Tekno Berita Hari Ini, Sabtu 21 Januari 2023 dipuncaki artikel Top 3 Tekno Jumat. Isinya dimulai dari topik tentang pendaftaran Beasiswa LPDP.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Pendaftaran Beasiswa LPDP 2023, Beasiswa UGM

6 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Pendaftaran Beasiswa LPDP 2023, Beasiswa UGM

Topik tentang pendaftaran beasiswa LPDP 2023 bakal dibuka pada 25 Januari menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


3 Karya Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM, dari Game Persia hingga Film Setan Alas

7 hari lalu

3 Karya Mahasiswa Sekolah Vokasi UGM, dari Game Persia hingga Film Setan Alas

Mahasiswa Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menghasilkan berbagai karya mulai dari game hingga film.


UGM Berikan Beasiswa Rp 304,5 Miliar untuk 18.964 Mahasiswa pada 2022

7 hari lalu

UGM Berikan Beasiswa Rp 304,5 Miliar untuk 18.964 Mahasiswa pada 2022

Direktur Kemahasiswaan UGM Sindung Tjahyadi menyampaikan Universitas Gadjah Mada setiap tahun mengalokasikan ratusan miliar untuk beasiswa mahasiswa.


UGM Riset Peran PNM Mekaar pada Keluarga

7 hari lalu

UGM Riset Peran PNM Mekaar pada Keluarga

Hasil riset menunjukkan 4 kontribusi penting PNM Mekaar terhadap penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan.