Lahan Kritis di Indonesia 30 Juta Hektare

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Purwakarta: Menteri Kehutanan M.S Kaban menjelaskan lahan kritis di seluruh Indonesia mencapai 30 juta hektare. "Untuk merehabilitasinya, diperlukan waktu paling cepat 15 tahun," kata Kaban saat menghijaukan lima hektare lahan kritis di Purwakarta, Kamis (19/3).

Menurut Kaban, sebagian besar lahan kritis  berada di Pulau Jawa, menyusul kemudian di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sumatera Barat, dan Riau. Upaya rehabilitasi hutan kritis memerlukan dana yang cukup besar. Kaban mencontohkan, penghijauan kembali lima juta hektare lahan kritis yang sudah dilakukan oleh departemennya menghabiskan dana Rp 9 triliun.

Di Jepang, kata Kaban membandingkan, pemerintahnya menyediakan dana Rp 2 miliar untuk setiap kegiatan rehabilitasi satu hektare lahan kritis. "Di Indonesia cukup Rp 15 hingga Rp 150 juta saja," katanya. Agar rehabilitasi lahan kritis dapat berjalan dengan cepat dan efisien, diperlukan upaya bersama pemerintah dengan masyarakat. Salah satunya melalui model pengelolaan hutan bersama masyarakat.

Kaban menyesalkan minimnya perhatian pemerintah dan anggota Dewan dalam memperjuangkan alokasi dana rehabilitasi dalam setiap penyusunan APBD. "Rata-rata dana yang dianggarkan dalam APBD kurang dari 2 persen." Idealnya dana buat rehabilitasi lahan yang bersumber dari APBD sebesar 2,5 persen.

NANANG SUTISNA






ICEL Luncurkan Portal Khusus Putusan Pengadilan Perkara Lingkungan, Simak Isi dan Harapannya

2 hari lalu

ICEL Luncurkan Portal Khusus Putusan Pengadilan Perkara Lingkungan, Simak Isi dan Harapannya

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) juga beberkan tantangan pencari keadilan lingkungan di Tanah Air saat ini.


Dapat Peringkat Kebun Binatang Terbaik, Gembira Loka Tak Mau Asal Perbanyak Satwa

3 hari lalu

Dapat Peringkat Kebun Binatang Terbaik, Gembira Loka Tak Mau Asal Perbanyak Satwa

Terakreditasinya Gembira Loka sebagai lembaga konservasi dengan kategori sangat baik dapat digunakan untuk menghindari praktik buruk manajemen.


RI Dapat Dana Lingkungan Rp 1,56 Triliun

11 hari lalu

RI Dapat Dana Lingkungan Rp 1,56 Triliun

Wamen LHK menyatakan Indonesia mendapat dana lingkungan Global Environment Facility (GEF) siklus ke-8 yang digelar di Bali.


FGD Fisipol UGM Dorong Penerapan Nilai Ekonomi Karbon, Begini Kesimpulannya

32 hari lalu

FGD Fisipol UGM Dorong Penerapan Nilai Ekonomi Karbon, Begini Kesimpulannya

FISIPOL UGM mengadakan FGD yang diikuti berbagai pemangku kepentingan, membahas nilai ekonomi karbon (NEK). Berikut kesimpulan kegiatan tersebut.


RI Terima Tongkat Estafet World Water Forum X, Bakal Digelar di Bali pada 2024

50 hari lalu

RI Terima Tongkat Estafet World Water Forum X, Bakal Digelar di Bali pada 2024

Serah-terima tongkat estafet penyelenggaraan World Water Forum dilakukan dalam Pertemuan Tingkat Tinggi PBB untuk Air Tanah.


Tarif Baru Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Akan Tetap Berlaku Tahun Depan

18 November 2022

Tarif Baru Masuk Pulau Komodo Rp 3,75 Juta Akan Tetap Berlaku Tahun Depan

Rencana kenaikan tarif masuk pulau Komodo itu mendapat protes dari warga setempat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pariwisata.


KLHK Sebut Polusi Udara Jakarta Turun, Kendaraan Buruk Baku Mutu Emisi Kena Tambahan Pajak

8 November 2022

KLHK Sebut Polusi Udara Jakarta Turun, Kendaraan Buruk Baku Mutu Emisi Kena Tambahan Pajak

KLHK menyebutkan kendaraan bermotor yang melebihi baku mutu emisi dikenakan tambahan pajak pencemaran lingkungan.


UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

27 Juni 2022

UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

Senat Akademik Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan Siti Nurbaya Bakar, sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Alam.


Krisis Pangan Dunia, Jokowi Cerita Dihubungi PM yang Minta Minyak Goreng

14 Juni 2022

Krisis Pangan Dunia, Jokowi Cerita Dihubungi PM yang Minta Minyak Goreng

Jokowi menyatakan sempat dihubungi perdana menteri sebuah negara yang meminta Indonesia mengekspor minyak goreng ke sana.


Hadiah Kalpataru untuk Pelestari Hutan di Kaki Gunung Lemongan

6 Juni 2022

Hadiah Kalpataru untuk Pelestari Hutan di Kaki Gunung Lemongan

Kisah peraih Kalpataru ketegori Perintis Lingkungan: 26 tahun lalu prihatin hutan hanya ilalang yang silih berganti terbakar dan longsor.