Bertemu Menteri Pendidikan Uzbekistan, Indonesia Usul Pendirian Sekolah Persahabatan

Reporter

Editor

Devy Ernis

Pertemuan Wakil Ketua DPR RI Bidang Korinbang Rachmat Gobel dengan Menteri Pendidikan Umum Uzbekistan, Bakhtiyor Saidov, di Tashken, Uzbekistan, Selasa (15/11/2022) di sela-sela Konferensi Dunia tentang Pendidikan Anak Usia Dini yang diselenggarakan UNESCO. ANTARA/HO-Korinbang DPR RI.

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bidang Koordinator Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel mengusulkan pendirian sekolah persahabatan Indonesia-Uzbekistan guna untuk mempererat hubungan kedua negara.

"Di Uzbekistan didirikan sekolah Indonesia, di Indonesia didirikan sekolah Uzbekistan. Di masing-masing negara itu terdapat materi persahabatan kedua negara," katanya melalui keterangan tertulis pada Rabu, 16 November 2022.

Pernyataan itu dikemukakannya saat bertemu dengan Menteri Pendidikan Umum Uzbekistan, Bakhtiyor Saidov, di Tashken, Uzbekistan, 15 November 2022, di sela-sela Konferensi Dunia tentang Pendidikan Anak Usia Dini yang diselenggarakan UNESCO.

Usulan tersebut menjawab permintaan Bakhtiyor tentang hal apa yang bisa dilakukan agar Uzbekistan bisa belajar tentang sistem pendidikan di Indonesia. "Kami sudah mempelajari sistem pendidikan di Indonesia, sehingga kami bisa belajar,” kata Bakhtiyor.

Baca juga: Guru Besar Unpad Jadi Orang Indonesia Pertama yang Raih Penghargaan America-Eurasia Center

Rachmat Gobel mengatakan majunya suatu negara bukan ditentukan seberapa banyak kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. "Majunya suatu negara ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia," ujarnya. Menurutnya, pendidikan yang inklusif, merata, dan terjangkau merupakan ciri dari suatu masyarakat yang beradab.

"Jika ada satu anak tak bisa sekolah, bagaimana mungkin suatu negeri bisa mengaku beradab? Jika semua anak bisa sekolah, bagaimana mungkin suatu negeri bisa tak maju? Pemerintah dan parlemen harus berdiri tegak dengan taruhan apapun untuk membangun pendidikan," kata Gobel.

Ia menegaskan pendidikan adalah kunci dan menjadi dasar bagi membangun kemajuan dan kemakmuran bersama. Karena itu membangun pendidikan merupakan suatu keharusan.

Pada kesempatan itu Gobel bercerita pengalaman Indonesia membangun pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh penduduk. Hal itu bermula dari lahirnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 1973. Saat itu, lanjutnya, pemerintah membangun gedung-gedung sekolah dasar di seluruh Indonesia. "Karena itu kemudian dikenal sebagai SD Inpres. Ada 61 ribu SD Inpres yang didirikan," katanya.

Hal itu kemudian diteliti oleh tiga peneliti dari MIT, Universitas Harvard, Amerika Serikat, yaitu Esther Duflo, Abhijit Banerje, dan Michael Kramer. Pada 2019 ketiganya mendapat hadiah Nobel di bidang ekonomi berkat penelitiannya tersebut. Penelitian tersebut membuktikan bahwa pendidikan yang baik bisa mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan ekonomi.

Ia mengatakan pada 2022 sudah ada 174.992 SD, 121.973 TK dengan rasio guru dengan murid untuk tingkat SD adalah 1 guru untuk 15 murid. Sedangkan untuk TK, satu guru untuk 10 murid. Indonesia, lanjutnya, melangkah lebih jauh dengan membangun PAUD di setiap desa.

Gobel mengatakan setiap negara harus membangun kerja sama di bidang pendidikan. Ia mengajak melakukan pertukaran pelajar dan guru, riset bersama, pelatihan bersama, bertukar pengalaman dalam membangun kesejahteraan guru, kerja sama pendidikan bahasa dan kejuruan, kemudian membangun platform digital dunia pendidikan, dan kerja sama mengembangkan konsep pendidikan di pedesaan.

Ia juga menyampaikan tentang pentingnya filosofi dalam memajukan suatu bangsa dengan mengutip filosofi Jepang yaitu people before the product yang menekankan state of mind dalam membuat barang, sehingga produk yang dihasilkan keluar dari sebuah karakter suatu bangsa.

“Investasi terbaik adalah investasi di bidang pendidikan, apalagi pendidikan usia dini,” kata Gobel.

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Odessa, Kota Bersejarah di Ukraina Masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO Saat Perang

1 hari lalu

Odessa, Kota Bersejarah di Ukraina Masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO Saat Perang

UNESCO juga memasukkan Kota Odessa Ukraina ke dalam situs warisan dunia yang terancam.


Kemenko PMK-DEFGHI Dorong Pemanfaatan Aplikasi Ruang Digital Keluarga di Sekolah

2 hari lalu

Kemenko PMK-DEFGHI Dorong Pemanfaatan Aplikasi Ruang Digital Keluarga di Sekolah

Peluncuran aplikasi Ruang Digital Keluarga dalam rangka meningkatkan keadaban digital di keluarga.


100 Siswa SMA dan SMK di Tangerang Dilantik Jadi Anggota PKS

4 hari lalu

100 Siswa SMA dan SMK di Tangerang Dilantik Jadi Anggota PKS

Satlantas Polres Metro Tangerang Kota melantik 100 pelajar tingkat SMA dan SMK yang menjadi anggota Patroli Keamanan Sekolah atau PKS.


Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

5 hari lalu

Ditembak Siswa Berusia 6 Tahun, Guru Amerika Serikat Gugat Sekolah

Tiga guru di sekolah di Amerika Serikat telah mengeluhkan keberadaan senjata api yang dibawa siswa berusia enam tahun itu


Kekerasan Seksual Masih Marak Di Dunia Pendidikan. LPSK Sebut Perlu Adanya Bersih-Bersih Total

10 hari lalu

Kekerasan Seksual Masih Marak Di Dunia Pendidikan. LPSK Sebut Perlu Adanya Bersih-Bersih Total

Wakil Ketua LPSK Livia Iskandar mengatakan lembaganya mencatat aduan kekerasan seksual di dunia pendidikan masih banyak terjadi.


Binus University dengan Seoul Institute of the Arts Buka Kerja Sama

10 hari lalu

Binus University dengan Seoul Institute of the Arts Buka Kerja Sama

Telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Binus University dengan Seoul Institute of the Arts yang menjadi bukti kemitraan kedua negara


Bea Cukai Rusia Menyita Senapan Berlapis Emas

11 hari lalu

Bea Cukai Rusia Menyita Senapan Berlapis Emas

Senapan lapis emas tersebut hendak diberikan sebagai kado untuk pacar si pemilik senapan yang seorang warga Uzbekistan.


Dari Progresivisme hingga Esensialisme, Inilah 4 Aliran Fundamental Filsafat Pendidikan

11 hari lalu

Dari Progresivisme hingga Esensialisme, Inilah 4 Aliran Fundamental Filsafat Pendidikan

Eksistensi filsafat sebagai The Mother of Sciences telah melahirkan berbagai aliran, termasuk dalam hal filsafat pendidikan.


Yogyakarta Genjot Rehabilitasi Bangunan Sekolah Berstatus Cagar Budaya

12 hari lalu

Yogyakarta Genjot Rehabilitasi Bangunan Sekolah Berstatus Cagar Budaya

Berstatus cagar budaya, bangunan-bangunan sekolah di Yogyakarta itu usianya rata-rata sudah atau nyaris seabad.


Bukan Sekadar Biar Pintar, Ini 7 Alasan Kenapa Sekolah itu Penting

13 hari lalu

Bukan Sekadar Biar Pintar, Ini 7 Alasan Kenapa Sekolah itu Penting

Berikut alasan kenapa sekolah itu penting dari segi ilmu dan pembentukan karakter termasuk kecerdasan intelektual (IQ) serta emosional (EQ)