Asal-usul Alat Komunikasi Tradisional Beduk, Kentungan, Lonceng

Perajin menyelesaikan pembuatan bedug di sepajang Jalan KH Mas Mansyur menggunakan bahan kulit sapi, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu 9 April 2022. Penjual mengaku permintaan bedug pada bulan ramadan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan ramadan tahun lalu. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum kemajuan teknologi komunikasi berkembang pesat seperti sekarang, pada masa lampau peranti tradisional digunakan untuk kebutuhan informasi. Misalnya, alat komunikasi tradisional seperti beduk, kentungan, dan lonceng.

Mengutip publikasi Komunikasi Tradisional Efektif Ditinjau dari Aspek Komponen, komunikasi tradisional proses penyampaian pesan ke pihak lain menggunakan media yang belum tersentuh teknologi modern.

Apa saja alat komunikasi tradisional?

1. Beduk

Beduk alat komunikasi tradisional yang terbuat dari kulit lembu atau sapi. Beduk masih sering ditemukan di halaman depan masjid karena fungsinya sebagai penanda masuknya waktu salat. Walaupun, sekarang sudah tergeser fungsinya dengan pengeras suara.

Beduk sebenarnya sudah digunakan oleh manusia sejak zaman perunggu. Salah satu peninggalan pada masa itu adalah nekara yang dipercaya sebagai awal mula beduk. Nekara adalah gendang besar terbuat dari perunggu berhiaskan ukiran.

Baca: Mengenal Beduk Raksasa Masjid Agung Purworejo Bernama Kyai Bagelan

2. Kentungan

Mengutip publikasi Penggunaan Tontrong Sebagai Media Komunikasi Tradisional Masyarakat, kentungan banyak ditemukan di masjid atau surau yang berfungsi untuk memanggil atau mengumumkan datangnya waktu salat.

Seiring berjalannya waktu, kentungan mulai masuk ke dalam ranah kehidupan masyarakat yang lain. Misalnya, seperti di berbagai tempat umum balai desa atau pos ronda.  Kentungan berfungsi terutama untuk sarana penyampaian pesan secara massal dan cepat kepada warga. Kentungan menjadi media penyampaian informasi utama dalam berbagai hal yang sifatnya komunal maupun personal.

3. Lonceng

Mengutip publikasi Macam-Macam Alat Komunikasi Tradisional, lonceng peralatan sederhana yang bisa digunakan untuk memunculkan bunyi. Bentuk dari lonceng biasanya menyerupai tabung dengan sisi bagian bawah yang terbuka dan bergema saat dipukul.

Pada zaman dahulu, lonceng biasa digunakan untuk mengabarkan suatu berita kepada masyarakat dan sebagai penanda waktu. Lonceng juga ditemui di tempat ibadah untuk ritual keagamaan seperti di vihara, kelenteng, dan gereja.

    Baca: AS Kembalikan Lonceng Gereja di Filipina yang Disita Seabad Lalu

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






      Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

      1 hari lalu

      Inilah 5 Alasan Tidak Ada Jam Dinding di Hotel

      Banyak pengunjung yang tidak menyadari bahwa pihak hotel tidak menyediakan jam dinding di dalam kamar. Berikut beberapa alasannya.


      Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

      2 hari lalu

      Polda Metro Butuh Dana Hibah DKI Rp 84 Miliar untuk Pengadaan Teknologi ETLE Mobile

      Polda Metro Jaya berencana mengajukan dana hibah untuk pengadaan teknologi ETLE mobile. Nilainya mencapai Rp 84 miliar.


      Menteri ATR Hadi Tjahjanto Minta Pejabat Pusat hingga Daerah Kawal Penyelesaian Sertifikasi Tempat Ibadah

      6 hari lalu

      Menteri ATR Hadi Tjahjanto Minta Pejabat Pusat hingga Daerah Kawal Penyelesaian Sertifikasi Tempat Ibadah

      Menteri ATR Hadi Tjahjanto meminta kepada pejabat pusat dan daerah untuk mengawal penyelesaian sertifikasi tempat ibadah, tanpa ada diskriminasi.


      Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

      8 hari lalu

      Dubes Inggris Ajak Startup dan Pelaku Ekosistem Indonesia Bertransformasi Digital

      Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste berniat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo dalam membangun ekosistem digital.


      Jokowi Kritik Larangan Pendirian Rumah Ibadah: Konstitusi Tak Boleh Kalah oleh Kesepakatan

      9 hari lalu

      Jokowi Kritik Larangan Pendirian Rumah Ibadah: Konstitusi Tak Boleh Kalah oleh Kesepakatan

      Jokowi mengkritik masih adanya larangan pendirian rumah ibadah, di saat konstitusi telah menjamin kebebasan beribadah dan kebebasan beragama.


      Lagi, Ditemukan Dokumen Rahasia Negara di Rumah Joe Biden

      11 hari lalu

      Lagi, Ditemukan Dokumen Rahasia Negara di Rumah Joe Biden

      Richard Sauber Pengacara Gedung Putih mengungkap pihaknya menemukan lima halaman yang memuat informasi rahasia di rumah Joe Biden


      Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

      15 hari lalu

      Targetkan Rp 100 Miliar dari IPO, Ini Rencana Bisnis Perusahan Teknologi Aviana

      T Aviana Sinar Abadi Tbk membidik dana segar sebanyak Rp100 miliar dari aksi penawaran umum perdana saham atau IPO.


      PWNU DKI Tolak Tempat Ibadah jadi Lokasi Kampanye, Minta Pengurus Tegas

      16 hari lalu

      PWNU DKI Tolak Tempat Ibadah jadi Lokasi Kampanye, Minta Pengurus Tegas

      PWNU DKI meminta pengurus tempat ibadah tegas jika ada yang ingin meminta izin untuk melakukan kampanye


      Hadapi Cuaca Ekstrem, Heru Budi dan BNPB Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

      30 hari lalu

      Hadapi Cuaca Ekstrem, Heru Budi dan BNPB Siapkan Teknologi Modifikasi Cuaca

      Jabodetabek diprediksi akan menghadapi cuaca ekstrem pada 28 Desember berdasarkan analisa Satellite Early Warning System.


      Huawei Bermitra dengan 8 Pabrikan Mobil, Hadirkan Teknologi Mutakhir

      31 hari lalu

      Huawei Bermitra dengan 8 Pabrikan Mobil, Hadirkan Teknologi Mutakhir

      Kedelapan pabrikan yang bermitra dengan Huawei tersebut adalah Mercedes-Benz, Audi, BMW, Porsche, Subaru, Renault, Lamborghini, dan Bentley.