Kelebihan dan Kekurangan Rumput Sintetis Dibandingkan Rumput Alami

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Petugas melakukan perawatan rumput Stadion Education City yang dipersiapkan untuk Piala Dunia 2022 di Doha, Qatar, 15 Desember 2019. REUTERS/Kai Pfaffenbach

TEMPO.CO, Doha -Sekilas rumput buatan dan alami terlihat serupa. Faktanya ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing dua jenis rumput ini. Jika dibandingkan dengan rumput alami, rumput sintetis diklaim memiliki reputasi ramah lingkungan dan lebih hemat. Ini karena tidak memerlukan biaya perawatan dan penyiraman yang ekstra. 

Fungsi rumput sintetis saat ini tidak hanya dipakai untuk lapangan sepak bola, tetapi juga sebagai alas teras atau taman rumah.

Baca juga : 4 Jurus Qatar Jaga Kualitas Rumput 8 Stadion Selama Piala Dunia 2022

Menilik sejarahnya, rumput sintetis mulanya digunakan di Amerika Serikat pada tahun 1960-an, seperti dikutip dari Artificial Grass Cork. Ini pertama kali diciptakan oleh ilmuwan David Chana, Dekan College of Textiles di North Carolina. 

Pro Kontra Rumput Sintetis

Sejak kemunculannya hingga populer digunakan untuk lapangan olahraga, pro dan kontra terkait rumput sintetis ini kerap menyeruak.

Sebagian ada yang menganggap rumput sintetis terlalu keras sehingga membahayakan, dan ada pula yang menyebut jenis rumput ini adalah yang terbaik. 

Dirangkum dari situs Lazylawn.co.uk, berikut kelebihan dan kekurangan rumput sintetis dibandingkan rumput alami. 


Kelebihan Rumput Sintetis 

  • Rumput sintetis selalu terlihat estetis di segala jenis cuaca. Kondisinya akan tetap hijau, rapi, dan terlihat bagus sepanjang tahun meski kondisi cuaca tidak stabil; 
  • Jauh lebih membuat nyaman bagi pemiliknya karena tidak membutuhkan banyak perawatan. Diketahui, rumput jenis ini tidak perlu disiram atau dipangkas rutin seperti rumput alami; 
  • Rumput sintetis dianggap lebih ramah lingkungan. Pasalnya, ini tidak bisa dirusak oleh hewan peliharaan seperti halnya rumput alami; 
  • Ada banyak pilihan warna, panjang, kerapatan, tekstur, hingga desain pada rumput sintetis; 
  • Jika dipasang dengan benar, rumput buatan memiliki sifat drainase yang sangat baik saat hujan. Dalam banyak kasus, akan cepat lebih kering daripada rumput alami; 
  • Sangat ideal untuk area teduh karena rumput sintetis tidak membutuhkan sinar matahari supaya tetap terlihat segar dan sehat. Berbeda dengan rumput alami yang bisa kering atau mati ketika tidak mendapat sinar matahari cukup. 

Kekurangan Rumput Sintetis 

  • Dalam beberapa kasus, produksi rumput sintetis bisa berdampak buruk bagi lingkungan dan menyebabkan limbah; 
  • Pada pemasangan rumput sintetis profesional berstandar tinggi, bisa memakan biaya yang sangat mahal; 
  • Sebagian orang menganggap, rumput sintetis tidak bisa bertahan untuk waktu yang lama bila dibandingkan dengan rumput alami. Rata-rata umur rumput buatan, idealnya berkisar 7-15 tahun; 
  • Rumput sintetis bisa menjadi sangat panas dalam cuaca ekstrim, namun tidak sampai menimbulkan luka bakar. Sebagai solusinya, kerap diisi pasir atau menyemprotkan air supaya tetap dingin; 
  • Lantaran terbuat dari bahan plastik, rumput sintetis dapat mengurangi keanekaragaman hayati. Berbeda dengan rumput alami yang bisa mendorong satwa liar untuk menjadikannya sebagai rumah.  


HARIS SETYAWAN
Baca juga : Piala Dunia 2022 Mengapa Pemain Sepakbola Meludah di Lapangan?

 Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






Hasil Piala Dunia 2022: Babak Pertama Korea Selatan vs Ghana 0-2

12 menit lalu

Hasil Piala Dunia 2022: Babak Pertama Korea Selatan vs Ghana 0-2

Hasil Piala Dunia 2022 untuk sementara Korea Selatan tertinggal dari Ghana dengan dua gol tanpa balas.


5 Tempat Terasyik di Qatar, Sambil Nonton Bola, Jangan Lupa Berlibur

23 menit lalu

5 Tempat Terasyik di Qatar, Sambil Nonton Bola, Jangan Lupa Berlibur

Berikut tempat-tempat terasyik di Qatar, penjelasan kawasannya, yang bisa Anda datangi sambil menonton Piala Dunia 2022.


Xavi Berharap Messi Bawa Argentina Juarai Piala Dunia 2022 jika Spanyol Gagal

36 menit lalu

Xavi Berharap Messi Bawa Argentina Juarai Piala Dunia 2022 jika Spanyol Gagal

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez ingin melihat Lionel Messi dan Argentina juara Piala Dunia 2022 jika spanyol gagal


Ini 6 Pemain Tangguh Timnas Korea Selatan yang Bermain di Klub Liga Eropa

1 jam lalu

Ini 6 Pemain Tangguh Timnas Korea Selatan yang Bermain di Klub Liga Eropa

Berikut daftar pemain timnas Korea Selatan yang tampil di klub Eropa musim 2022-2023


Hasil Piala Dunia 2022: Duel Sengit Kamerun vs Serbia Berakhir dengan Skor 3-3

2 jam lalu

Hasil Piala Dunia 2022: Duel Sengit Kamerun vs Serbia Berakhir dengan Skor 3-3

Penyerang Vincent Aboubakar yang masuk di babak kedua mencetak satu gol dan menciptakan satu assist di laga Kamerun vs Serbia di Piala Dunia 2022 ini.


Hasil Piala Dunia 2022: Kamerun vs Serbia, Babak 1 Skor Sementara 1-2

3 jam lalu

Hasil Piala Dunia 2022: Kamerun vs Serbia, Babak 1 Skor Sementara 1-2

Pertandingan Kamerun vs Serbia di laga kedua Grup G Piala Dunia 2022 berlangsung sengit di tambahan waktu babak pertama.


Neymar dan Danilo Cedera Parah, Pelatih Brasil Yakin Keduanya Bisa Kembali Tampil di Piala Dunia 2022

3 jam lalu

Neymar dan Danilo Cedera Parah, Pelatih Brasil Yakin Keduanya Bisa Kembali Tampil di Piala Dunia 2022

Pelatih Brasil Tite yakin Neymar dan Danilo akan kembali tampil di laga piala dunia 2022.


Bertemu di Piala Dunia 2022, Ini Head to Head Korea Selatan vs Ghana

4 jam lalu

Bertemu di Piala Dunia 2022, Ini Head to Head Korea Selatan vs Ghana

Korea Selatan dan Ghana sudah enam kali bertemu di laga persahabatan. Kini, mereka akan bentrok pertama kali di Piala Dunia 2022.


Makna dan Asal-usul Ban Kapten One Love

4 jam lalu

Makna dan Asal-usul Ban Kapten One Love

Ban kapten One Love diluncurkan pertama kali oleh Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) pada 2020


Jack Grealish Puji Aksi Lionel Messi dan Kylian Mbappe di Piala Dunia 2022

4 jam lalu

Jack Grealish Puji Aksi Lionel Messi dan Kylian Mbappe di Piala Dunia 2022

Kendati memuji aksi Lionel Messi dan Mbappe, Jack Grealish menilai Timnas Brasil sebagai rival terbesar Inggris di Piala Dunia 2022.