Studi: Subvarian Omicron BA.2 Berlipat Ganda Lebih Cepat di Sel Otak

Warga beraktivitas pada Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 20 November 2022. Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk memperketat protokol kesehatannya serta vaksin boster karena adanya peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 yang disebabkan oleh munculnya subvarian baru yaitu, Omicron XBB. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Hong Kong -Sebuah studi baru menemukan bahwa subvarian Omicron BA.2, yang banyak mempengaruhi populasi dunia awal tahun ini, bereplikasi atau berlipat ganda lebih cepat daripada strain lain di sel otak. Selanjutnya, subvarian ini menyebabkan kematian sel terprogram yang lebih cepat di otak manusia.

Menelisik Perilaku Subvarian Omicron

Dalam studi ini, para peneliti dari University of Hong Kong dan Chinese University of Hong Kong mengembangkan sel di laboratorium yang meniru sel otak manusia.

Kemudian, mereka memaparkan sel-sel otak ini dengan varian Omicron BA.1 dan BA.2, serta galur Delta sebelumnya dan galur virus Corona asli dari wabah Wuhan pada awal pandemi. Temuan penelitian ini dipublikasikan di jurnal sains Nature.

Pengujian itu bertujuan untuk mengetahui bagaimana subvarian Omicron berperilaku berbeda dalam pengaruhnya terhadap sel otak, dibandingkan dengan strain COVID sebelumnya.

Baca juga : Peta Kasus Covid-19, Mengenal Varian Omicron Baru BQ.1 dan BQ.1.1

Dalam percobaan pada sel otak depan dan otak tengah in vitro, para peneliti menemukan bahwa subvarian Omicron BA.2 bereplikasi jauh lebih cepat daripada strain lainnya. Itu juga ditemukan untuk menginduksi tingkat interferon yang lebih rendah daripada jenis lainnya. Interferon adalah protein yang dikeluarkan oleh tubuh manusia sebagai mekanisme pertahanan terhadap infeksi virus.

Para peneliti mengatakan bahwa Omicron BA.2 memicu tingkat kematian sel terprogram yang jauh lebih tinggi setelah infeksi sel otak jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Para peneliti juga mengamati varian Omicron baru, yakni BA.4.1 dan BA.5.2 untuk menguji kemampuan mereka untuk bereplikasi dalam sel otak manusia. Baik BA.4.1 dan BA.5.2 merupakan cabang dari BA.2. Para peneliti menemukan bahwa BA.5.2 dapat mereplikasi jauh lebih cepat daripada BA.4.

Varian Omicron BA.5 dan BA.4 telah menyusul BA.2 dalam beberapa bulan terakhir. Selanjutnya, BQ.1, yang merupakan turunan dari Omicron BA.5, telah menjadi subvarian dominan di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa.

“Meski ebagian besar pasien selamat dari infeksi, gejala sisa pasca-Covid-19, termasuk manifestasi neurologis adalah hal biasa, namun peningkatan efisiensi BA.2 untuk mereplikasi dan menyebabkan apoptosis [kematian sel terprogram] di organoid otak terlihat mengkhawatirkan. Ini menunjukkan bahwa konsekuensi jangka panjang dari infeksi subvarian Omicron BA.2 di sistem saraf pusat (SSP) harus dipantau secara ketat,” tulis para peneliti.

HATTA MUARABAGJA

Baca juga : Komplit, Begini Kasus Covid-19 Kembali Naik Dipicu Omicron XBB

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.






Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

19 jam lalu

Para Ahli Khawatir Flu Burung Akan Menular ke Manusia Setelah Mulai Menginfeksi Hewan Mamalia

Kasus virus flu burung yang menginfeksi hewan mamalia di Inggris dan Spanyol membuat para ahli khawatir selanjutnya bisa menular ke manusia.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

23 jam lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

1 hari lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Hong Kong Undang Kedatangan Pelancong dengan Tawarkan 500 Ribu Penerbangan Gratis

2 hari lalu

Hong Kong Undang Kedatangan Pelancong dengan Tawarkan 500 Ribu Penerbangan Gratis

Hong Kong telah menutup diri selama hampir tiga tahun terakhir dalam upaya untuk menangkal Covid-19.


Hong Kong Buka Pintu untuk Turis setelah Isolasi Covid-19

2 hari lalu

Hong Kong Buka Pintu untuk Turis setelah Isolasi Covid-19

Ada penerbangan gratis untuk para turis dari luar negeri.


Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

2 hari lalu

Menkes Beri Penghargaan Kontribusi Penanganan Covid-19 kepada AMSI

AMSI dinilai telah memberikan kontribusi penting khususnya dalam penyebaran informasi tentang Covid-19 dan pencegahan hoaks selama pandemi.


The Crow Film Terakhir Brandon Lee, Berikut Film Dibintangi Anak Bruce Lee Itu

2 hari lalu

The Crow Film Terakhir Brandon Lee, Berikut Film Dibintangi Anak Bruce Lee Itu

Brandon Lee, anak aktor bela diri Bruce Lee mengikuti jejak ayahnya membintangi beberapa film laga. Dan, terakhir di film The crow tempat ia tewas.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

3 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

3 hari lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

4 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.