Gempa Susulan Terus Terjadi di Cianjur, Ahli: Bisa Bikin Retakan Bangunan Meluas

Petugas menggunakan alat berat saat evakuasi korban longsor akibat gempa bumi di Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa barat, Sabtu 26 November 2022. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada pukul 17.00 WIB mencatat terdapat sebanyak 318 orang meninggal dunia hingga hari keenam gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Jakarta - Warga korban gempa bumi di Cianjur diminta mewaspadai kondisi bangunan rumahnya yang tidak roboh. “Bangunan yang awalnya hanya retak sedikit, karena diguncang oleh gempa susulan yang terus menerus, bisa saja retaknya meluas,” kata ahli seismologi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pepen Supendi, Rabu 30 November 2022.

Berdasarkan informasi dari BMKG, jumlah gempa susulan sebanyak 343 kali hingga pukul 14.00 WIB, Rabu 30 November 2022, pascagempa bermagnitudo 5,6 di Cianjur yang bersumber di darat pada Senin, 21 November lalu. Kekuatan gempa susulan itu maksimal bermagnitudo 4,2 dan minimal 1,0. Gempa susulan, kata Pepen, merupakan proses alam untuk mencapai kesetimbangan baru setelah gempa utama.

Jumlah gempa susulan tergantung pada magnitudo dan jenis batuan di sumber gempanya. Biasanya  batuan rapuh akan memproduksi banyak gempa susulan, dan sebaliknya. Selain itu, tambahan pemasangan seismograf pun membuat BMKG jadi lebih banyak mendeteksi gempa-gempa bermagnitudo kecil. Menurut Pepen, gampa besar di daerah Cianjur pernah terjadi sekitar 1879, namun nihil catatan gempa susulan karena seismograf saat itu masih sangat jarang.

Sementara itu salah satu tim relawan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan asesmen pada bangunan milik pemerintah, seperti rumah sakit dan sekolah. Menurut Iswandi Imran dari Kelompok Keahlian Rekayasa Struktur Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, rumah sakit menjadi prioritas untuk dikembalikan kondisinya ke semula karena perannya sangat vital, di antaranya Rumah Sakit Umum Daerah Sayang di Cianjur.

Dari data yang diperoleh tim secara visual, kerusakan rumah sakit itu hanya pada komponen non-struktural atau bukan pada komponen struktur utama bangunan. Misalnya ada dinding yang pecah, retakan besar, dan plafon atau langit-langit berjatuhan.

“Struktural kalau dilihat secara umum masih bagus kondisinya,” kata Iswandi, Rabu 30 November 2022. Menurutnya butuh waktu agak lama untuk asesmen di rumah sakit dan perlu segera ditangani permasalahannya.

Iswandi mengatakan, nantinya akan ada bentuk-bentuk rehabilitasi seismik yang akan diusulkan dan harus cepat dikerjakan. Dinding yang roboh, misalnya, dievaluasi kenapa bisa roboh, sehingga mungkin perlu dibangun kembali dengan pengikat agar lebih kuat. Pada bagian plafon yang jatuh, sistemnya penggantungnya perlu dirancang agar tahan guncangan gempa.

Baca:
336 Gempa Susulan di Cianjur hingga Rabu Pagi, BMKG: Makin Jarang dan Mengecil

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 882 Gempa Susulan di Jayapura, Awan Topi di Serang

6 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: 882 Gempa Susulan di Jayapura, Awan Topi di Serang

Topik tentang gempa susulan terus mengguncang Jayapura, Papua, menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Angin Kencang Terjang Wilayah Terdampak Gempa Cianjur, 3 Orang Terluka

9 jam lalu

Angin Kencang Terjang Wilayah Terdampak Gempa Cianjur, 3 Orang Terluka

Angin Kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, termasuk di daerah terdampak bencana gempa bumi.


BMKG Resmikan Fasilitas Pelayanan Terpadu dan Operasional Radar Cuaca Kupang

11 jam lalu

BMKG Resmikan Fasilitas Pelayanan Terpadu dan Operasional Radar Cuaca Kupang

Keberadaan fasilitas pelayanan terpadu BMKG ini dapat semakin memperkuat sistem peringatan dini multibencana di wilayah timur Indonesia.


Gempa di Jayapura Sudah 882 Kali, Hari Ini Diguncang M3,6 dan M4,9

17 jam lalu

Gempa di Jayapura Sudah 882 Kali, Hari Ini Diguncang M3,6 dan M4,9

Gempa bumi pertama hari ini mengguncang wilayah Kota Jayapura pada pukul 11:47:24 WIT.


BMKG Sebut Gempa di Sesar Aceh Pagi Ini Patut Diwaspadai, Ini Alasannya

18 jam lalu

BMKG Sebut Gempa di Sesar Aceh Pagi Ini Patut Diwaspadai, Ini Alasannya

Segmen Aceh khususnya di bagian utara termasuk salah satu seismic gap yang sudah sangat lama tidak terjadi gempa signifikan.


BPBD Sebut Air Laut di Pintu Air Pasar Ikan Naik & Daftar 19 Lokasi Berpotensi Banjir Rob

19 jam lalu

BPBD Sebut Air Laut di Pintu Air Pasar Ikan Naik & Daftar 19 Lokasi Berpotensi Banjir Rob

Kenaikan air laut ini berpotensi menimbulkan terjadinya banjir rob.


Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

20 jam lalu

Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

Pada siang hari, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi hujan ringan.


BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

22 jam lalu

BMKG Sebut Potensi Banjir Pesisir 2-11 Februari, Ini Lokasinya

Warga diimbau untuk memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Undangan Pernikahan Jahat, Gempa

1 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Undangan Pernikahan Jahat, Gempa

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Jumat 3 Februari 2023, didominasi artikel cara menghadapi penipuan online modus Undangan Pernikahan.


Gempa Garut, BPBD Cek Laporan Kerusakan Hampir 500 Bangunan

1 hari lalu

Gempa Garut, BPBD Cek Laporan Kerusakan Hampir 500 Bangunan

Gempa M4,3 menjelang tengah malam itu ternyata cukup merusak. Dipicu Sesar Garsela.