Benarkah Banyak Bencana Alam di Indonesia Terjadi saat Akhir Tahun?

Reporter

Editor

Nurhadi

Gunung Semeru mengeluarkan material vulkanis yang terpantau dari Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur, Senin 5 Desember 2022. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di radius 15 Km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah bencana besar berulang kali terjadi di Indonesia saat akhir tahun. Belum lama ini gempa Cianjur pada 21 November 2022 lalu yang menelan korban jiwa hingga 334 orang. Bahkan, sampai saat ini, 8 orang masih dilaporkan hilang tertimbun. Teranyar erupsi Gunung Semeru.

Berdasarkan catatan BNPB, beberapa bencana besar memang terjadi jelang atau saat akhir tahun. Misalnya, erupsi Gunung Merapi pada 5 November 2010 lalu, gempa dan likuifaksi di Donggala pada 28 September 2018, hingga tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

Namun, benarkah bencana-bencana besar memang akan sering terjadi saat akhir tahun di Indonesia?

Kata BMKG Soal Bencana Akhir dan Awal Tahun

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa bencana alam, seperti gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. “Sehingga kita semua patut waspada (terhadap seluruh bencana),” tulis BMKG dalam keterangan resminya, 3 Desember 2021.

Terlebih lagi, bencana-bencana alam tersebut tidak dapat diprediksi secara pasti kapan waktunya akan terjadi. Dalam kasus gempa bumi, US Geological Survey menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat membantu para ilmuwan untuk memprediksi bencana secara tepat.

Karena itu, praduga bahwa banyak bencana akhir tahun di Indonesia tidak dapat dibenarkan dan tidak pula sepenuhnya benar. Meskipun beberapa bencana besar terjadi saat akhir tahun, total bencana dalam setahun tidak selalu terpusat pada trimester keempat.

Data Bencana BNPB Berdasarkan Bulan

Berdasarkan pencatatan total bencana pada 2021 oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berikut adalah daftar bencana di Indonesia berdasarkan bulan:

  1. Total bencana Januari 2021 sebanyak 523 kasus
  2. Total bencana Februari 2021 sebanyak 613 kasus
  3. Total bencana Maret 2021 sebanyak 456 kasus
  4. Total bencana April 2021 sebanyak 366 kasus
  5. Total bencana bulan Mei 2021 sebanyak 261 kasus
  6. Total bencana bulan Juni 2021 sebanyak 197 kasus
  7. Total bencana bulan Juli 2021 sebanyak 170 kasus
  8. Total bencana bulan Agustus 2021 sebanyak 61 kasus
  9. Total bencana bulan September 2021 sebanyak 80 kasus
  10. Total bencana bulan Oktober 2021 sebanyak 173 kasus
  11. Total bencana bulan November 2021 sebanyak 365 kasus
  12. Total bencana bulan Desember 2021 sebanyak 249 kasus

Merujuk catatan bencana tersebut, tiga bulan dengan jumlah bencana terbanyak justru terjadi pada Februari, Januari, dan Maret atau awal tahun. Sementara itu, bulan dengan jumlah bencana paling sedikit terjadi pada Agustus sebanyak 61 kasus.

ACHMAD HANIF IMADUDDIN 

Baca juga: BNPB: 68 Bencana Alam Terjadi pada Pekan Pertama 2022, Mayoritas Banjir






Video Viral Cahaya Misterius di Atas Gunung Merapi, Begini Isinya

11 jam lalu

Video Viral Cahaya Misterius di Atas Gunung Merapi, Begini Isinya

Badan Geologi membenarkan video yang tengah viral di media sosial tentang benda misterius melintas di atas puncak Gunung Merapi pada dinihari.


Info Gempa Terkini BMKG, Magnitudo 5,7 dari Laut Maluku

19 jam lalu

Info Gempa Terkini BMKG, Magnitudo 5,7 dari Laut Maluku

BMKG mencatat gempa terkini berkekuatan M5,7 pada Kamis siang ini, 26 Januari 2023.


Tuntut Bertemu Bupati, Korban Gempa Dirikan Tenda di Alun-Alun Cianjur

1 hari lalu

Tuntut Bertemu Bupati, Korban Gempa Dirikan Tenda di Alun-Alun Cianjur

Massa mendesak bertemu dengan Bupati Cianjur Herman Suherman. Mereka menuntut Herman transparan dalam kelola dana gempa Cianjur.


Jarang, Gempa M3,7 Guncang Berau Kalimantan Timur Dini Hari

1 hari lalu

Jarang, Gempa M3,7 Guncang Berau Kalimantan Timur Dini Hari

Gempa darat tersebut berada di kedalaman 14 kilometer.


Ingatkan Lagi, BPJS Kesehatan Tak Menanggung 21 Jenis Pelayanan Kesehatan

1 hari lalu

Ingatkan Lagi, BPJS Kesehatan Tak Menanggung 21 Jenis Pelayanan Kesehatan

Ternyata tak semua penyakit ditanggung BPJS kesehatan, apa sajakah 21 layanan kesehatan yang tak ditanggung itu? Bagaimana regulasinya?


Gunung Anak Krakatau Erupsi Ketiga Kalinya, PVMBG: Sinar Api Setinggi 350 Meter

2 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Ketiga Kalinya, PVMBG: Sinar Api Setinggi 350 Meter

Gunung Anak Krakatau erupsi ketiga kalinya pada Selasa, 24 Januari 2023.


Gempa Susulan Hari Ini: Jayapura 811 Kali, Cianjur 487 dan Laut Maluku 162

2 hari lalu

Gempa Susulan Hari Ini: Jayapura 811 Kali, Cianjur 487 dan Laut Maluku 162

Gempa susulan dengan guncangan yang masih dirasakan bukan cuma terjadi di Cianjur.


Gempa di Laut M4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung, Terasa Kuat

2 hari lalu

Gempa di Laut M4,7 Guncang Pesisir Barat Lampung, Terasa Kuat

Meski gempa berada di laut, namun terasa cukup kuat.


Walhi Sebut 1.839 Bencana di Jawa Sepanjang 2022 Sebagai Bencana Ekologis

2 hari lalu

Walhi Sebut 1.839 Bencana di Jawa Sepanjang 2022 Sebagai Bencana Ekologis

Walhi menilai tingginya angka kejadian bencana di Pulau Jawa bukan hanya disebabkan faktor alam.


Rentetan 3 Gempa di Atas Magnitudo 5 Guncang Sulawesi Utara

2 hari lalu

Rentetan 3 Gempa di Atas Magnitudo 5 Guncang Sulawesi Utara

Berdasarkan data sementara BMKG, pada pukul 09.13 WIB terjadi gempa bumi dengan magnitudo 5,9.