Unesa Rilis Daftar Kampus Ramah Disabilitas Dunia, UB Peringkat 4

Reporter

Editor

Devy Ernis

Kampus Universitas Brawijaya di Malang, Jawa Timur, Senin, 24 November 2014. [TEMPO/STR/Aris Novia Hidayat; ANH2014112508]

TEMPO.CO, Jakarta - Unesa-Dimetric (Disability Inclusion Metrics) yang diluncurkan Unviersitas Negeri Surabaya pada 15 Agustus lalu diikuti 125 perguruan tinggi di dunia. Pemeringkatan tersebut diumumkan UNESA secara hybrid pada Kamis, 8 Desember 2022.

Unesa-Dimentric merupakan pemeringkatan kampus ramah disabilitas pertama di dunia. Tujuannya untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah bagi penyandang disabilitas. Selain itu, juga untuk mengupayakan terciptanya inovasi program dan pertukaran ide dalam mendukung pendidikan yang setara.

Nadi Suprapto, Ketua Satuan Klasterisasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi, Unesa mengatakan bahwa program ini merupakan langkah awal untuk menciptakan kampus yang ramah disabilitas. “Dimetric ini merupakan aksi nyata dari komitmen UNESA untuk sama-sama mewujudkan aksesibilitas dan kualitas layanan untuk mereka yang disabilitas,” ujarnya.

Baca juga: Kuliah Hukum di UT, Berapa IPK Brigadir Yosua?

Dia menambahkan, tercatat 125 perguruan tinggi di dunia yang menjadi partisipan. Mereka melalui tahapan registrasi mulai 15 Agustus hingga 2 November lalu kemudian masuk dalam tahap penilaian pada periode 7 November 2022.

“Ada 10 indikator yang digunakan dalam penilaian meliputi kepemimpinan, perencanaan strategis, kebijakan khusus inklusi, kelembagaan, kerja sama organisasi disabilitas, sarana-prasarana, akomodasi yang layak, siswa-karyawan, pendidikan dan penelitian-pengabdian masyarakat,” terang ketua Unesa-Dimetric tersebut. Adapun hasil penilaian secara berurut yaitu;

1. Open University, UK dengan skor 90,94.
2. University of Alicante, Spanyol dengan skor 90,28.
3. Unesa, Surabaya dengan skor 89,56.
4. Universitas Brawijaya, Malang dengan skor 82,89.
5. The University of Sydney, Australia dengan skor 81.00.
6. University of Tsukuba, Jepang dengan skor 79,00.
7. Universitas Jember, Jember, dengan skor 73,61.
8. Universitas Multimedia Nusantara dengan skor 71,94.
9. Universitas Negeri Semarang dengan skor 70,61.
10. Universitas Nahdlatul Ulama, Surabaya dengan skor 55,44.
11. Selcuk University, Turki dengan nilai 29,78.
12. University of Yangon, Myanmar.
13. UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi dengan nilai 28,78.
14. The University of Faisalabad, Pakistan, skor 27,94.
15. UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, perolehan skor 26.06.
16. Persian Gulf University, Iran dengan skor 24,44.
17. Arid Agriculture University Rawalpindi, Pakistan, skor 24.00.
18. Universitas Negeri Manado, skor 21,56.
19. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta.
20, Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya dengan skor 17,67.
21. Universitas Surabaya, skor 16,28, dan
22. Universitas Negeri Gorontalo dengan perolehan skor 14,33.

Rektor Unesa Nurhasan menyampaikan apresiasinya atas kontribusi berbagai universitas dalam pemeringkatan tersebut. Dia menegaskan pemeringkatan ini lebih ke arah sebagai wadah bersama untuk sama-sama mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah bagi penyandang disabilitas. “Perangkingan ini kalau bisa dibahasakan untuk saling memotivasi dan mendorong munculnya inovasi dalam aspek program maupun layanan disabilitas. Inovasi ini butuh kolaborasi,” tutupnya.

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Rumah Kebakaran, Kakak Beradik Disabilitas di Bogor Tewas

13 jam lalu

Rumah Kebakaran, Kakak Beradik Disabilitas di Bogor Tewas

Dua kakak beradik tewas terperangkap dalam rumah kebakaran di Pabuaran, Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi.


10 Kampus Terbanyak Penerima Mahasiswa Beasiswa Afirmasi Disabilitas

1 hari lalu

10 Kampus Terbanyak Penerima Mahasiswa Beasiswa Afirmasi Disabilitas

Dari data yang dimiliki Puslapdik, berikut 10 kampus yang terbanyak menerima mahasiswa ADik Disabilitas 2022.


Tips Hidup Hemat untuk Mahasiswa dari Dosen Ekonomi, Maba Wajib Tahu

2 hari lalu

Tips Hidup Hemat untuk Mahasiswa dari Dosen Ekonomi, Maba Wajib Tahu

Tips yang bisa dilakukan mahasiswa agar bisa lebih hemat mengeluarkan biaya hidup sehari-hari.


5 Kampus Terbanyak Penerima KIP Kuliah untuk Mahasiswa Difabel

3 hari lalu

5 Kampus Terbanyak Penerima KIP Kuliah untuk Mahasiswa Difabel

Penyandang disabilitas diprioritaskan menjadi penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP kuliah. Berikut daftar kampus terbanyak KIP K difabel.


DPRD DKI Minta Dirut PT Ancol Pekerjakan Karyawan Penyandang Disabilitas

7 hari lalu

DPRD DKI Minta Dirut PT Ancol Pekerjakan Karyawan Penyandang Disabilitas

Dalam Perda Penyandang Disabilitas ada kewajiban 2 persen staf BUMD terdiri dari penyandang disabilitas dan 1 persen untuk perusahaan swasta.


PKB Buka Pendaftaran Caleg Pemilu 2024 untuk Difabel

7 hari lalu

PKB Buka Pendaftaran Caleg Pemilu 2024 untuk Difabel

PKB membuka pintu bagi penyandang disabilitas untuk menjadi caleg pada Pemilu 2024.


Bedah Rumah Kembali Bergulir, Pemkot Jakbar: Per Rumah Dapat Rp 50 Juta

9 hari lalu

Bedah Rumah Kembali Bergulir, Pemkot Jakbar: Per Rumah Dapat Rp 50 Juta

Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan bedah rumah sedikitnya 136 milik warga berpenghasilan rendah


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa, Cuaca Panas, dan Mahasiswa Disabilitas

9 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa, Cuaca Panas, dan Mahasiswa Disabilitas

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Senin 17 Januari 2023, dimulai dari artikel tentang gempa M6,2 yang mengguncang dari laut di Kabupaten Aceh Singkil.


Kisah Perjuangan Mahasiwa Disabilitas UNY hingga ULM yang Raih KIP Kuliah

10 hari lalu

Kisah Perjuangan Mahasiwa Disabilitas UNY hingga ULM yang Raih KIP Kuliah

Jilly Floreta, mahasiswa UNY, penyandang disabilitas mental berupa Bipolar Affective Disorder yang raih KIP Kuliah. Simak kisahnya.


Korban Mutilasi di Bekasi Dimakamkan Siang Ini, Ada Bunga Duka dari Impala Universitas Brawijaya

14 hari lalu

Korban Mutilasi di Bekasi Dimakamkan Siang Ini, Ada Bunga Duka dari Impala Universitas Brawijaya

Keluarga menyemayamkan jenazah korban mutilasi di Bekasi, Angela Hindriati Wahyuningsih (54) di rumah duka Rumah Sakit Polri Kramat Jati.