Situ Gintung Hilang, Bencana Lain Datang

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Bandung: Kehadiran sebuah situ tidak bisa dihilangkan begitu saja. Gadis Sri Haryani, Kepala Pusat Penelitian Limnologi LIPI, menyatakan situ atau danau memiliki manfaat yang amat besar bagi masyarakat di sekitarnya sehingga perlu ada diskusi serius untuk memutuskan nasib Situ Gintung ke depan.
Salah satu fungsi utama Situ Gintung adalah menampung air dan menyuplai air tanah. "Jika danau itu dihilangkan, air akan langsung mengalir ke Sungai Pesanggrahan sehingga meningkatkan risiko banjir," katanya. "Pada musim kemarau, penduduk di sekitarnya akan kesulitan air.
Penelitian yang dilakukan Pusat Penelitian Limnologi LIPI terhadap situ-situ di Jawa Barat menunjukkan bahwa kondisinya telah menurun 50 persen. Tingginya sedimentasi dan tingginya kerawanan longsor di provinsi itu adalah penyebab terjadinya pendangkalan.
Selasa lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pemerintah berencana mengurangi luas dan volume Situ Gintung. Kawasan situ juga akan ditata ulang tata ruang karena pemerintah memutuskan tidak akan merelokasi warga secara besar-besaran.
Edi Prasetyo Utomo mengatakan bila pengelolaan dilakukan sesuai dengan wawasan lingkungan, malapetaka itu sebenarnya bisa dihindari. Banyak tanggul dengan tipe itu yang tetap aman, bahkan tanggul di Belanda pun letaknya berdampingan dengan permukiman. "Yang harus dilakukan adalah pemeliharaan dan pemantauan," ujarnya. "Sepanjang tanah urukan itu impermeable atau air tidak bisa lalu lalang dan semua parameter pemeliharaan dam dipenuhi tak mungkin jebol."
TJANDRA DEWI





Normalisasi Sungai DKI Digenjot, Ahli: Ikuti dengan Optimalisasi Waduk, Embung, Situ & Danau

5 hari lalu

Normalisasi Sungai DKI Digenjot, Ahli: Ikuti dengan Optimalisasi Waduk, Embung, Situ & Danau

Nirwono Joga mengingatkan Pemerintah DKI Jakarta perlunya optimalisasi waduk, situ dan embung sebagai tampungan air seiring dengan normalisasi sungai.


Banyak Situ Hilang, Pemkot Depok: Hanya 4 yang Berpotensi Diselamatkan

18 Februari 2022

Banyak Situ Hilang, Pemkot Depok: Hanya 4 yang Berpotensi Diselamatkan

Dalam RTRW Depok, jumlah Situ yang tercatat ada 28, sementara yang eksisting kurang lebih hanya 23, sisanya diduga hilang dan beralih fungsi.


Ribuan Ikan di Kab Bogor Mati Akibat Pencemaran Air, DPRD Minta Pemerintah Tegas

6 Februari 2022

Ribuan Ikan di Kab Bogor Mati Akibat Pencemaran Air, DPRD Minta Pemerintah Tegas

Ribuan ikan mati akibat pencemaran air di Sungai Cikaniki, Nanggung, dan Situ Citongtut, Gunungputri,


PAM Jaya Optimalkan Sungai di DKI untuk Amankan Pasokan Air Bersih

5 Desember 2021

PAM Jaya Optimalkan Sungai di DKI untuk Amankan Pasokan Air Bersih

Selama ini, PAM Jaya mendapatkan 81 persen pasokan air baku dari Waduk Jatiluhur, Jawa Barat dan Sungai Cisadane, Banten sebesar 16 persen.


Pemerintah Depok Dorong Situ Jadi Tempat Wisata

25 September 2021

Pemerintah Depok Dorong Situ Jadi Tempat Wisata

Imam mengajak warga mempertahankan 23 situ yang tersisa di Kota Depok. Dari semula ada 26 situ, tiga telah beralih fungsi menjadi perumahan.


BBWS Ciliwung: Cegah Banjir dengan Pengembalian Fungsi Situ

2 Februari 2020

BBWS Ciliwung: Cegah Banjir dengan Pengembalian Fungsi Situ

BBWS Ciliwung Cisadane menyatakan bahwa pengembalian fungsi situ dapat mencegah banjir.


BBWS Ciliwung Revitalisasi 5 Situ Tahun Ini

18 Januari 2020

BBWS Ciliwung Revitalisasi 5 Situ Tahun Ini

BBWSCC melanjutkan program revitalisasi sejumlah situ yang tersebar di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.


Balai Besar Sungai Ciliwung Revitalisasi 5 Telaga di 2020

18 Januari 2020

Balai Besar Sungai Ciliwung Revitalisasi 5 Telaga di 2020

Balai Besar akan merevitalisasi lima telaga yang berada di Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.


26 Situ di Kabupaten Tangerang Alami Pendangkalan dan Alih Fungsi

18 Januari 2020

26 Situ di Kabupaten Tangerang Alami Pendangkalan dan Alih Fungsi

Pemerintah akan melakukan normalisasi Situ Garugak di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang setelah pengukuran ulang selesai.


Kendalikan Banjir, DKI Butuh Bebaskan 234 Hektare Lahan Situ

18 Januari 2020

Kendalikan Banjir, DKI Butuh Bebaskan 234 Hektare Lahan Situ

Dinas SDA Jakarta menyatakan pemerintah masih harus membebaskan 234 hektare lahan untuk menaturalisasi situ sehingga banjir bisa dikendalikan.