Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Universitas di AS Meminta Maaf Gunakan ChatGPT untuk Kirim Pesan Terkait Penembakan Massal

Reporter

Editor

Devy Ernis

image-gnews
Mahasiswa Michigan State University memprotes kekerasan senjata setelah penembakan massal, di State Capitol di Lansing, Michigan, AS, 20 Februari 2023. REUTERS/Emily Elconin
Mahasiswa Michigan State University memprotes kekerasan senjata setelah penembakan massal, di State Capitol di Lansing, Michigan, AS, 20 Februari 2023. REUTERS/Emily Elconin
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPejabat Vanderbilt University, Amerika Serikat, meminta maaf kepada mahasiswa karena telah menggunakan ChatGPT untuk menulis pesan elektronik terkait peristiwa penembakan massal di Michigan. Penembakan massal di kampus Michigan State University terjadi pada 13 Februari 2023 telah merenggut nyawa tiga mahasiswa dan melukai lima orang.

Pesan yang berisi imbauan untuk menciptakan lingkungan inklusif tersebut dikirim dari Peabody School of Education and Human Development, fakultas pendidikan di Vanderbilt University. Bunyi dari sebagian surat elektronik itu yakni “Penembakan Michigan baru-baru ini adalah pengingat tragis akan pentingnya menjaga satu sama lain, terutama dalam konteks menciptakan lingkungan yang inklusif,” seperti dilansir oleh surat kabar mahasiswa Vanderbilt Hustler.

Ternyata, di bagian bawah pesan, dalam ukuran kecil dan tanda kurung, terdapat sebuah kalimat yang berbunyi: “Parafrase dari model bahasa AI ChatGPT OpenAI, komunikasi pribadi, 15 Februari 2023”. Pesan tersebut ditandatangani oleh dua administrator kampus.

Setelah muncul protes dari mahasiswa ihwal pembuatan surat menggunakan ChatGPT, salah satu dekan Peabody meminta maaf karena telah menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menulis email tentang tragedi kemanusiaan.

“Meskipun kami percaya pada pesan inklusivitas yang diungkapkan dalam email, menggunakan ChatGPT untuk merangkai pesan atas nama komunitas kami di masa duka dan sebagai respons atas tragedi, itu bertentangan dengan nilai-nilai Peabody College,” kata pesan Nicole Joseph, salah satu dekan yang menandatangani email tersebut.

Joseph mengatakan hal ini menjadi pelajaran bagi kampus. “Seperti semua teknologi baru yang memengaruhi pendidikan tinggi, momen ini memberi kami semua kesempatan untuk merenungkan apa yang kita ketahui dan apa yang masih harus kita pelajari tentang AI," ujarnya

Nicole Joseph dan asisten dekan Hasina Mohyuddin yang juga menandatangani pesan tersebut telah mundur dari jabatan mereka di Peabody, sementara universitas melakukan tinjauan yang menyeluruh.

Setelah diluncurkan pada November lalu, ChatGPT telah digunakan untuk menulis pesan, esai, cerita, hingga lirik lagu. Meskipun populer dan memiliki daya tarik bagi masyarakat luas, perangkat lunak ini masih menimbulkan kekhawatiran etis, seperti kemampuannya membantu siswa untuk menyontek, serta menyebarkan bias dan misinformasi.  

CNN | The Guardian

Pilihan Editor: 1.591 Mahasiswa UGM Diwisuda, Ini Lulusan Tercepat dan Termudanya

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Biden Diklaim Siap Mundur dari Pilpres AS, Siapa Penggantinya?

51 menit lalu

Presiden AS Joe Biden menandatangani
Biden Diklaim Siap Mundur dari Pilpres AS, Siapa Penggantinya?

Presiden Amerika Serikat Joe Biden diklaim berencana untuk mundur dari pemilihan presiden AS dalam waktu dekat.


Partai Demokrat Disebut Menunda Pengumuman Resmi Calon Presiden yang akan Maju di Pilpres AS 2024

1 jam lalu

Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato pada acara NATO untuk memperingati 75 tahun aliansi tersebut, di Washington, AS, 9 Juli 2024. REUTERS/Leah Millis
Partai Demokrat Disebut Menunda Pengumuman Resmi Calon Presiden yang akan Maju di Pilpres AS 2024

Partai Demokrat menunda pengumuman secara resmi kandidat calon presiden Amerika Serikat (AS) dari partai itu yang akan maju di pilpres AS 2024.


Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

2 jam lalu

Bisnis dan institusi telah terganggu oleh pemadaman TI besar-besaran yang juga berdampak pada bandara-bandara di AS, Inggris, Spanyol, Belanda, Perancis, Jerman dan Malaysia [Tom Westbrook/Reuters]
Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

Keamanan Siber Nasional Australia mengatakan 'tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa pemadaman internet ini adalah insiden keamanan siber'.


Barack Obama Dilaporkan Ingin Joe Biden Pertimbangkan Lagi Pencalonan di Pilpres AS 2024

7 jam lalu

Presiden AS Joe Biden dan mantan Presiden Barack Obama menghadiri acara kampanye untuk kandidat senator Demokrat AS John Fetterman dan calon Demokrat untuk gubernur Pennsylvania Josh Shapiro di Philadelphia, Pennsylvania, AS 5 November 2022. REUTERS/Kevin Lamarque
Barack Obama Dilaporkan Ingin Joe Biden Pertimbangkan Lagi Pencalonan di Pilpres AS 2024

Barack Obama secara pribadi mengatakan pada politikus Partai Demokrat agar jalan Joe biden di pilpres AS 2024 dikesampingkan


Amerika Serikat Buka Kantor Kedutaan Besar di Vanuatu

8 jam lalu

Peta Negara Vanuatu. britannica.com
Amerika Serikat Buka Kantor Kedutaan Besar di Vanuatu

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menjelaskan pembukaan kantor kedutaan besar ini dibangun atas upaya bersama kedua negara.


Rusia Siap Bekerja Sama dengan Pemimpin AS yang Baru

9 jam lalu

Rusia Siap Bekerja Sama dengan Pemimpin AS yang Baru

Sergei Lavrov memastikan Rusia akan tetap siap bekerja sama dengan pemimpin AS mana pun yang dipilih oleh rakyat.


Pria Amerika Serikat Batal Disuntik Mati 20 Menit Sebelum Eksekusi

11 jam lalu

Ilustrasi eksekusi mati dengan suntik. filcatholic.org
Pria Amerika Serikat Batal Disuntik Mati 20 Menit Sebelum Eksekusi

Seorang pria di Amerika Serikat lagi-lagi batal dieksekusi mati. Kali ini ia lolos dari maut hanya 20 menit sebelum jadwalnya disuntik mati.


AS Batasi Visa Mantan Tentara Israel, Tembak Kepala Warga Palestina di Tepi Barat

22 jam lalu

Tentara Israel, Elor Azaria, dipeluk ibunya sebelum sidang pembacaan vonis di pengadilan militer di Tel Aviv, Israel, 21 Februari 2017. [Reuters]
AS Batasi Visa Mantan Tentara Israel, Tembak Kepala Warga Palestina di Tepi Barat

Mantan tentara Israel Elor Azaria terekam menembak kepala warga Palestina setelah dugaan serangan di Hebron pada 2016


Parlemen Israel Resmi Tolak Negara Palestina

1 hari lalu

Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menyampaikan pernyataan di Knesset, parlemen Israel, pada hari komite konstitusi Israel akan mulai melakukan pemungutan suara mengenai perubahan yang akan memberikan politisi lebih banyak kekuasaan dalam memilih hakim sambil membatasi kekuasaan Mahkamah Agung untuk membatalkan undang-undang, di Yerusalem, 13 Februari 2023. REUTERS/Amir Cohen
Parlemen Israel Resmi Tolak Negara Palestina

Anggota parlemen Israel menolak pembentukan negara Palestina dalam keadaan apa pun.


Tren Baru, Pendukung Trump Ramai-ramai Pakai Perban Telinga

1 hari lalu

Tren Baru, Pendukung Trump Ramai-ramai Pakai Perban Telinga

Pendukung Donald Trump menggunakan perban telinga sebagai tren baru, bentuk solidaritas.