TEMPO.CO, Jakarta - Berawal dari selentingan kecil, belakangan semakin ramai keraguan terhadap detail tinggi foto Bulan oleh kamera ponsel Samsung Galaxy S23 Ultra. Hal ini membuat Samsung berada di bawah tekanan atas tuduhan memalsukan bidikan Bulan tersebut.
Semakin ramainya keraguan bermula ketika Redditor u/ibreakphotos mengunggah apa yang dilakukannya, yakni meletakkan gambar buram bulan di monitornya. Dia kemudian mengambil gambar itu dengan kamera Galaxy S23 Ultra, yang kemudian menghasilkan bulan yang terlihat bagus.
Berbagai media mengangkat cerita tentang praktik uji coba itu. Akhirnya, Samsung merasa perlu menjelaskan prosesnya kepada dunia.
Dituturkan, Samsung menggunakan Scene Optimizer, AI Deep Learning, dan Super Resolution. Pemotretan bulan akan terjadi saat pengguna mengaktifkan Pengoptimal Pemandangan dan memperbesar di atas 25x.
Ada juga mesin AI Deep Learning yang memuat berbagai bentuk dan detail Bulan, lalu mengenali objek yang akan difoto adalah Bulan. Kemudian, tugas dari Resolusi Super menerapkan pemrosesan multi-bingkai untuk menyempurnakan objek Bulan.
Ini sebenarnya bukan hal baru. Samsung telah melakukan hal yang sama sejak Galaxy S20 Ultra, meluncurkan '100x Space Zoom', dan tentu saja itu bukan satu-satunya pabrikan yang menggunakan pemrosesan semacam itu.
Jadi bidikan bulan Samsung tidak palsu secara teknis, tetapi ditingkatkan menggunakan AI. Pada kenyataannya, pengguna tidak mendapatkan gambar akhir dari lensa dan sensor ponsel Anda, tetapi lebih dari mesin pemrosesnya.
Tempo.co pernah melihat foto Bulan hasil dari Galaxy S22 Ultra saat pengamatan di Taman Ismail Marzuki. Saat itu, tim dari Planetarium dan Observatorium Jakarta membuka kesempatan bagi warga untuk mengamati benda langit menggunakan teleskop. Salah seorang warga tampak memotret Bulan dengan ponsel Samsung tersebut. Saat itu, hasilnya begitu jelas.
GSM ARENA
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.