Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pendaftaran Kurikulum Merdeka 2023-2024 Diperpanjang sampai 14 April 2023, Ini Alasannya

Suasana ruang kelas di Jakarta pada Selasa (21 Maret 2023). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah membuka pendaftaran bagi satuan pendidikan yang ingin menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2023-2024. (ANTARA/HO-Kemendikbudristek)
Suasana ruang kelas di Jakarta pada Selasa (21 Maret 2023). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah membuka pendaftaran bagi satuan pendidikan yang ingin menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2023-2024. (ANTARA/HO-Kemendikbudristek)
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKemendikbudristek memperpanjang pendaftaran implementasi Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2023/2024 untuk mengakomodasi dan mengapresiasi besarnya antusiasme pemerintah daerah (Pemda) dalam mendorong satuan pendidikan di daerah masing-masing dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Perpanjangan masa pendaftaran ini pun dilakukan untuk memberikan kesempatan satuan pendidikan memantapkan keputusannya pada Kurikulum Merdeka sesuai kebutuhan masing-masing.

“Saat ini, sudah lebih dari 268.000 satuan pendidikan di seluruh provinsi Indonesia sangat antusias menerapkan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2023/2024. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya terkait komitmen untuk menciptakan pembelajaran lebih menyenangkan bagi anak-anak kita,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Iwan Syahril pada 31 Maret 2023 di Jakarta, sebagaimana tertulis dalam laman kemdikbud.go.id.

Plt. Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Ditjen PAUD Dikdasmen, Aswin Wihdiyanto menyatakan bahwa keputusan memperpanjang pendaftaran Kurikulum Merdeka merupakan wujud apresiasi lanjutan dari Kemendikbudristek terhadap Pemda dan satuan pendidikan untuk menyajikan layanan pembelajaran berkualitas, saling berhubungan, dan menyenangkan.

“Kemendikbudristek menyambut baik atas komitmen Pemda dan rasa semangat dari satuan pendidikan dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sehingga waktu pendaftaran dan refleksi Kurikulum Merdeka diperpanjang sampai 14 April 2023,” jelas Aswin.

Aswin juga menjelaskan bahwa masa perpanjangan pendaftaran ini dapat memberikan kesempatan bagi satuan pendidikan yang belum mendaftar menjadi pelaksana Kurikulum Merdeka. Sebab, sesuai informasi yang diterima, masih banyak permintaan perpanjangan waktu pendaftaran dari berbagai daerah. Perpanjangan ini dilakukan agar satuan pendidikan memiliki kesempatan berefleksi dan berdiskusi bersama menentukan kurikulum yang akan digunakan nantinya. 

Kemendikbudristek memperpanjang pendaftaran Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2023/2024 untuk sekolah melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) dengan mengakses tautan https://guru.kemdikbud.go.id/pendaftaran-ikm. Kepala satuan pendidikan atau pelaksana tugas (Plt.) kepala satuan pendidikan juga dapat mendaftarkan satuan pendidikannya dengan menggunakan akun belajar.id yang aktif.

Implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri menjadi pilihan bagi satuan pendidikan berdasarkan kesiapan masing-masing. Selama masa perpanjangan pendaftaran implementasi Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2023/2024, terdapat hal penting yang harus diperhatikan satuan pendidikan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pertama, satuan pendidikan yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka tahun ajaran 2022/2023 masih memiliki waktu melakukan refleksi dan mengubah keputusan menggunakan Kurikulum Merdeka untuk tahun ajaran baru. Satuan pendidikan ini bisa mengubah statusnya menjadi Mandiri Berubah atau Mandiri Berbagi, sedangkan satuan pendidikan yang telah berstatus Mandiri Berubah dapat berstatus Mandiri Berbagi.

Kedua, satuan pendidikan yang belum pernah mendaftar dapat memilih salah satu dari tiga pilihan kategori implementasi Kurikulum Merdeka sesuai kesiapan masing-masing. Adapun, tiga pilihan kategori tersebut, yaitu Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi.

“Mari bersama-sama bersiap mengimplementasikan Kurikulum Merdeka tahun ajaran baru bersama 2,5 juta pendidik di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan pembelajaran saling berhubungan, menyenangkan, dan sesuai kebutuhan siswa,” kata Iwan.

Pilihan Editor: Ini Keunggulan Kurikulum Merdeka bagi Siswa

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Luhut Disebut Bakal Sosialisasikan Kendaraan Dinas Bertenaga Listrik ke Seluruh Kepala Daerah

3 jam lalu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait subsidi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin, 6 Maret 2023. Tempo/Tony Hartawan
Luhut Disebut Bakal Sosialisasikan Kendaraan Dinas Bertenaga Listrik ke Seluruh Kepala Daerah

Luhut Pandjaitan disebut-sebut akan mengundang seluruh kepala pemerintah daerah dalam sosialisasi kendaraan dinas berbasis listrik.


Temu Pendidik Nusantara ke-10 Digelar, Adakan Kelas di 50 Daerah

2 hari lalu

Himmatul Aliyah (anggota Komisi X DPR RI), Bukik Setiawan (ketua Yayasan Guru Belajar), dan Susiana Manisih (pengawas kanwil Jakarta) di sesi talkshow pembukaan Temu Pendidik Nusantara X pada Ahad, 28 Mei 2023.Dokumentasi: Istimewa
Temu Pendidik Nusantara ke-10 Digelar, Adakan Kelas di 50 Daerah

Kelas Temu Pendidik Nusantara akan diselenggarakan di 50 daerah dari Juli hingga Agustus 2023.


Kemendikbud Beri Waktu 6 Bulan Sebelum Cabut Izin Operasional Kampus

6 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2023. Rapat tersebut membahas kesiapan pemerintah pusat dalam mendukung persiapan pengisian formasi guru PPPK. TEMPO/M Taufan Rengganis
Kemendikbud Beri Waktu 6 Bulan Sebelum Cabut Izin Operasional Kampus

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi memberikan waktu enam bulan bagi kampus yang dijatuhi sanksi berat cabut izin operasional.


Pemerintah Pusat Ambil Alih Perbaikan Jalan di Lampung Dihujani Kritik, PUPR: Ini Keadaan Extra Ordinary

7 hari lalu

Rombongan mobil Presiden Joko Widodo atau Jokowi melintasi jalanan rusak saat kunjungan kerja di Jalan Terusan Ryacudu, Lampung Selatan, Lampung, Jumat, 5 Mei 2023.  Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Pemerintah Pusat Ambil Alih Perbaikan Jalan di Lampung Dihujani Kritik, PUPR: Ini Keadaan Extra Ordinary

Kementerian PUPR buka suara soal kritik terhadap kebijakan ambil alih perbaikan jalan di Lampung oleh pemerintah pusat.


Plt Dirjen Dikti Pantau Langsung Pelaksanaan UTBK 2023 di Kampus Ini

9 hari lalu

Sejumlah peserta barada di ruangan transit sambil menunggu dimulainya Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Ahad, 5 Juli 2020. UTBK-SBMPTN yang diikuti sekitar 9.000 peserta dari berbagai daerah itu berlangsung hingga 11 Juli 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencengah penyebaran COVID-19. ANTARA/Ampelsa
Plt Dirjen Dikti Pantau Langsung Pelaksanaan UTBK 2023 di Kampus Ini

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nizam memantau jalannya UTBK 2023.


Irwan Mussry Bantu Bangun PAUD Yuni Shara, Maia Estianty Senang Ada Nama Ibu Mertua

9 hari lalu

Maia Estianty dan Irwan Mussry ikut membantu pembangunan PAUD milik Yuni Shara. Foto: Instagram Irwan Mussry
Irwan Mussry Bantu Bangun PAUD Yuni Shara, Maia Estianty Senang Ada Nama Ibu Mertua

Suami Maia Estianty, Irwan Mussry memberikan bantuan kepada PAUD milik Yuni Shara di Malang untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia.


Pemerintah Pusat Berwenang Tetapkan Norma Dalam RUU Kekhususan Jakarta, Ini Kata Sekda DKI

9 hari lalu

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Joko Agus Setyono usai menghadiri kampanye Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi Roadshow Bus Antikorupsi 2023 pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Ahad, 7 Mei 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Pemerintah Pusat Berwenang Tetapkan Norma Dalam RUU Kekhususan Jakarta, Ini Kata Sekda DKI

Sekda DKI beri penjelasan soal kewenangan pemerintah pusat yang diatur dalam RUU Kekhususan Jakarta.


Kementerian PUPR Siapkan Rumah Tahan Gempa untuk Pemulung dan Tukang Sapu Jalanan

14 hari lalu

Model rumah tahan gempa di Merapi. Foto: Sunaryo
Kementerian PUPR Siapkan Rumah Tahan Gempa untuk Pemulung dan Tukang Sapu Jalanan

Kementerian PUPR, melalui Direktorat Jenderal Perumahan, menyiapkan Program Rumah Inti Tumbuh Tahan Gempa (Ritta) bagi masyarakat sektor informal.


Kemendikbudristek Seleksi Pendaftar Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan Ketiga

16 hari lalu

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM).
Kemendikbudristek Seleksi Pendaftar Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan Ketiga

Berdasarkan survei terhadap peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka Angkatan Kedua, sebagian besar dukung kegiatan Modul Nusantara.


Normalisasi Hubungan dengan Israel, Raja Bahrain Minta Kurikulum Pendidikan Tak Diubah

18 hari lalu

Ilustrasi bendera Israel dan Bahrain. Sumber: Reuters
Normalisasi Hubungan dengan Israel, Raja Bahrain Minta Kurikulum Pendidikan Tak Diubah

Insitusi pendidikan di Bahrain mendapat perintah dari Raja Salman Al Khalifa agar tidak menerapkan perubahan apapun pada kurikulum pendidikan