UMM Luncurkan Maleo Phone

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Malang- @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } -->: Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merilis sebuah sistem operasi baru untuk telepon selular. Sistem operasi yang diberi nama Maleo Phone ini diluncurkan hari ini di Kampus UMM. "Peluncuran ini adalah hasil kolaborasi riset selama 1,5 tahun dengan PT Iosoft Nirkable (ION) Surabaya," kata Ketua Jurusan Teknik Informatika UMM, Eko Budi Cahyono.


    Menurut Budi, selain peranti lunaknya, peranti keras Maleo Phone didesain khusus untuk sarana komunikasi dan media pendidikan. Produk ini menawarkan aplikasi jaringan pembelajaran yang bisa dimanfaatkan berbagai kalangan untuk pendidikan.

    Model jaringan yang dipakai seperti dalam sistem operasi jejaring sosial Facebook atau Friendster. Bedanya, jika Facebook dipakai di internet, Maleo Phone digunakan di ponsel. "Dosen atau mahasiswa bisa memanfaatkan untuk kepentingan studinya," ujarnya.

    Perangkat keras Maleo Phone menggunakan teknologi layar sentuh penuh atau tanpa tombol. Perangkat ini juga dijanjikan memiliki kemampuan multimedia dan akses internet cepat dan didukung lebih dari 10 format multimedia. Pengguna bisa menggunakan content multi media secara langsung dengan resolusi dan proses yang setara dengan komputer PC.


    Produk dalam negeri ini juga dilengkapi jaringan Wi-Fi, Bluetooth dan EDGE. Kemampuan tersebut menjadi dasar kolaborasi antar pengguna Maleo dengan penyebaran konten media. "Ini menjadi ciri khas dalam berjejaring sosial karena tak hanya dilakukan di pesan pendek, juga di multimedia," kata Eko Budi.

    Eko mengajak para pengembang untuk bersama-sama mengembangkan content untuk Maleo Phone. UMM dan PT ION juga akan meneruskan penelitian ke tahap berikutnya dengan sasaran pengembangan content untuk game pendidikan, media belajar, dan sarana kolaborasi berbasis push email. Tahap awal, Maleo Phone akan diproduksi 1500 unit. "Itu sudah banyak yang dipesan,” ujarnya.


    Direktur PT ION, Wahyu Prayogo mengatakan mahasiswa dan dosen teknik informatika kini masih terjebak dalam penggunaan sistem operasi yang sudah ada. Akibatnya, teknologi kurang berkembang dan harganya terlalu mahal. Dia berharap, langkah ini bisa menghasilkan teknologi lebih baik, dengan harga lebih murah.

    Bibin Bintariadi




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.