Scarlet 2: Lebih Ramping, Lebih Hemat Energi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: LG Electronics Indonesia meluncurkan televisi LCD Scarlet seri 2 di Pacific Place, Jakarta, Kamis (23/4). Selain lebih ramping, seri terbaru ini juga lebih hemat energi dalam hal penggunaan listrik dibanding seri sebelumnya.

    Kalau Scarlet pertama yang diluncurkan setahun lalu memiliki ketebalan 45 milimeter, maka seri terbaru ini tebalnya cuma 1,6 inci atau 39,7 milimeter. Kontras rasio Scarlet 2 adalah 100.000:1, sementara Scarlet pertama cuma 50.000:1.

    Direktur National Sales LG Electronics Indonesia Budi Setiawan mengatakan televisi LCD ini dirancang sebagai televisi high-end. "Kalau dulu orang beli televisi cuma untuk ditonton, tetapi sekarang televisi juga menjadi simbol status," ujarnya.

    Peluncuran Starlet 2 juga menandai komitmen LG untuk masuk ke segmen televisi high-end dan mulai meninggalkan penggunaan televisi CRT. "Nantinya LG berencana tidak akan memproduksi televisi CRT lagi," terangnya.

    Penyebabnya, saat ini permintaan terhadap pasar televisi LCD semakin meningkat, karena konsumen mulai beralih ke televisi jenis ini. "Karena perbedaan harga antara televisi LCD dan CRT juga semakin dekat dan varian inch televisi LCD juga semakin banyak," ujar Budi.

    Apa yang disampaikan Budi memang benar. Scarlet misalnya kini memiliki varian inci lebih beragam, mulai 32 inci sampai 47 inci. Sementara televisi LCD keluaran LG memiliki ukuran mulai 22 inci.

    Faktor teknologi juga mempengaruhi. Budi mengatakan nantinya televisi akan semakin canggih. Untuk Scarlett 2, LG memasang koneksi bluetooth sebagai salah satu fitur andalannya. Televisi ini juga mengkonsumsi listrik lebih kecil sampai 73 persen.

    Tetapi pangsa pasar televisi yang satu ini memang tertentu saja. "Mereka yang mencari teknologi dan desain serta tidak memikirkan harga," ujarnya.

    Budi mengatakan mereka mentargetkan akan menjual 30 persen televisi Scarlet untuk tahun ini, dari total penjualan televisi LCD. Ini sekitar 75.000 unit. Kondisi pasar memang belum sepenuhnya pulih, tetapi Budi optimis permintaan akan tetap meningkat.

    KARTIKA CANDRA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?