Terumbu Karang di Jakarta 98 Persen Rusak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Suharsono menjelaskan sebanyak 98 persen terumbu karang yang ada di Jakarta dalam kondisi rusak berat atau hilang.

    Rusaknya terumbu karang Jakarta, ia menjelaskan, terjadi karena buruknya kualitas air. "Tidak ada tempat hidup yang aman untuk terumbu karang, perairan Jakarta sudah hampir rata terkena limbah," kata dia saat ditemui di sela pemberangkatan peserta Pelayaran Kebangsaan di Jakarta, Jumat (24/4). Penanaman terumbu karang, lanjutnya, bukan tidak pernah dilakukan, tetapi tidak berhasil.

    Secara nasional, Suharsono menjelaskan, terumbu karang yang rusak mencapai 30 persen. Berbeda dengan rusaknya terumbu karang di Jakarta, terumbu di daerah lain kebanyakan rusak karena kegiatan penangkapan ikan yang tidak bertanggung jawab, seperti pengeboman.

    Kondisi terumbu karang bisa dikatakan sempurna jika terumbu karang yang rusak paling banyak 5 persen, dan dikatakan sangat baik jika terumbu yang rusak tidak lebih dari 25 persen. Sedangkan, Sumarsono menjelaskan, kerusakan mencapai 30 persen dikatakan baik, dan sampai 40 persen termasuk sedang.

    Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Hendarman saat ditemui di tempat yang sama menyatakan, pelayaran kebangsaan diharapkan dapat meningkatkan kecintaan mahasiswa terhadap laut Indonesia. "Mahasiswa dan dosen diharap mau membuat penelitian yang bermanfaat untuk penyelamatan laut," kata dia.

    REH ATEMALEM SUSANTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.