Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Spesifikasi Helikopter Bell 412 Milik TNI AD yang Jatuh di Ciwidey Jawa Barat

image-gnews
Prajurit TNI AD Korps Penerbangan membersihkan Helikopter Bell 412 di Skadron-21/Serba Guna Puspenerbad, Pangkalan Udara Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 27 Oktober 2022. Heli Bell 412 merupakan helikopter serba guna yang diproduksi oleh Bell Helicopter Textron, hasil pengembangan dari model Bell 212 yang mampu membawa 15 awak. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Prajurit TNI AD Korps Penerbangan membersihkan Helikopter Bell 412 di Skadron-21/Serba Guna Puspenerbad, Pangkalan Udara Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 27 Oktober 2022. Heli Bell 412 merupakan helikopter serba guna yang diproduksi oleh Bell Helicopter Textron, hasil pengembangan dari model Bell 212 yang mampu membawa 15 awak. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah helikopter jatuh di kawasan perkebunan kawasan Ciwidey, tepatnya di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Ahad petang, 28 Mei 2023.

Melansir dari Antara, Markas Besar TNI AD mengkonfirmasi bahwa helikopter yang mengalami kecelakaan di tempat tersebut adalah kepunyaan mereka. Mereka juga menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Heli tersebut diperkirakan jatuh sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hingga terbakar. Namun tidak ada korban jiwa, baik dari prajurit TNI AD yang melaksanakan latihan, maupun dari masyarakat sekitar," kata Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari dalam keterangan tertulis yang diterima di Bandung, Ahad, 28 Mei 2023.

Helikopter Bell 412 yang jatuh di Ciwidey. Istimewa

Hamim menjelaskan bahwa helikopter yang mengalami kecelakaan adalah jenis Bell 412 milik TNI AD. Kejadian itu terjadi saat helikopter digunakan dalam mendukung latihan pra tugas Batalyon Infanteri 300/BJW di Kampung Boyongbong, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Menurutnya, semua anggota kru helikopter yang berjumlah lima orang selamat dari kejadian tersebut, meskipun mereka mengalami luka-luka akibat benturan.  "Saat ini seluruh kru heli telah dievakuasi ke RS Dustira, Cimahi, guna mendapatkan penanganan medis," katanya.

Hamim juga menyebut helikopter tersebut digunakan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) yang sedang dalam latihan pra tugas, termasuk dalam hal mobilisasi udara dan dukungan logistik. Ia menambahkan, kronologi dan penyebab jatuhnya helikopter saat ini masih sedang diselidiki oleh pihak yang berwenang.

Spesifikasi Helikopter Bell 412

Helikopter Bell 412 adalah helikopter bermesin ganda yang dirancang dan diproduksi oleh Bell Helicopter, sebuah perusahaan terkemuka di bidang penerbangan. Dengan panjang 17,42 meter dan tinggi 4,59 meter, helikopter ini memiliki bobot kosong sekitar 4.937 kilogram dan bobot maksimum lepas landas sekitar 5.806 kilogram.

Heli ini dilengkapi dengan baling-baling empat bilah yang efisien dan dapat menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi penerbangan.

Dari segi kinerja, Bell 412 menonjol dengan kecepatan maksimum sekitar 259 kilometer per jam. Helikopter ini juga memiliki jangkauan maksimum sekitar 659 kilometer, memungkinkannya untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa perlu sering mengisi bahan bakar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kemampuan memanjatnya juga patut diperhatikan, dengan kemampuan memanjat vertikal sekitar 10,8 meter per detik. Bell 412 juga memiliki langit-langit layanan sekitar 6.096 meter, memungkinkan helikopter ini untuk beroperasi di ketinggian yang tinggi.

Salah satu keunggulan Bell 412 adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai misi. Helikopter ini dapat digunakan untuk keperluan sipil maupun militer, termasuk transportasi penumpang, evakuasi medis, dan penanganan kebakaran.

Kapasitas kabinnya yang luas mampu menampung hingga 13 penumpang atau pasukan dengan nyaman. Desainnya yang fleksibel juga memungkinkan penyesuaian kabin untuk memenuhi kebutuhan khusus misi tertentu.

Selain itu, Bell 412 dilengkapi dengan sistem avionik modern dan canggih untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional.

Fitur-fitur seperti sistem navigasi inersial, sistem kontrol penerbangan otomatis, dan sistem manajemen mesin membantu pilot dalam mengendalikan helikopter dengan presisi dan kehandalan yang tinggi.

Sumber daya manusia yang mengoperasikan Bell 412 juga dilengkapi dengan kemampuan pelatihan dan pengetahuan yang mendalam untuk memastikan operasi yang aman dan efektif. Dengan dukungan penuh dari produsen dan jaringan layanan yang luas, perawatan dan dukungan teknis helikopter ini terjamin.

Helikopter Bell 412 adalah helikopter yang mengesankan dengan spesifikasi dan kinerja yang unggul. Keandalannya dalam berbagai misi, kapasitas angkut yang besar, serta sistem avionik yang canggih menjadikannya pilihan yang populer di kalangan operator penerbangan sipil dan militer. Bell 412 terus menjadi salah satu mesin yang diandalkan dan berperforma tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya di udara.

Pilihan Editor: TNI AD Beli 9 Helikopter Bell 412 EPI Senilai Rp 258 M dari PTDI

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kronologi Penemuan dan Pengangkatan Jenazah Korban G30S di Sumur Lubang Buaya 58 Tahun Lalu

21 jam lalu

Sugimin (tiga dari kanan) saat menarik jenazah enam jenderal dan satu perwira dari sumur Lubang Buaya, 4 Oktober 1965. (Istimewa)
Kronologi Penemuan dan Pengangkatan Jenazah Korban G30S di Sumur Lubang Buaya 58 Tahun Lalu

Penculikan dan pembunuhan para jenderal TNI AD pada G30S 1965. Dua hari kemudian, baru ditemukan jenazah 7 Pahlawan Revolusi di sumur Lubang Buaya.


Pasca Peristiwa G30S 1965, Apa Langkah Sukarno, Soeharto, DN Aidit, dan Pemimpin Rusia Leonid Brezhnev?

21 jam lalu

Diorama adegan saat anggota PKI menyiksa dan menawan Mayjen S Parman, Mayjen Suprapto, Brigjen Sutoyo dan Lettu Pierre Tendean di dalam Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Menjelang peringatan G30S, monumen ini akan ramai dikunjungi warga. TEMPO/Subekti.
Pasca Peristiwa G30S 1965, Apa Langkah Sukarno, Soeharto, DN Aidit, dan Pemimpin Rusia Leonid Brezhnev?

Setelah peristiwa G30S 1965, dalam situai tak menentu, apa langkah yang dilakukan Presiden Sukarno, Mayjen Soeharto dan pemimpin PKI DN Aidit?


Profil Museum Sasmitaloka Jenderal AH Nasution Saksi Peristiwa G30S, Mengenang Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani

1 hari lalu

Museum Abdul Haris Nasution atau Museum Sasmitaloka Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution di Jalan Teuku Umar No. 40, Jakarta, 23 September 2014. Pada 1 Oktober 1965, ditempat inilah terjadi peristiwa dramatis yang hampir merenggut nyawa DR. Abdul Haris Nasution. TEMPO/Subekti
Profil Museum Sasmitaloka Jenderal AH Nasution Saksi Peristiwa G30S, Mengenang Pierre Tendean dan Ade Irma Suryani

Museum ini semula kediaman pribadi keluarga Jenderal AH Nasution. Tempat ini saksi G30S, penembakan Ade Irma Suryani dan penculikan Pierre Tendean.


6 Helikopter Tangani Karhutla di Kalimantan Tengah, Ada 34.320 Titik Panas

1 hari lalu

Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan lahan gambut yang terbakar di Desa Natai Baru, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Senin 2 Januari 2023.. Berdasarkan data BPBD Kotawaringan Barat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di desa tersebut mencapai 20 hektare dengan tiga titik lokasi api dan sebanyak lima hektare lahan diantaranya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan BPBD, Damkar, PMI serta para relawan. ANTARA FOTO/Ario Tanoto
6 Helikopter Tangani Karhutla di Kalimantan Tengah, Ada 34.320 Titik Panas

Sebanyak enam helikopter dioptimalkan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi Kalimantan Tengah.


Wilayah Awas Kekeringan Meteorologis di Jabar Semakin Luas

1 hari lalu

Warga mengambil air bersih gratis dari relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Desa Kertahayu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat 22 September 2023. MDMC Ciamis mendistribusikan sebanyak 12.000 liter air bersih per hari dari mata air Gunung Geger Bentang untuk warga terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Pamarican, Purwadadi, Banjar Anyar dan Banjarsari. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Wilayah Awas Kekeringan Meteorologis di Jabar Semakin Luas

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Stasiun Klimatologi Jawa Barat memutakhirkan data peringatan dini kekeringan meteorologis di Jawa Barat.


Peristiwa G30S 1965: Hari Terakhir Pierre Tendean Menemani Bermain Ade Irma Suryani

2 hari lalu

Ade Irma Suryani Nasution dan Pierre Tendean. dok. Museum AH Nasution
Peristiwa G30S 1965: Hari Terakhir Pierre Tendean Menemani Bermain Ade Irma Suryani

Hari terakhir Kapten Pierre Tendean menemani bermain Ade Irma Suryani, putri Jenderal AH Nasution. Peristiwa G30s merenggut nyawa keduanya.


22 Bulan Setelah G30S Museum Lubang Buaya Diresmikan Soeharto

2 hari lalu

Baju berdarah dan barang-barang lainnya milik Letjen Ahmad Yani korban keganasan peristiwa G30S yang berada di Museum Pengkhianatan PKI, Lubang Buaya, Jakarta. Peristiwa berdarah ini terjadi pada 30 September 1965. TEMPO/Subekti.
22 Bulan Setelah G30S Museum Lubang Buaya Diresmikan Soeharto

Peristiwa G30S tak bisa dipisahkan dari lokasi pembunuhan para jenderal TNI AD di Lubang Buaya. 22 bulan setelah itu didirikan Museum Lubang Buaya.


Sejak Kapan Film Pengkhianatan G30S/PKI Tak Lagi Wajib Tayang dan Tonton?

3 hari lalu

Film Pengkhianatan G 30S PKI dan Rumah Kades
Sejak Kapan Film Pengkhianatan G30S/PKI Tak Lagi Wajib Tayang dan Tonton?

Film Pengkhianatan G30S/PKI pernah menjadi film wajib tayang dan tonton bagi siswa seluruh Indonesia. Sejak kapan tak lagi diwajibkan?


Tuntutan Demonstrasi Mahasiswa 'September Hitam' di Gedung Sate: Soal Pulau Rempang dan Dago Elos

3 hari lalu

Sejumlah massa aksi membakar ban dan melakukan orasi dalam aksi bertajuk 'September Hitam, Jawa Barat Lautan Suar' di depan Gedung Sate, Kota Bandung, pada Jumat, 29 September 2023. Foto: TEMPO/Ananda Bintang
Tuntutan Demonstrasi Mahasiswa 'September Hitam' di Gedung Sate: Soal Pulau Rempang dan Dago Elos

Demonstrasi mahasiswa di Gedung Sate digelar untuk memperingati September Hitam dan menyoroti pelanggaran HAM di Dago Elos dan Pulau Rempang


Menjelang G30S 1965: Ahmad Yani Tak Setuju Angkatan Kelima Bentukan DN Aidit, Ada Versi Sukarno

3 hari lalu

DN Aidit saat memberikan sambutan pada ulang tahun ke-5 Partai Persatuan Sosialis Jerman (Sozialistische Einheitspartei Deutschlands) di Berlin (1958). wikipedia. org
Menjelang G30S 1965: Ahmad Yani Tak Setuju Angkatan Kelima Bentukan DN Aidit, Ada Versi Sukarno

Angkatan Kelima salah pencetus terjadinya Peristiwa G30S 1965? Ternyata ada angkatan kelima versi DN Aidit dan Sukarno.