Lenovo Luncurkan Perangkat Hiburan Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Lenovo meluncurkan jajaran produk barunya untuk pasar Indonesia hari ini. Produk yang diluncurkan salah satu vendor komputer terkemuka itu, adalah desktop dengan desain super ramping, IdeaCentre A600 dan dua laptop seri Y, Y450 dan Y550.

    Menurut Cung Cien, Product and Business Development Manager Lenovo, produk yang diluncurkan kali ini memiliki tema “slim” atau ramping. “Selain bentuknya yang ramping, produk-produk baru ini juga memiliki bobot yang lebih ringan,” ujarnya, saat memaparkan jajaran perangkat anyar tersebut di Plaza FX, Jakarta.

    Kedua notebook seri Y yang diluncurkan ini, kata Cien, ditujukan untuk konsumen yang mencari fungsi-fungsi diluar fungsi notebook pada umumnya, seperti pengetikan atau browsing internet. “Fungsi-fungsi diluar itu seperti menonton video DVD dengan gambar dan suara yang bagus atau bermain game.”

    Notebook Y450 dan Y550 memang diciptakan sebagai entertainment notebook atau perangkat jinjing hiburan. “Notebook ini juga disasar untuk pengguna yang memerlukan perangkat yang trendi,” kata Cien.

    Keduanya menggunakan prosesor Intel Core 2 Duo, dengan kapasitas memori hingga 8 gigabita SDRAM DDR3, dan hard drive hingga 500 GB. Untuk menyediakan hiburan definisi tinggi terbaik, kedua seri Y ini juga dilengkapi panel layar lebar glossy dengan rasio 16:9 serta grafis Nvidia GeForce GT untuk fungsi gaming dan pemutar video definisi tinggi.

    Keduanya juga hadir dengan Dolby Home Theater Sound System serta fitur One key theater software untuk meningkatkan setting video dan audio. Konektifitas Wi-fi, Ethernet dan Bluetooth juga sudah ditanam di perangkat ini. “Keduanya juga sudah mendukung teknologi konektifitas terkini, yakni Wimax,” ujar Cien.

    Seri Y450 memiliki layar 14 inci, sedangkan Y550 dengan layar 15,6 inci. Perbedaan ukuran layar ini, karena keduanya diciptakan untuk tingkatan berbeda. “Seri Y450 adalah notebook entertainment level awal, sedangkan Y550 untuk level advance, misalnya untuk gaming karena memiliki layar lebih besar,” katanya.

    Kedua notebook ini memang lebih tipis dari jajaran laptop produk Lenovo sebelumnya. Ukurannya bisa lebih tipis karena seri Y450 dan Y550 sudah memakai layar LED Backlight. “Kita sudah mengadaptasi LED, merupakan satu langkah di depan.” Dengan layar LED, gambar yang dihasilkan bisa lebih terang dan jernih. Selain itu, LED juga lebih hemat energi.

    “Dan karena bentuknya lebih tipis, keuntungan lain dari LED adalah, otomatis akan mengurangi bobotnya, sehingga lebih ringan,” ujar Cien.

    Adapun desktop IdeaCentre A600 merupakan desktop “all in one.” Menurut Cien, gambaran sebuah komputer pribadi atau PC sekarang ini adalah sebuah monitor, sebuah CPU, keyboard dan dengan banyak kabel bersliweran. Nah, IdeaCentre A600, telah mengintegrasikan CPU dan monitor, dan mengurangi kabel bersliweran dengan hanya menggunakan sebuah kabel power.

    Selain mengefisienkan ruang karena telah mengintegrasikan monitor dan CPU, IdeaCentre A600 juga diklaim sebagai perangkat hiburan “all in one.” Pasalnya, A600 juga bisa difungsikan sebagai televisi, karena dilengkapi TV tuner terintegrasi, disamping pemutar DVD dan mendukung Bluray, serta fungsi gaming dan fasilitas telepon VoIP (Voice over Internet Protocol).

    Desktop ini menggunakan prosesor Intel Core 2 Duo T6600 dan sistem operasi Windows Vista Home Premium. Untuk pasar Indonesia, A600 dilengkapi hard drive dengan kapasitas 640 GB hingga 1 terabita. Menurut Cien, dengan kelengkapan fitur-fiturnya, desktop ini disasar untuk konsumen muda, berpendidikan dan senang gadget. “Serta mereka yang mencari sesuatu yang keren dan diluar hal-hal biasa,” katanya.

    Mau tahu harganya? Notebook Ideapad Y450 akan dijual mulai US$ 809, dan Y550 dengan harga mulai US$ 1.399. Adapun Desktop A600 akan dibanderol mulai US$ 1.299. Desktop A600 akan tersedia mulai akhir April ini, sedangkan notebook seri Y450 mulai pertengahan Mei mendatang.

    Dimas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?