Cara Perancang 'Menyentuh' HP Mini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • HP

    HP

    TEMPO Interaktif, Jakarta: Inilah jadinya bila seorang Vivienne Tam memberi sentuhan pada sebuah laptop mini. Tubuh komputer jadi merah menyala.

    Tam adalah seorang perancang pakaian terkenal asal Cina yang kini menetap di New York. Tahun ini perempuan kelahiran 1957 itu bekerja sama dengan Hewlett-Packard dan melahirkan edisi khusus HP Mini 1000.

    Kabarnya, laptop mini edisi Vivienne Tam dijual terbatas 300 unit di tiap negara. Laptop ini didesain khusus bagi kaum Hawa dengan corak koleksi musim semi 2009 perancang itu.

    iTempo berkesempatan menikmati salah satu hasil kreasi Tam selama dua pekan terakhir. Hasilnya, terus terang, selain sentuhan corak dan warna, tak terlalu banyak perbedaan edisi khusus itu dengan "saudara-saudaranya" yang lain.

    Sentuhan ala Tam pada Mini 1000 adalah "torehan" corak bunga peony dengan paduan warna merah, ungu, dan kuning pada kanvas merah marun. Bunga peony adalah simbol keberuntungan dan kesejahteraan bagi masyarakat Cina.

    Selain itu, laptop mini ini disertai pula soft-case dari bahan kain sutra berwarna merah menyala. Sungguh menyita perhatian bila dikeluarkan di tempat umum.

    Dominasi warna merah pada laptop ringan sekaligus tipis ini adalah hal yang wajar mengingat besarnya perhatian Tam pada corak seni negeri leluhurnya selama ini. Warna merah adalah ciri khas negeri Cina untuk melambangkan kegembiraan.

    Oke, tampilan luar sudah tampak memikat. Bagaimana dengan mesin dan sistemnya sendiri?

    HP tak melakukan banyak perubahan pada edisi khusus ini. Sebagaimana Mini 1000 yang lain, edisi Vivienne Tam tetap memakai prosesor Intel Atom N270 dengan kecepatan clock sampai 1,6 gigahertz dan RAM 1 gigabita. Sistem operasinya Windows XP SP3.

    HP memakai hard disk berkapasitas 60 GB saja seperti Mini 1000 yang lain. Volume ini tak seperti kebanyakan laptop mini lainnya yang memakai hard disk lebih dari 100 GB.

    Layarnya berukuran 10,2 inci dengan resolusi 1.024 x 600 piksel. Tampilan layar terbilang jernih terutama dengan bantuan chipset Mobile Intel 945 Express. HP juga menjadikan corak Tam sebagai corak default untuk latar belakang desktop.

    Sektor keyboard didesain dengan ukuran tombol mendekati keyboard komputer standar. HP mendesain tombol kotak dan agak cekung di permukaannya. Jarak antartombol begitu rapat, sehingga tak jarang menyebabkan salah pencet.

    Bagian engsel ditutupi dengan speaker yang menghadirkan kualitas suara standar saja. Di sisi-sisi tubuhnya terdapat dua port USB, port LAN yang ditutupi bahan plastik, slot kartu memori eksternal, dan kartu ekspres.

    Tombol on/off bersanding dengan tombol Wi-Fi (plus Bluetooth) di satu sisi. Bentuknya sama-sama lonjong dengan bagian ujung berlampu LED sebagai penanda aktif atau tidak.

    Laptop ini dilengkapi baterai standar. Pada pemakaian tak terlalu sering, daya baterainya bisa bertahan dua setengah jam. Pada tugas-tugas berat, seperti mengakses Internet terus-menerus maupun memutar musik dan video, daya tahannya bisa kurang dari itu.

    Nah, satu lagi pembeda edisi Vivienne Tam ini dengan Mini 1000 yang lain: harganya. Sementara Mini 1000 lain dibanderol antara US$ 500 dan US$ 600, model yang satu ini dibanderol US$ 700 atau sekitar Rp 7,7 juta (kurs 11.000 per dolar Amerika).

    DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.