Trojan Berkedok E-mail Flu Babi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Selalu ada saja pihak yang mencari kesempatan di tengah ancaman flu babi yang kini mendekati pandemi global. Akhir pekan lalu, SonicWall, perusahaan jasa keamanan, mengumumkan adanya surat elektronik (surel) palsu yang merujuk vaksin flu babi dengan link ke website dengan domain Meksiko. Situs berbahaya ini dirancang untuk mencuri bank data dari pengakses.

    Surel atau e-mail berbahasa Spanyol ini memiliki link ke Qhost.NJI Trojan pada website yang tampaknya resmi. Namun, sebenarnya telah menyimpang, kata Nick Bilogorskiy, manajer riset antivirus SonicWall, sambil menunjukkan situs tersebut.

    Trojan itu mengubah file asal di Windows. Menurut Bilogorskiy, komputer yang digunakan untuk mengunjungi beberapa domain di Meksiko langsung diarahkan ke pengguna itu sendiri, dan tanpa mereka ketahui, Trojan bakal mencuri apa pun yang diketik.

    Memang Trojan merupakan perangkat lunak mencurigakan yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Trojan atau Trojan Horse (kuda Troya) bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya. Sering kali Trojan berbentuk seolah-olah program yang baik. Sementara itu, virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan cara merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash. Trojan tak mereplikasi dirinya sendiri, sedangkan virus komputer dan worm melakukannya.

    Pekan lalu juru bicara Symantec mengatakan telah menemukan malicious PDF yang menyamar sebagai dokumen tentang FAQ (frequently-asked-question) atau pertanyaan yang sering ditanyakan publik. Kode jahat ini terkait dengan ancaman pandemi global. Selain itu, ada banyak laporan spam yang menggunakan subyek flu babi yang membujuk orang untuk mengunjungi situs-situs farmasi.

    UWD | CNET


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?