Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kecelakaan Lift di Sekolah Az Zahra, Pemkot Bandar Lampung Jamin Pendidikan Anak-anak Korban

Reporter

image-gnews
Tim Puslabfor Mabes Polri saat memeriksa kondisi lift di Sekolah Az Zahra Bandarlampung, Lampung, Jumat (7/7/2023). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Tim Puslabfor Mabes Polri saat memeriksa kondisi lift di Sekolah Az Zahra Bandarlampung, Lampung, Jumat (7/7/2023). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Musibah kecelakaan lift di Sekolah Az Zahra Kota Bandar Lampung pada Rabu, 5 Juli 2023 menyebabkan tujuh korban tewas dan dua orang luka berat hingga kritis. Para korban adalah pekerja bangunan yang sedang mengerjakan proyek di sekolah tersebut.

"Korban semuanya tukang bangunan. Jadi sembilan orang ini menggunakan lift untuk mengangkut barang, sedangkan peruntukkan untuk memuat orang," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung Komisaris Dennis Arya Putra.

Sebanyak 9 orang pekerja bangunan itu diketahui sedang merenovasi area olahraga di Sekolah Az-Zahra Bandar Lampung. Nahas, mereka terjatuh dari lift saat bekerja yang mengakibatkan 7 orang meninggal dan dua diantaranya mengalami luka parah. Dalam insiden itu juga diketahui tujuh pekerja merupakan warga Bandar Lampung.

Adapun identitas korban kecelakaan lift di Az-Zahra yang merupakan warga Bandar Lampung, yakni Udin (65) warga Jalan Pangeran Emir M. Noer, Rahmatullah (38) warga Jalan AMD Tanjung Jati Olok Gading,  Selamet Saparudin (44) warga Jalan AMD Kota Jawa Olok Gading,  Romi (32) warga Jalan Dr. Harun 1 Gg. Arema, Asep Nursyamsi (39) tahun warga Tanjung Jati Olok Gading,  Ahmad Burhan (39) warga Jalan Bungur, Bandar Lampung, dan  Herizal (41) warga Kelurahan Kupang kota yang kini dalam perawatan.

Dua korban lainnya masing-masing berasal dari kabupaten di Lampung atas nama Edi Mulyono (38) warga Jalan Suban yang meninggal dan Sutaji (26) Warga Kelurahan Gebang Kabupaten Pesawaran yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Berkaitan dengan peristiwa itu, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyatakan akan menjamin pendidikan anak para pekerja bangunan yang menjadi korban kecelakaan lift itu. "Kami telah mendata ada sekitar 10 anak dari tujuh korban kecelakaan yang akan diberikan beasiswa pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi nantinya," kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Eva berharap anak-anak korban musibah tersebut harus tetap sekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, Eva mengatakan pihaknya memberikan polis asuransi BPJAMSOSTEK kepada keluarga korban. Asuransi itu diberikan karena rata-rata keluarga korban tidak memiliki kartu pelindungan jaminan sosial yang dapat melindungi mereka saat terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

"Kami sudah tanya, ternyata mereka tidak terdaftar atau memiliki kartu BPJAMSOSTEK, maka saya minta dinsos mendata dan memasukkannya sebagai penerima polis," kata Eva.

Penyelidikan kecelakaan

Mengenai penyebab kecelakaan, Kepala Polresta Bandar Lampung Komisaris Besar Ino Harianto mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. "Tujuh saksi sudah kami periksa. Empat orang merupakan satpam yang pada saat kejadian mereka langsung yang mendengar, melihat, melakukan pertolongan, dan membawa korban ke rumah sakit," kata dia, Jumat, 7 Juli 2023.

Pemanggilan dan pemeriksaan itu juga dilakukan kepada ketua yayasan, pihak yang diberi pekerjaan oleh pihak sekolah, serta seorang kepala sekolah. Pihaknya juga melibatan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk melakukan pengkajian terkait penyebab kecelakaan kerja lift tersebut.

"Ini merupakan bagian dari pengembangan. Kami sengaja meminta bantuan dari Labfor Mabes Polri. Jadi, apa-apa saja yang ditemukan nanti, pasti sangat bermanfaat buat kami guna menentukan proses penyelidikan guna peningkatan ke penyidikan," kata Ino.

Pilihan Editor: Kabupaten Sleman Mulai Terapkan Kebijakan Lima Hari Sekolah untuk TK Hingga SMP

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sekolah di Bekasi Ungkap Penganiayaan Anak oleh Orang Tuanya, Sering Disabet Pakai Hanger

3 hari lalu

Ilustrasi penganiayaan anak. youtube.com
Sekolah di Bekasi Ungkap Penganiayaan Anak oleh Orang Tuanya, Sering Disabet Pakai Hanger

Bocah laki-laki, usia 10 tahun, menjadi korban penganiayaan oleh ayahnya sendiri di sebuah rumah kontrakan di Jatiluhur, Kota Bekasi.


Kunjungi Sekolah di Rempang yang Kena Gas Air Mata, Bahlil Lahadalia: Sudah Belajar Seperti Biasa

5 hari lalu

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat mengunjungi sekolah di Pulau Rempang, Batam. Dok. ANTARA
Kunjungi Sekolah di Rempang yang Kena Gas Air Mata, Bahlil Lahadalia: Sudah Belajar Seperti Biasa

Kericuhan pecah di Pulau Rempang saat petugas BP Batam datang untuk melakukan pengukuran lahan.


Dugaan Pungli Sekolah di Depok, Pimpinan DPRD Minta Disdik Jabar Pecat Guru dan Kepsek yang Terlibat

5 hari lalu

Ilustrasi pungli. Shutterstock.com
Dugaan Pungli Sekolah di Depok, Pimpinan DPRD Minta Disdik Jabar Pecat Guru dan Kepsek yang Terlibat

Sejumlah orang tua SMA negeri di Kota Depok melaporkan dugaan pungli dengan modus dana sumbangan pendidikan


Sumbangan Sekolah Tidak Boleh untuk Pembangunan Fisik, SMKN 1 Depok Dinilai Melanggar Pergub

5 hari lalu

SMKN 1 Kota Depok. YouTube
Sumbangan Sekolah Tidak Boleh untuk Pembangunan Fisik, SMKN 1 Depok Dinilai Melanggar Pergub

Menurut anggota DPRD Jabar pembangunan fisik sekolah harus dianggarkan pemerintah, tidak boleh dibebankan kepada wali murid.


Pengertian OSIS, Sejarah, Tujuan dan Fungsinya

6 hari lalu

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). wikipedia.org
Pengertian OSIS, Sejarah, Tujuan dan Fungsinya

OSIS menjadi satu-satunya organisasi siswa sah di sekolah yang mencakup semua kelompok kegiatan pelajar di suatu sekolah.


Soal Praktik Pungli di Sekolah, Irjen Kemendikbud Minta Inspektorat Daerah Buka Kanal Pelaporan

7 hari lalu

Ilustrasi pungli. Shutterstock.com
Soal Praktik Pungli di Sekolah, Irjen Kemendikbud Minta Inspektorat Daerah Buka Kanal Pelaporan

Kemendikbudristek memaparkan pembagian kewenangan pemerintah dalam menangani kasus terkait pungli seperti yang terjadi di Bogor.


Komnas HAM ke Rempang, Temukan Selongsong Peluru Gas Air Mata di Atap Sekolah

7 hari lalu

Selongsong peluru gas air mata yang ditemukan Komnas HAM di atas atap SDN 24 Galang, Pulau Rempang, Kota Batam. Foto Istimewa
Komnas HAM ke Rempang, Temukan Selongsong Peluru Gas Air Mata di Atap Sekolah

Meskipun kejadian sudah berlangsung 10 hari yang lalu, Komnas HAM saat berkunjung ke sekolah masih menemukan adanya selongsong peluru gas air mata.


Kemendikbud: Besaran Dana BOS Kini Disesuaikan dengan Faktor Kondisi Setiap Sekolah

7 hari lalu

Ilustrasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
Kemendikbud: Besaran Dana BOS Kini Disesuaikan dengan Faktor Kondisi Setiap Sekolah

Besaran dana BOS untuk setiap sekolah telah ditingkatkan dengan cara melakukan penyesuaian berdasarkan beberapa faktor.


DPRD DKI Ungkap 5 Wilayah Padat Penduduk di Jakarta Masih Kekurangan SMP dan SMA

8 hari lalu

Sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar di SMPN 242 Jakarta, Senin, 11 Juli 2022. Pemerintah memberlakukan Pemberlajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di sekolah pada tahun ajaran baru 2022/2023 pada masa PPKM level 1 di Jakarta. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
DPRD DKI Ungkap 5 Wilayah Padat Penduduk di Jakarta Masih Kekurangan SMP dan SMA

Anggota DPRD DKI Nurhasan mengungkap 5 wilayah padat penduduk di Jakarta yang kekurangan SMP dan SMA atau SMK.


Kepala Dinas Pendidikan Jabar Selidiki Pesan Suara Guru di Depok yang Intimidasi Siswa Soal Pungli

10 hari lalu

SMKN 1 Kota Depok. YouTube
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Selidiki Pesan Suara Guru di Depok yang Intimidasi Siswa Soal Pungli

Kepala Dinas Pendidikan Jabar tengah menyelidiki guru di Depok yang kirim pesan suara intimidasi ke siswa soal pungli.