Indonesia Korban Nomor 18 Conficker

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Indonesia menduduki peringkat 18 negara-negara yang banyak diserang worm Conficker di seluruh dunia. Jumlah alamat Internet Protocol (IP) yang terserang di Indonesia mencapai 164.794. 

    "Ini adalah angka yang tinggi, patut dikhawatirkan," kata Vitaly Kamluk, Chief Malware Expert dari Kaspersky Lab, dalam sebuah konferensi video di Jakarta, kemarin.  

    Ini adalah data yang dikumpulkan vendor antivirus asal Rusia, Kaspersky Lab, per 13 Mei lalu. Adapun urutan pertama adalah Cina dengan 2.649.674 alamat IP atau 25,21 persen dari total 10.512.451 alamat IP yang diserang Conficker sejak terdeteksi tahun lalu. 

    Kamluk mengatakan Conficker memang tak menyebabkan kerusakan pada sistem komputer. Namun, ia sudah terbukti bisa menyertakan program-program jahat yang bisa mencuri data penting dari dalam komputer. 

    "Ia bisa masuk kapanpun ke rumah Anda, jadi potensinya sangat tinggi," kata Kamluk.

    Conficker adalah worm yang tengah merajai jagad malware alias program jahat akhir-akhir ini dan mengeksploitasi kebocoran pada sistem operasi Windows. Worm yang bernama lain Kido ini sekarang memiliki kemampuan "memutus" hubungan antivirus di komputer dengan database update di perusahaan pembuat antivirus tersebut. 

    COnficker menyebar melalui jaringan maupun aktivitas tukar menukar penyimpanan bergerak seperti kartu memori dan flash-disk berbasis USB. Asalnya diperkirakan dari Cina dan Rusia. Namun hingga kini sosok di baliknya belum ketahuan. 

    DEDDY SINAGA
     

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?