Pertemuan 700 Pesantren: Boleh Ngelamar Orang di Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kediri: Pertemuan wakil sekitar 700 pondok pesantren se-Jawa Bali di Lirboyo, Kediri, memutuskan bahwa melamar orang di situs jejaring sosial Facebook tidak dilarang.

    Tapi pertemuan yang diberi nama Bahtsul Masail Putri XI yang berakhir Jumat (22/5) sore itu juga memperingatkan agar pengelola Facebook ketat mengawasi situs itu agar tidak disentuh pornografi.

    Ketua Komisi C yang membahas soal jejaring, Ustad Masruchan, dari Magelang,  mengatakan jika permintaan kepada pengelola tidak diindahkan, mereka akan bertemu kembali. "Forum itu akan berkumpul kembali untuk membahas penetapan pengharaman facebook," kata Masruchan.

    Pertemuan itu menyatakan bahwa Facebook dibenarkan penggunaannya jika dimanfaatkan kebutuhan yang sesuai syariat seperti muamalah, dakwah, tablig, atau khitbah (melamar orang).

    Meski melamar boleh, tapi mencari jodoh lewat Facebook tidak diizinkan karena tidak saling tahu orang yang disukai. Dicemaskan nantinya hanya berakhir pada aktivitas iseng dan pornografi.

    Selain membahas masalah jejaring sosial, pertemuan juga membicarakan coal politisi perempuan dan fenomena pengobatan kepada Ponari.


    HARI TRI WASONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.