Laptop Murah Paksa Kanibalisme

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta : Persaingan harga di industri teknologi informasi ternyata telah memaksa produsen komputer besar mengkanibal bagian-bagian dari komputer jinjing dalam stok produksi mereka untuk digunakan memproduksi komputer jinjing dengan ukuran yang lebih ringkas dan fungsi yang lebih sederhana.

    Intel mengungkapkan persentase notebook (laptop ukuran normal) yang dirombak menjadi netbook (laptop kecil) kini sekitar 20 persen.

    Christian Morales kepala penjualan Intel wilayah Eropa mengatakan prosesor Celeron misalnya sudah diganti dengan Atom yang lebih murah. Intel memprediksi bahwa pasar komputer bergerak itu masih tumbuh dengan cepat dan akan menjadi andalan penjualan intel karena trend sosial yang bergerak ke arah masyarakat dinamis, namun juga mengkhawatirkan bahwa laptop mahal akan tersingkir dari pasar.

    Morales mengatakan stok produksi yang dulu meningkat karena resesi kini kembali turun dengan produksi laptop murah. Menurut dia penjualan akan lebih meningkat lagi terutama di daerah-daerah yang biaya akses internetnya mahal bila biaya koneksi internet diturunkan.

    Penjualan netbook dunia menurut Intel mencakup 16 persen dari total penjualan laptop. DiInggris dan Italia persentase itu bahkan mencapai 25 persen.

    REUTERS | RONALD


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.