Western Digital Tawarkan Hard Terbesar di Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebuah pesawat terbang harus dikendalikan dengan perlahan ketika akan mendarat. Jika tidak, tentu pesawat akan mendarat dengan keras. Mau tak mau, pilot harus memutar kembali si burung besi untuk mencoba kembali mendarat dengan lebih perlahan.

    Perumpamaan sebuah pesawat yang akan mendarat tersebut dikemukakan Sharad Srivastava, Direktur Penjualan Western Digital untuk wilayah selatan Asia, saat memperkenalkan jajaran hard drive teranyar dari perusahaan itu di Jakarta, Rabu pekan lalu. Perumpamaan tersebut memang agak kurang pas dengan produk yang sedang diperkenalkannya.

    Namun, ada "benang merah" dari perumpamaan tersebut. Jika pesawat mendarat dengan slow alias perlahan, pesawat akan lebih aman dan tidak berguncang. Selain itu, sang pilot tidak memboroskan bahan bakar pesawat. Berbeda jika pesawat terpaksa memutar kembali akibat kecepatannya masih terlalu tinggi untuk mendarat. Yang terjadi adalah pemborosan.

    Ya, hal itu memang terkait dengan cara kerja salah satu produk yang diperkenalkan vendor perangkat penyimpanan tersebut. Adalah WD (Western Digital) Caviar Green, produk yang diumpamakan sebagai sebuah pesawat yang mendarat itu. Sesuai namanya, "green" yang menunjukkan "ramah lingkungan", produk ini menawarkan penghematan daya yang signifikan.

    Caviar Green dijanjikan bakal mengurangi konsumsi daya hingga 40 persen, di samping menawarkan akustik dan temperatur operasional yang terbaik di kelasnya. Hard disk berbasis teknologi GreenPower dari Western Digital ini memang didesain untuk menghadirkan penghematan sebagai atribut utama. Namun, meski irit, tak berarti mengorbankan kapasitas.

    Perusahaan ini bahkan memperkenalkan hard drive 2 terabita pertama di dunia, yakni WD Caviar Green 2 TB. Platform baru berukuran 3,5 inci ini memiliki kepadatan ruang hingga 400 gigabita dengan cache 32 megabita, sehingga menghasilkan drive berkapasitas hingga 2 terabita. "Penghematan daya tanpa mengorbankan kapasitas adalah hal yang dicari konsumen dan perusahaan," ujar Sharad.

    Karena itu, Caviar Green disasar untuk pengguna yang menginginkan personal computer ramah lingkungan, dengan aplikasi-aplikasi penyimpanan eksternal yang memerlukan konsumsi daya rendah. Dan tak kalah penting, beroperasi dengan dingin dan tidak berisik.

    WD Caviar Green, yang diluncurkan dalam beberapa varian kapasitas, dari 500 gigabita hingga 2 terabita, merupakan bagian dari jajaran hard drive blue, green, dan black yang diperkenalkan saat itu.

    Penamaan hard drive untuk ukuran 3,5 inci dan 2,5 inci ini memang untuk kategori penggunaan yang berbeda-beda, baik untuk desktop maupun notebook yang disimbolkan melalui tiga warna tersebut. Biru, misalnya, melambangkan air sebagai simbol kehidupan yang selalu bergerak.

    Untuk warna ini, Western Digital meluncurkan WD Caviar Blue dan WD Scorpio Blue. Caviar Blue adalah hard drive yang merepresentasikan performa dan keandalan untuk desktop. Karena itu, produk yang diluncurkan dalam kapasitas 80 hingga 750 gigabita ini ideal untuk desktop yang digunakan sehari-hari atau penggunaan aplikasi bisnis.

    Adapun Scorpio Blue adalah hard drive model mobile berukuran 2,5 inci. Sesuai modelnya, perangkat ini untuk notebook dan peranti penyimpanan bergerak. Untuk seri ini, sang vendor meluncurkannya dalam beberapa varian, 80 hingga 500 gigabita.

    Sementara itu, warna hitam menunjukkan hal yang maksimal. Untuk seri ini, Western Digital meluncurkan WD Caviar Black dan WD Scorpio Black. Caviar Black adalah hard drive untuk desktop yang merepresentasikan performa maksimal. Seri ini disasar untuk pengguna yang menggunakan aplikasi-aplikasi berkekuatan besar. "Seperti aplikasi multimedia, mengedit video dan foto, serta game," ujar Sharad.

    Seperti seri green, seri black juga menawarkan beberapa varian kapasitas besar, mulai 500 gigabita hingga 1 terabita. Adapun Scorpio Black 2,5 inci didesain untuk memberikan performa sekelas desktop komputer jinjing. Untuk seri ini, ditawarkan kapasitas 80 sampai 320 gigabita.

    Menurut Harianto Karim, dari pusat informasi Western Digital Indonesia, semua produk itu sudah tersedia di pasaran. Hard disk Caviar Green 2 terabita yang ramah lingkungan, misalnya, dibanderol harga sekitar US$ 280. Penamaan ini memang untuk memudahkan pengguna memilih hard disk yang sesuai kebutuhannya. Mau yang biru, hijau, atau hitam? l

    DIMAS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?