Intel Merangsek Semua Segmen Komputer di Computex 2009

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Taipei: Intel boleh-boleh saja menghadapi tuntutan hukum yang cukup berat di Eropa. Tapi di ajang Computex 2009, yang berlangsung pada 2-6 Juni di Taipei, Taiwan, persoalan ini tampaknya tak berdampak apa pun terhadap pemain besar di industri mikrokonduktor tersebut.

    Di ajang yang diikuti lebih dari 1.700 peserta pameran itu, Intel merangsek semua segmen pasar, dari segmen konsumer, seperti netbook dan netbook, sampai segmen komputasi tinggi.

    Di segmen konsumer, Intel memperlihatkan beberapa netbook dan nettop yang sudah memakai prosesor penerus Atom, yaitu platform Pine Trail terbaru, versi M untuk netbook dan D untuk nettop. Komputer-komputer mini ini diklaim lebih hemat energi lantaran Pine Trail memiliki struktur chip yang berbeda dari Atom yang dulu.

    Lebih ke atas, Intel juga memperkenalkan prosesor Ultra Low Voltage, yang biasa juga disebut platform Montevina Plus. Platform ini mampu menghasilkan notebook yang lebih ramping, lebih hemat energi, namun performanya juga meningkat.

    Beberapa vendor, seperti Acer, memperlihatkan produk yang telah memakai platform itu. Acer mengadopsi teknologi tersebut pada notebook Aspire Timeline, yang diluncurkan di Jakarta akhir pekan lalu. Notebook ini mampu beroperasi selama delapan jam meski dengan baterai standar.

    Pada segmen komputasi yang lebih tinggi, Intel "menurunkan" platform Nehalem ke segmen komputer mainstream. Nehalem baru itu dikenal dengan nama Lynnfield. Penurunan platform ini disertai peluncuran chipset P55 Express, chip yang akan membuat Nehalem bisa bekerja di komputer mainstream seperti komputer kebanyakan orang.

    Lynnfield adalah prosesor dengan delapan thread, berbasis Nehalem empat core yang diperkuat teknologi Turbo Boost sehingga satu core bisa melakukan pekerjaannya secara optimal. Dengan Turbo Boost, efisiensi energi pun ditingkatkan, terutama untuk multitasking, pembuatan media digital, dan permainan yang menyerap banyak sumber daya komputer.

    Pada ajang itu, Intel juga memperkenalkan platform pendatang baru, yaitu Clarkdale. Ini adalah prosesor berbasis Nehalem dengan grafik yang terintegrasi di dalamnya.

    Clarkdale yang diproses dengan teknologi 32nanometer Hi-K ini akan dikapalkan pada kuartal keempat tahun ini. Platform itu akan didukung chipset seri 5 dan memiliki teknologi cache berbasis Flash yang disebut Braidwood.

    Braidwood akan meningkatkan performa saat mengakses disk. Teknologi ini akan hadir di motherboard mainstream pada 2010.

    Adapun Intel Core i7 kedatangan model baru, yaitu i7 975, yang mampu mencapai speed clock 3,33 GHz, dan model i7 950 dengan kecepatan 3,06 GHz. Prosesor ini biasanya dipakai untuk komputasi tingkat tinggi.

    Pesaing Intel memang tak tinggal diam. Nvidia, misalnya, memperkenalkan "lawan" bagi Atom, yaitu Ion, yang diklaim memiliki kemampuan menampilkan grafik yang jauh lebih baik. Grafik adalah "mainan" Nvidia di pasar selama ini, di samping AMD.

    Ion diklaim mampu me-render video full definisi tinggi 1.080p. Beberapa komputer dan motherboard yang sudah memakai prosesor ini antara lain Acer Desktop AspireRevo, motherboard Asus C2N7A-I, Asus All-in-one Eee Top ET2002, Lenovo IdeaPad S12, dan MSI Desktop Windbox D200.

    Mooly Allen, Wakil Presiden dan General Manager Mobile Platforms Intel, tak berkomentar banyak soal pesaing ini. "Biar pasar yang memilih," katanya. AMD sendiri sudah pernah mengkonfirmasi tak bermain di segmen Atom. Namun, perusahaan itu memiliki produk yang bersaing head-to-head dengan Intel di beberapa segmen di atasnya.

    DEDDY SINAGA (TAIPEI)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?