Peneliti Indonesia Terima Sasaka Award

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jenewa: Dr. Eko teguh Peripurno, dosen dan peneliti dari Universitas Pembangunan Nasional Yogyakarta, menerima Sasaka Award, penghargaan bergengsi yang diberikan kepada mereka yang telah berkontribusi dalam upaya mengurangi risiko bencana, di Jenewa, Swiss, hari ini.

    Direktur Pusat Penelitian untuk Manajemen Bencana Universitas Pembangunan Nasional itu berhak menerima hadiah uang sebesar US$ 50 ribu atau sekitar Rp 500 juta. Sasakawa Award merupakan penghargaan dari Yayasan Nippon Jepang yang diberikan kepada mereka yang telah berkomitmen untuk mengurangi risiko bencana. Eko memperoleh penghargaan ini berkat upayanya dalam memperkenalkan teknologi tepat guna bagi masyarakat lokal di sekitar Gunung Merapi.

    "Penghargaan ini akan saya gunakan untuk membangun kapasitas masyarakat di sekitar Gunung Merapi, supaya mereka mengenal dengan baik gunung tersebut. Ini adalah langkah awal dalam upaya untuk mengurangi risiko bencana," kata Eko dalam pertemuan Global Platform for Disaster Reduction di Jenewa.

    Selama ini Eko menjadi konsultan pemerintah, baik lokal maupun nasional, serta terlibat aktif dalam beberapa lembaga swadaya masyarakat dalam penanganan bencana. Dia juga terlibat aktif dalam penanganan pascagempa di Yogyakarta pada 2006--bencana yang menewaskan hampir 6.000 orang.

    Eko telah bekerja di bidang manajemen risiko bencana, kebanyakan yang terkait dengan letusan gunung berapi, di Indonesia selama lebih dari 15 tahun. Dia juga berperan langsung dalam pembangunan kapasitas di lebih dari 750 proyek manajemen risiko bencana di 20 provinsi.

    IWANK | TRINIRMALANINGRUM (JENEWA)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?