Jean Dausset, Imunolog Prancis Peraih Nobel Meninggal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif , Paris: Jean Dausset, Imunolog Prancis yang meraih hadiah Nobel merupakan pelopor di belakang transplantasi organ dan pemetaan gen manusia, telah meninggal. Dia meninggal pada usia 92 tahun.


    Dausset meninggal pada 6 Juni di sebuah rumah sakit di Pulau Mallorca, Spanyol, lapor Departemen Kesehatan Perancis. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy mengeluarkan pernyataan yang menyebut Dausset "ilmuwan besar."

    Penemuan Dausset pada tahun 1958 dari antigen Lekosit manusia (HLA), sistem jaringan yang diizinkan dokter untuk memastikan kompatibilitas antara donor dan penerima untuk transplantasi organ.

    "Terima kasih kepada penemuan ini, dan transplantasi organ sumbangan yang dikembangkan di seluruh dunia, mempertahankan banyak kehidupan," ujar Sarkozy.

    Dausset dilahirkan di Toulouse 19 Oktober 1916. Dia belajar Fakultas Kedokteran Paris, sebelum menjadi seorang profesor di sana. Ia mendirikan Prancis-transplantasi dan Pusat Kajian untuk Polymorphism Manusia, yang membantu membuat genetik dan peta fisik gen manusia dan penempatan gen yang bertanggung jawab untuk penyakit-penyakit genetika.

    Pada tahun 1980, dia membagi Hadiah Nobelnya untuk pengobatan dengan peneliti Amerika George D. Snell dan Baruj Benacerraf, proyek kerja mereka mengenai struktur genetis ditentukan pada permukaan sel yang mengatur reaksi imunologi.


    AP| NUR HARYANTO




     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?