Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Banyak Erupsi Gunung Berapi di Indonesia, 7 Gunung Meletus dalam 5 Bulan

image-gnews
Kilatan petir muncul saat aktivitas erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Sulawesi Utara, Sabtu, 18 Mei 2024. Pos Pengamatan Gunung Ibu melaporkan gumpalan awan abu vulkanik setinggi empat kilometer yang terbentuk akibat letusan Gunung Ibu menciptakan fenomena unik berupa kilatan-kilatan petir yang menerangi puncak gunung api tersebut. Dok. PVMBG
Kilatan petir muncul saat aktivitas erupsi Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Sulawesi Utara, Sabtu, 18 Mei 2024. Pos Pengamatan Gunung Ibu melaporkan gumpalan awan abu vulkanik setinggi empat kilometer yang terbentuk akibat letusan Gunung Ibu menciptakan fenomena unik berupa kilatan-kilatan petir yang menerangi puncak gunung api tersebut. Dok. PVMBG
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang paling banyak memiliki gunung berapi aktif di dunia. Tahun 2024 ini, cukup sering terjadi erupsi gunung berapi. Aktivitas vulkanik yang tinggi tersebut karena wilayah Indonesia terletak di zona cincin api pasifik. Menurut data dari Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat 127 gunung berapi aktif di Indonesia. Dilansir dari berbagai sumber, sejak Januari hingga Mei 2024, sedikitnya ada 7 gunung berapi yang  erupsi, berikut ulasannya: 

1. Gunung Lewotobi Laki-laki

Awal tahun baru 2024 disambut dengan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores, Nusa Tenggara Timur. Dilansir dari teras.id, di sekitar pegunungan terdapat peningkatan aktivitas belerang dan sebaran abu vulkanik yang menyebar ke barat daya searah angin. Statusnya naik pada tanggal 1 Januari 2024 pukul 04.00 WITA ditandai dengan erupsi baru dari rekahan yang ada di tenggara-selatan puncak gunung.

Masyarakat dan wisatawan diimbau oleh Pemda setempat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun pada radius 3 kilometer dari pusat erupsi gunung. Sementara itu di puncak gunung terdapat letusan tinggi debu vulkanik 1.000 sampai 1.500 meter, kolom abu berwarna putih, kelabu, hingga berubah menjadi kehitaman pekat. 

2. Gunung Ili Lewotolok

Di bulan kedua tahun 2024, terjadi erupsi di Gunung Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur. Gunung itu meletus pada 1 Februari 2024 pukul 13.09 WITA. Akibat erupsi tersebut, kolom abu alami pertebalan 500 meter di atas puncak. Erupsi beramplitudo maksimum 32 nm dengan panjang durasi 115 detik, letusan disertai dengan dentuman yang tidak terlalu keras. Gunung Ili Lewotolok berstatustkan Level II (WASPADA). 

3. Gunung Merapi

Terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah gunung aktif ini memiliki ciri khas erupsi berupa kubah lava di puncak. Kubah akan longsor saat posisinya tidak stabil lalu keluarlah awan panas guguran (APG) yang menjadi erupsi. Dikutip dari geologi.esdm.go.id, hingga saat ini Gunung Merapi masih memiliki dua kubah aktif yakni kubah lava barat daya dan tengah kawah. 

Erupsi yang baru-baru ini terjadi yakni pada 4 Maret 2024 dengan dimulai pukul 13.41 WIB hujan turun di sekitar puncak dan lereng gunung, lalu pukul 14.26 WIB masyarakat diminta waspada atas lahar serta APG. Pukul 16.03 WIB aktivitas APG mulai terekam di seismogram, dan terjadilah hujan abu vulkanik serta aktivitas erupsi.

4. Gunung Ruang

Dilansir dari bnpb.go.id, Gunung Ruang yang berlokasi di Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara dilaporkan meletus pada 16 April 2024 saat malam hari. Kejadian tersebut membuat Gunung Ruang naik ke Level III (SIAGA), erupsi kembali terjadi saat dini hari pada tanggal 17 April 2024 lalu. Erupsi tersebut menyebabkan sinyal perangkat elektronik terganggu dan komunikasi antar masyarakat terputus. 

Dampak akibat erupsi tersebut sebanyak 272 Kepala Keluarga mengungsi di Gedung BPU Kecamatan Tagulandang, dan lainnya di sekitar rumah kerabat dekat. Menyikapi kejadian ini Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro pun menetapkan Status Tanggap Darurat selama 2 pekan, terdapat bantuan tikar, selimut, dan masker yang dibagikan kepada para penduduk.

5. Gunung Dukono Halmahera

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan adanya aktivitas erupsi yang terjadi di Gunung Dukono, Maluku Utara. Dikutip dari rri.co.id, pengamat melihat kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur terjadi pada tanggal 18 Maret 2024 pukul 14.46 WIT dan 14.51 WIT. Bagi masyarakat lokal aktivitas erupsi Gunung Dukono sudah biasa terjadi.

Gunung Dukono memiliki sifat eksplosif dan efusif yang menghasilkan abu, lontaran batu pijar. Memiliki aliran lava serta piroklastika dengan sejarah panjang terkait letusannya. Aktivitas pendakian dan apa pun yang berhubungan dengan gunung resmi dilumpuhkan untuk keselamatan para penduduk.

6. Gunung Ibu

Satu lagi gunung berapi di Halmahera Maluku Utara yang alami erupsi baru-baru ini, yakni Gunung Ibu. PVMBG melaporkan kolom abu yang keluar akibat erupsi Gunung Ibu memiliki tebal hingga 2.000 meter pada puncak gunung. Status kini berada di Level II (WASPADA), di mana pada tanggal 8 Mei 2024 selama 24 jam terjadi gempa erupsi sebanyak 6 kali. Aktivitas pegunungan dibatasi dengan jarak maksimal 2 kilometer dari lokasi kejadian.

7. Gunung Semeru

Selain Gunung Ibu, Gunung Semeru juga alami erupsi baru-baru ini bahkan keduanya saling bersahutan. Erupsi terjadi pada tanggal 18 Mei 2024 pukul 17.34 WIB dan 18.20 WIB, erupsi pertama menghasilkan kolom abu 80 meter, sedangkan erupsi kedua menghasilkan kolom abu 4.476 meter. Selama erupsi juga terjadi letusan dan awan panas dari puncak ke arah tenggara, gunung yang berada di Lumajang Jawa Timur ini berada di Level III. Masyarakat diminta menjauhi pegunungan maksimal 13 kilometer dari lokasi kejadian.

MELINDA KUSUMA NINGRUM | AMINUDDIN | DAVID PRIYASIDARTA

Pilihan Editor: Gunung Ibu Kembali Erupsi, Warga di Tujuh Desa Dievakuasi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Gunung Merapi Erupsi Muntahkan Awan Panas Malam Ini, Ketiga Sejak 1 Juli

1 hari lalu

Guguran awan panas Gunung Merapi, Sabtu malam 20 Juli 2024. Foto : X
Gunung Merapi Erupsi Muntahkan Awan Panas Malam Ini, Ketiga Sejak 1 Juli

Gunung Merapi kembali erupsi memuntahkan awan panas pada Sabtu malam, 20 Juli 2024.


Status Aktivitas Gunung Semeru Turun Level

6 hari lalu

Gunung Semeru tampak jelas Sabtu pagi ini, 30 Maret 2024. Foto: Istimewa
Status Aktivitas Gunung Semeru Turun Level

Pemantauan seismik ambient noise di Gunung Semeru menyimpulkan tidak terjadi peningkatan stres atau tekanan pada tubuh gunung.


Gunung Semeru Turun Status jadi Waspada, PVMBG Minta Masyarakat Tetap Jauhi Area Besuk Kobokan

6 hari lalu

Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1 km pada Minggu (7/7/2024) pukul 04.58 WIB. (ANTARA/HO-PVMBG)
Gunung Semeru Turun Status jadi Waspada, PVMBG Minta Masyarakat Tetap Jauhi Area Besuk Kobokan

PVMBG menurunkan status aktivitas vulkanik Gunung Semeru, terhitung pada Senin, 15 Juli 2024 pukul 15.00 WIB dari Siaga menjadi Waspada.


Gunung Merapi Masih Keluarkan Awan Panas, Sleman Terapkan Upaya Kesiapsiagaan

13 hari lalu

Luncuran lava pijar keluar dari kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa 23 April 2024 malam. Menurut data BPPTKG periode pengamatan 23 April 2024 pukul 00.00 - 24.00 WIB telah terjadi 18 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1.300 meter dan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Gunung Merapi Masih Keluarkan Awan Panas, Sleman Terapkan Upaya Kesiapsiagaan

Gunung Merapi masih intens mengeluarkan guguran lava dan juga awan panas pada bulan Juli ini.


Rentetan Erupsi Terkini Gunung Semeru, Sejak Dinihari sampai Pagi Tadi

15 hari lalu

Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1 km pada Minggu (7/7/2024) pukul 04.58 WIB. (ANTARA/HO-PVMBG)
Rentetan Erupsi Terkini Gunung Semeru, Sejak Dinihari sampai Pagi Tadi

Sepanjang tahun ini, Gunung Semeru tercatat telah 64 kali meletus.


Badan Geologi Mencatat 47 Kali Gempa Embusan di Gunung Ruang

17 hari lalu

Foto udara kondisi Gunung Ruang yang mengeluarkan asap dari kawah terlihat dari Pelabuhan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Sabtu, 4 Mei 2024. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan status Gunung Ruang masih dalam status awas atau level IV dan kegempaan masih didominasi oleh tremor menerus sehingga penduduk yang bermukiman  di wilayah Tagulandang masuk dalam radius enam kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman.ANTARA FOTO/Andri Saputra
Badan Geologi Mencatat 47 Kali Gempa Embusan di Gunung Ruang

Menurut Badan Geologi, potensi bahaya Gunung Ruang saat ini adalah erupsi yang bisa menghasilkan lontaran material pijar dan abu vulkanik.


Jalur Trail dan Offroad Area Kaliadem Lereng Gunung Merapi Yogyakarta Diportal, Ini Penyebabnya

26 hari lalu

Akses jalur trail dan offroad di Kaliadem lereng Gunung Merapi, Yogyakarta, diportal. Dok.istimewa
Jalur Trail dan Offroad Area Kaliadem Lereng Gunung Merapi Yogyakarta Diportal, Ini Penyebabnya

Jalur di kawasan wisata Kaliadem ini sering digunakan untuk kegiatan track motor dan offroad yang tidak terkontrol.


Aktivitas Vulkanik Berkurang, Badan Geologi Turunkan Status Gunung Ibu Menjadi Siaga

30 hari lalu

Kolom abu vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas erupsi Gunung Ibu di Maluku Utara. PVMBG
Aktivitas Vulkanik Berkurang, Badan Geologi Turunkan Status Gunung Ibu Menjadi Siaga

Badan Geologi menurunkan status Gunung Ibu dari level awas menjadi siaga karena aktivitas vulkanik berkurang.


Gunung Semeru Terus Erupsi Sebanyak 20 Kali Selasa, Awan Panas dan Guguran Lava Mengancam

40 hari lalu

Gunung Semeru erupsi dengan ketinggian letusan abu vulkanik mencapai 500 meter di atas puncak pada Sabtu, 1 Juni 2024 pukul 08.20 WIB. PVMBG
Gunung Semeru Terus Erupsi Sebanyak 20 Kali Selasa, Awan Panas dan Guguran Lava Mengancam

Sebagian besar erupsi Gunung Semeru tidak bisa terpantau secara visual karena tertutup kabut .


Gunung Semeru Muntahkan Lava Sejauh 2,5 Kilometer, Buram Akibat Cuaca Berkabut

41 hari lalu

Gunung Semeru erupsi dengan ketinggian letusan abu vulkanik mencapai 500 meter di atas puncak pada Sabtu, 1 Juni 2024 pukul 08.20 WIB. PVMBG
Gunung Semeru Muntahkan Lava Sejauh 2,5 Kilometer, Buram Akibat Cuaca Berkabut

Gunung Semeru kembali menampakkan aktivitas vulkanis Senin dinihari, 10 Juni 2024. Guguran lava pijar teramati mengarah ke Besuk Kobokan.