Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Inovasi Meteran Air Prabayar dari BRIN dan Telkom University Akan Diuji Coba di Karawang

image-gnews
Inovasi sistem meteran air prabayar yang berbasis Internet of Things (IoT). FOTO/Telkom University
Inovasi sistem meteran air prabayar yang berbasis Internet of Things (IoT). FOTO/Telkom University
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Inovasi sistem meteran air prabayar yang berbasis Internet of Things (IoT) segera memasuki tahap uji coba pada tahun ini. Sebanyak lima lokasi akan ditentukan melibatkan PT Multi Instrumentasi sebagai produsen meteran air terbesar di Indonesia yang berlokasi di Cinambo, Bandung.

Peneliti di Pusat Riset Mekatronika Cerdas, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Hanif Fakhrurroja, mengungkap itu dikutip dari siaran pers BRIN, Selasa, 28 Mei 2024. Hanif bersama peneliti dari Telkom University, disokong hibah pendanaan dari Matching Fund Kedaireka 2023, mengembangkan sistem meteran air prabayar itu menggunakan token Standard Transfer Specification (STS) berbasis IoT. 

Menurut Hanif, PT Multi Instrumentasi telah menghubungi salah satu perumahan dinas BUMN di daerah Karawang untuk pemasangan smart water meter itu di pipa-pipa distribusi dan pipa-pipa perumahan. "Penggunaan sistem token ini mempermudah manajemen di perusahaan BUMN untuk mengelola efisiensi air di perumahan pegawai sehingga tidak terjadi pemborosan," kata Hanif.

Hanif menjelaskan meteran air cerdas yang dikembangkannya menggabungkan IoT dengan beberapa teknologi dari Telkom Indonesia. Hasil akhirnya memungkinkan pengawasan meteran air secara real time dengan akurasi lebih tinggi dibandingkan teknologi konvensional.

"Produk inovasi ini juga dikembangkan bersama mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) PT Multi Instrumentasi, bertujuan menurunkan angka volume air tak berekening (non-revenue water) akibat pembacaan meter manual," kata Hanif. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Perihal inovasinya, kata Hanif, bentuk dari pengembangan lanjutan dari reka cipta pada program Matching Fund Kedaireka sebelumnya. Dengan memanfaatkan automated water meter reading berbasis IoT, dia berharap untuk tahun ini bisa mengembangkan kerangka lebih lanjut supaya bisa diterapkan ke PDAM dan segera diimplementasikan ke pelanggan.

"Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University akan menghitung kelayakan investasi sehingga mempermudah PDAM dalam perencanaan pengadaan prepaid water meter ini," tuturnya menambahkan.

Pilihan Editor: Siklon Tropis Ewiniar Tumbuh Kategori 3 tapi Menjauh dari Indonesia

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mahasiswi Telkom University Sabet Gelar Juara Asia Young Designer Awards 2024

17 menit lalu

Mahasiswi program studi Desain Interior Telkom University, Alifiah Azzahrah, meraih penghargaan Designer of The Year pada kategori Desain Interior di ajang Asia Young Designer Awards (AYDA) International Awards 2023/2024. (Dok.AYDA)
Mahasiswi Telkom University Sabet Gelar Juara Asia Young Designer Awards 2024

Sebagai pemenang, mahasiswi Telkom University Alifiah berhak memperoleh beasiswa senilai US$ 10.000


Tim Mahasiswa Telkom University Kembangkan OptiGuard Sebagai Detektor Pencegah Kebutaan

1 jam lalu

Aplikasi dan adaptorOptiGuard karya tim mahasiswa Telkom University sebagai detektor pencegah kebutaan. (Dok.Tim)
Tim Mahasiswa Telkom University Kembangkan OptiGuard Sebagai Detektor Pencegah Kebutaan

Pembuatan OptiGuard melibatkan mahasiswa S1 Sains Data Fakultas Informatika Telkom University.


Kisah Legenda Urban Bandung Dibuat Jadi Wahana Teror Hantu Rumah Ambulans

16 jam lalu

Wahana Teror Rumah Ambulans di mal Parijs van Java Bandung. (Dok. Humas Kota Bandung)
Kisah Legenda Urban Bandung Dibuat Jadi Wahana Teror Hantu Rumah Ambulans

Cerita mistis dari legenda urban ambulans berhantu digarap menjadi wahana wisata di area mal Parijs van Java, Bandung


Telkom Dukung Optimalisasi Energi Manufaktur melalui Antares IoT

18 jam lalu

Platform Antares Telkom. Dok. Telkom
Telkom Dukung Optimalisasi Energi Manufaktur melalui Antares IoT

Solusi Antares IoT membantu pengendalian konsumsi energi keberlanjutan dan meningkatkan produktivitas.


Semerbak Wangi Roti Rumahan di Gang Babakan Rahayu Kota Bandung

20 jam lalu

Sentra Roti di Gang Babakan Rahayu menjadi pusat roti rumahan di Kota Bandung. (TEMPO/Prima Mulia)
Semerbak Wangi Roti Rumahan di Gang Babakan Rahayu Kota Bandung

Kini ada sekitar 30 pembuat roti di daerah gang labirin itu. Sepeda motor juga gerobak hilir mudik mengangkut roti.


BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

22 jam lalu

Ilustrasi minyak kelapa untuk  Bioavtur. antaranews.com
BRIN Olah Kelapa Tak Layak Jual Jadi Bioavtur, Pabriknya Dibangun di Banyuasin

BRIN menggandeng perusahaan asal Jepang untuk pemanfaatan minyak kelapa menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau bioavtur.


Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

4 hari lalu

Ilustrasi daun kayu putih. Pixabay.com/abeldomi
Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

BRIN sebut produktivitas dari industri minyak kayu putih perlu ditingkatkan dengan metode ilmiah supaya mutu genetik yang dihasilkan menjadi unggul.


BRIN dan Petani Papua Garap Hilirisasi Kayu Putih, Awal Panen 5 Hektare Kini 49 Hektare

4 hari lalu

Hasil produksi minyak kayu putih di Kampung Rimba Jaya, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Dok: BRIN
BRIN dan Petani Papua Garap Hilirisasi Kayu Putih, Awal Panen 5 Hektare Kini 49 Hektare

BRIN ikut mengembangkan industri hilirisasi kayu putih di Biak Numfor, Papua. Industri ini diklaim memberikan manfaat ekonomi.


Alasan BRIN Sebut Kebun Raya Itera Cocok jadi Percontohan untuk Kampus dan IKN

5 hari lalu

Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, mengunjungi Kebun Raya Institut Teknologi Sumatera (Itera), Kamis, 11 Juli 2024. Kebun Raya Itera digadang-gadang sebagai leading sector bagi perguruan tinggi di indonesia serta pendukung pendirian Kebun Raya Nasional di IKN. (Humas Itera)
Alasan BRIN Sebut Kebun Raya Itera Cocok jadi Percontohan untuk Kampus dan IKN

Kebun Raya Itera baru berusia dua tahun, namun pengembangan dan pengelolaannya dinilai sudah lebih dari cukup.


Top 3 Tekno: Dampak Bibit Siklon 99W dan 90W, Prediksi Cuaca Sepekan Jabar, Bandung Makin Dingin

6 hari lalu

Bibit Siklon Tropis 99W dan 90W (BMKG)
Top 3 Tekno: Dampak Bibit Siklon 99W dan 90W, Prediksi Cuaca Sepekan Jabar, Bandung Makin Dingin

Topik tentang BMKG memantau dua bibit siklon tropis di sekitar Indonesia menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno.