Tony Chen Mundur dari Microsoft

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - JAKARTA - Sebuah berita mengejutkan muncul dari dapur Microsoft Indonesia hari ini. Tony Chen, Presiden Direktur Microsoft Indonesia itu, memutuskan mengundurkan diri.

    “Ini adalah keputusan yang sangat berat bagi saya. Microsoft adalah perusahaan yang menganut nilai-nilai besar dengan pegawainya yang juga mempunyai semangat besar, dan saya pun sangat mencintai kehidupan saya selama bekerja untuk Microsoft 7 tahun belakangan ini," kata Tony dalam siaran pers hari ini.

    Menurut Tony, keputusan tersebut telah dipertimbangkan selama beberapa bulan terakhir. Meninggalkan Microsoft, kata Tony, adalah sebuah keputusan yang sulit. "Namun saya mengejar tantangan dan tanggung jawab yang  berbeda,” kata Tony.

    Belum ada keterangan resmi dari Microsoft perihal siapa pengganti Tony. Demikian pula informasi soal kemana Tony akan melanjutkan karirnya. Namun, ada kabar Tony akan berkarir di luar negeri.

    Tony bergabung dengan Microsoft Indonesia pada tahun 2002. Emilio Umeoka, Presiden Microsoft Asia Pacific, mengatakan selama tujuh tahun kiprah Tony di Microsoft Indonesia telah membuat perusahaan itu menjadi salah satu mitra pemerintah yang kuat.

    Selain itu Tony getol menempatkan Indonesia dalam peta global, terutama melalui usahanya bekerja sama dengan USAID dan mendirikan Microsoft Innovation Center di beberapa universitas di Indonesia guna menstimulasi peningkatan aktivitas software lokal dan ekonomi Indonesia.

    “Microsoft Indonesia telah mengalami momentum bisnis yang signifikan dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini, dan kamipun tetap berusaha untuk mencapai kesuksesan yang berkelanjutan," kata Umeoka. "Kami tetap optimis atas prospek pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran kami sebagai mitra terpercaya pemerintah guna merealisasikan visi Ekonomi Kreatif Indonesia."

    DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.