Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Warga Korsel Keracunan Kimchi yang Terjangkit Norovirus, Epidemiolog Ingatkan Hal Ini

image-gnews
Ilustrasi Norovirus. Shutterstock
Ilustrasi Norovirus. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Korea Selatan (Korsel) baru-baru ini dihebohkan oleh kasus keracunan akibat kimchi—makanan berupa sayur hasil fermentasi—yang terkontaminasi norovirus. Dikutip dari Times Entertainment, warga di Kota Namwon mengkonsumsi kimchi yang pengolahannya diduga tidak sesuai prosedur.

Pada 5 Juli lalu, kimchi yang biasanya aman untuk dikonsumsi tiba-tiba menyebabkan keracunan massal. Kimchi yang mengandung Norovirus ini sempat didistribusikan ke 24 sekolah di Korea Selatan untuk menjadi santapan bersama. Penegak hukum setempat awalnya mendapat 996 laporan. Hingga saat ini sudah ada 1.024 kasus serupa yang tercatat.

Epidemiolog dari Griffith University di Australia, Dicky Budiman, mengatakan kimchi yang terkontaminasi virus menyebabkan efek dehidrasi dan gastroenteritis parah. Gastroenteritis merupakan gangguan saluran pencernaan akut yang menimbulkan diare, muntah, dan mual. Kontaminasi itu ditengarai akibat proses produksi yang tidak bersih.

"Virus (Norovirus) sangat menular dan dapat menyebar melalui makanan, air, serta permukaan yang memiliki kontak langsung dengan pasien terinfeksi," kata Dicky keterangan tertulis, Rabu, 10 Juli 2024.

Lantaran bisa menempel lama di makanan, Dicky tidak menampik adanya risiko penyebaran virus norovirus melalui produk ekspor. Kimchi, kuliner khas Negeri Gingseng yang sempat terkontaminasi virus juga sering dikonsumsi orang Indonesia, imbas tren viralnya di media sosial setahun terakhir.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Makanan lain pun bisa terkontaminasi norovirus. Jika warga Indonesia tidak bersih ketika mengolah makanan, maka bisa terinfeksi juga," ujar Dicky. Dia mengimbuhkan, norovirus sering menempel ke makanan tidak dimasak, juga ke sayuran atau buah yang kotor.

Gejala keracunan akibat infeksi Norovirus tergolong singkat. Para penderita umumnya hanya membutuhkan rata-rata lima hari untuk pulih, tergantung kemampuan tubuh dalam merespons virus. Jika sudah telanjur terjangkit, kata Dicky, penderitanya harus banyak meminum air putih dan vitamin.

"Secara umum sebenarnya efeknya tidak berat, tapi dampak penularan norovirus sangat tinggi dan harus diwaspadai,” tutur dia.

Pilihan Editor: Walhi Khawatir UU Konservasi Terbaru Memicu Konflik Lahan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Waspada Makanan Mengandung Zat Berbahaya, Ini Pesan BPOM

7 hari lalu

Ilustrasi jajanan anak. Twitter.com
Waspada Makanan Mengandung Zat Berbahaya, Ini Pesan BPOM

BPOM menyebut Indonesia sedang terancam berbagai penyakit yang disebabkan pangan yang mengandung berbagai zat berbahaya, waspadalah.


Denmark Larang Ramen Korea Selatan: Terlalu Pedas!

32 hari lalu

Mie instan populer Korea Selatan.
Denmark Larang Ramen Korea Selatan: Terlalu Pedas!

Badan Pengawas Makanan dan Hewan Denmark mengingatkan kembali mie instan Samyang asal Korea Selatan karena terlalu pedas


Tragedi 93 Warga Keracunan Makanan di Cipaku, Pemkot Bogor Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

39 hari lalu

Puluhan warga RW 12, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, dirawat di Puskesmas, diduga alami keracunan setelah mengkonsumi makanan dari acara haul warga, Senin 3 Juni 2024. Tempo/Sidik
Tragedi 93 Warga Keracunan Makanan di Cipaku, Pemkot Bogor Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Pemerintah Kota Bogor mengeluarkan status kejadian luar biasa atau KLB pada kasus keracunan makanan yang dialami 93 orang di Cipaku.


Korban Keracunan di Cipaku Bertambah, Pemerintah Tetapkan Status KLB

40 hari lalu

Suasana Puskesmas Cipaku, Kota Bogor, yang merawat warga diduga keracunan, Selasa (4/6/2024). (ANTARA/Shabrina Zakaria)
Korban Keracunan di Cipaku Bertambah, Pemerintah Tetapkan Status KLB

Jumlah warga yang diduga mengalami keracunan di Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terus bertambah. Saat ini jumlahnya tercatat 93 orang.


Lonjakan Covid-19 di Singapura Dinilai Tidak Berdampak ke Indonesia, Imbas Capaian Vaksinasi

55 hari lalu

Ilustrasi virus Corona (Covid-19) varian MU. Shutterstock
Lonjakan Covid-19 di Singapura Dinilai Tidak Berdampak ke Indonesia, Imbas Capaian Vaksinasi

Di saat fase pandemi telah berakhir, bukan berarti masyarakat terbebas dari terinfeksi Covid-19.


Covid-19 Melonjak di Singapura, Epidemiolog Ungkap Risiko Long Covid tapi Tidak Separah Varian Delta

55 hari lalu

Ilustrasi virus Corona (Covid-19) varian MU. Shutterstock
Covid-19 Melonjak di Singapura, Epidemiolog Ungkap Risiko Long Covid tapi Tidak Separah Varian Delta

Epidemiolog Dicky Budiman mengatakan potensi chaos (kekacauan) bisa saja terjadi saat lonjakan kasus infeksi Covid-19.


Pembekuan Darah Usai Vaksinasi AstraZeneca, Epidemiolog: Kasusnya Langka dan Risiko Terkena Minim

3 Mei 2024

Seorang petugas kesehatan memegang botol berisi vaksin Oxford/AstraZeneca coronavirus disease (COVID-19) di Rumah Sakit Nasional di Abuja, Nigeria, 5 Maret 2021. [REUTERS/Afolabi Sotunde]
Pembekuan Darah Usai Vaksinasi AstraZeneca, Epidemiolog: Kasusnya Langka dan Risiko Terkena Minim

Pasien pembekuan darah pertama yang disebabkan oleh vaksin AstraZeneca adalah Jamie Scott.


Dugaan Infeksi Cacar Monyet di Jayapura, Epidemiolog: Lesi Bisa ke Alat Kelamin

19 April 2024

Cacar monyet. WHO
Dugaan Infeksi Cacar Monyet di Jayapura, Epidemiolog: Lesi Bisa ke Alat Kelamin

Cacar monyet atau Mpox bukanlah penyakit yang berasal dari Indonesia.


Epidemiolog: Kasus Flu Singapura Bisa Bertambah Karena Idul Fitri dan Mudik Lebaran

5 April 2024

Sejumlah pemudik menunggu jadwal keberangkatan kereta dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat, 5 April 2024. Sebanyak 17.994 orang meninggalkan Kota Jakarta melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, untuk mudik ke kampung halaman ke berbagai daerah pada H-5 Lebaran. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Epidemiolog: Kasus Flu Singapura Bisa Bertambah Karena Idul Fitri dan Mudik Lebaran

Jumlah kasus flu Singapura bisa bertambah lagi seiring momentum Idul Fitri dan mudik Lebaran yang membuat intensitas pertemuan di masyarakat meninggi.


Deretan Manfaat Minyak Atsiri, Bisa Meningkatkan Kualitas Tidur hingga Mengurangi Stres

29 Maret 2024

Minyak Atsiri
Deretan Manfaat Minyak Atsiri, Bisa Meningkatkan Kualitas Tidur hingga Mengurangi Stres

Minyak atsiri atau minyak esensial merupakan senyawa yang diekstrak dari bagian tumbuhan dan diperoleh melalui proses penyulingan.