Kaspersky Luncurkan Anti Virus 2010

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Pengembang solusi keamanan komputer, Kaspersky Lab, hari ini meluncurkan produk antivirus terbarunya untuk pasar Indonesia. Produk-produk itu adalah Kaspersky Internet Security 2010, Kaspersky Anti-virus 2010, dan Kaspersky Mobile Security 8.0.

    Produk-produk itu sebelumnya telah tersedia di toko online sejak akhir Juli lalu. Ia akan dipasarkan di Jakarta mulai 7 Agustus dan di seluruh Indonesia mulai 10 Agustus. Harganya mulai dari US$ 25 untuk satu komputer dan US$ 50 untuk tiga komputer.

    “Indonesia adalah negara kedua di regional Asia Tenggara peluncurkan ketiga produk ini,” kata Gun Suk Ling, Managing Director Kaspersky Lab Asia Tenggara.

    Kaspersky menanamkan beberapa fitur baru dalam solusi keamanan komputer terbaru tersebut, yang mengusung tagline Greenzone. Salah satu fitur itu adalah pengontrol aplikasi, dimana pengguna bisa menginstalasi aplikasi yang belum diketahui tingkat keamanannya di dalam ruang isolasi.

    Aplikasi yang dicurigai juga bisa dijalankan dalam moda Safe Run. Sementara itu, Kaspersky juga memakai fitur ranking keamanan untuk situs web yang kita temukan saat mencari dalam mesin pencari seperti Google. “Ini untuk memerangi situs phishing,” kata Nathan Wang, Wakil Presiden Divisi Teknik Kaspersky Lab Asia Pasifik.

    Adapun Kaspersky Mobile Security 8.0 menambahkan sub-fitur baru dalam fitur Anti-theft, yaitu pendeteksi keberadaan ponsel pintar melalui GPS. Tak hanya menyelamatkan data, fitur ini juga bisa menyelamatkan si ponsel dari si tangan jail bila masih memungkinkan.

    Untuk sementara, solusi keamanan perangkat ponsel pintar ini baru tersedia untuk ponsel berbasis Windows Mobile dan Symbian. “Ke depan akan tersedia untuk sistem operasi lain, seperti Android,” kata Sergey Nevstruev, Direktur Mobile Solutions Business Unit Kaspersky Lab.

    DEDDY SINAGA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.