"Siapa di Dalam? Noor Din apa Kucing?"

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memeriksa rumah tempat persembunyian Noor Din M. Top di Temanggung, Jawa Tengah (8/8). Noor Din tewas, setelah anggota Densus 88 menyerbu rumah tersebut. Foto: AP/Slamet Riyadi

    Polisi memeriksa rumah tempat persembunyian Noor Din M. Top di Temanggung, Jawa Tengah (8/8). Noor Din tewas, setelah anggota Densus 88 menyerbu rumah tersebut. Foto: AP/Slamet Riyadi

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Gegap-gempita pemberitaan tentang penyerbuan markas-markas para tersangka teroris seolah memenuhi semua pembicaraan di ruang publik dan pemberitaan dalam dua hari ini. Tak hanya televisi, radio, koran, dan kanal berita online, bahkan situs berita jejaring sosial seperti Facebook pun tak luput dari topik ini.

    Kantor berita Bloomberg, yang biasanya berfokus pada urusan ekonomi, juga menempatkan cerita sukses polisi itu sebagai berita mereka. Bahkan situs berita sepak bola goal.com memberitakan penggerebekan ini dan menghubungkannya dengan batalnya kedatangan Manchester United ke Jakarta akibat teror bom 17 Juli lalu.

    Dalam situs news.google.com dan news.yahoo.com, berita ini termasuk peringkat teratas, setelah kabar pengangkatan Hakim Agung Amerika Serikat yang baru, Sonia Sotomayor.Situs jejaring ensiklopedia Wikipedia pun sama saja.

    Namun, perburuan teroris rupanya tak melulu memunculkan kisah tragedi dari mereka yang diburu atau aksi heroik para petugas Detasemen Khusus. Di situs Facebook, misalnya, selain mereka yang mengkritik pemberitaan di media massa, yang dinilai berlebihan atau memuji polisi, tak sedikit yang menjadikan cerita ini sekadar guyonan.

    Ada yang sangsi bahwa Noor Din sempat berteriak menyebut namanya ketika terkepung. Dalam posting-nya, si penulis sedikit meledek: "Siapa di dalam? Noor Din apa kucing?".
    Lalu ada juga yang menyamakan ucapan terakhir Noor Din sebelum mengembuskan napas terakhir dengan ucapan gembong perampok bank John Dillinger kepada kekasihnya setelah ia tertembak dalam film Public Enemy. "Bye, bye, black bird", begitu mereka bayangkan ucapan terakhir Noor Din kepada Arina, istrinya.

    Ada lagi yang asyik mengutak-atik permainan angka-angka. Ia menghubungkan aksi peledakan pada tanggal 17 bulan 07, yang direncanakan di kamar 1808 di Marriott. Pelakunya ditangkap tanggal 08 bulan 08 oleh Densus 88. "Perhatikan baik-baik: 1 + 7,07 + 1,8,08,08,08,8,8 = 88888888 (angka 8 delapan kali)," katanya. l

    SORTA TOBING | GUNANTO

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?