Inilah Lawan iPod Touch

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Pemutar musik Samsung dengan layar sentuh ini adalah penerus seri P2. Kendati desainnya lebih tipis dari pendahulunya itu, seri P3 ini tampak kukuh dan apik. Menggunakan layar 3 inci dengan fitur-fitur beragam, Samsung menawarkan P3 dengan harga tak terlalu mahal. Jika dibandingkan, harganya setara dengan iPod Nano.

    Namun, tidak banyak perbedaan yang dibuat Samsung di seri ini. Tidak ada tombol di bagian muka, semua didominasi layar sentuh. Tombol on/off/lock dan volume terletak di bagian atas, berderet dengan sebuah speaker kecil. Adapun di bagian bawahnya terdapat port untuk headset atau speaker portabel dan konektor USB.

    Seri ini juga memiliki tampilan menu yang menarik dan penuh warna. Pada menu utama terdapat deretan ikon untuk mengakses video, musik, gambar, teks, radio FM, perekam suara, peramban file, bluetooth, dan pengaturan. Geser jari Anda, maka deretan menu berikutnya akan tampil, seperti kamus, games, datacast, kalkulator, alarm, dan address book.

    Tampilan menu ini juga bisa dikostumisasi dengan masuk ke deret menu yang tersembunyi di bagian layar terbawah. Tap di sini, maka akan muncul pilihan untuk mengkostumisasi menu. Jika ingin kembali ke menu utama, tap di bagian teratas layar.

    Keunikan antarmuka P3 terletak pada widget yang bisa diganti-ganti atau digeser-geser. Penggunanya juga bisa memilih foto-foto yang tersimpan untuk ditampilkan slideshow di sudut layar di bawah deret menu. Bentuk widget lainnya seperti secangkir cappuccino atau jam penunjuk waktu, tersedia sebagai pilihan.

    Layar sentuh P3 mendukung tiga fungsi utama, yaitu tap, drag, dan swipe. Secara umum tak ada kesulitan untuk mengoperasikan layar ini. Namun, sebaiknya Anda tidak bisa terlalu kasar memperlakukan layar jika tidak ingin perangkat ini kurang merespons sentuhan jari-jari Anda.

    Soal fitur juga tidak terlalu mengecewakan. Ada pemutar musik, video, dan penampil fotonya mendukung beragam format standar, termasuk OGG, FLAC, WMV9 dan Amazon Unbox, serta AVI dan H.264 untuk video. Fitur bluetooth yang dimilikinya juga bisa berfungsi ganda.

    Tidak hanya sebagai pengirim berkas ke perangkat lain, bluetooth di P3 juga bisa menghubungkannya dengan perangkat lain. Misalnya speaker atau ponsel sehingga P3 bisa berfungsi sebagai penerima telepon layaknya headset.

    Dukungan teknologi DNSe dari Samsung memberi pengguna beberapa pilihan efek suara ketika memutar musik. Dari jazz, rock, classic, dan lainnya. Kualitas suara yang dihasilkan juga sangat bagus dan jernih, meski efek bas kurang terasa dan speaker yang kecil tidak menghasilkan suara kencang.

    Anda juga bisa menyimpan dan membaca teks lewat P3. Tapi saat ini baru format TXT saja yang mendukung fungsi ini. Fitur unik lain yang dimilikinya adalah kamus, peta subway, dukungan pemutar flash, dan datacast. Untuk kamus, sayangnya baru terisi kamus bahasa Korea-Inggris saja.

    Adapun peta subway berisi jalur subway beserta keterangan tempat dari berbagai kota besar di seluruh dunia. Tentu saja masih minus Jakarta. Memang sangat disayangkan, jika Samsung menanamkan peta jalur busway di Jakarta tentu akan lebih menarik. 

    Dukungan pemutar flash membuat Anda bisa mengunduh game-game flash untuk dimainkan di dalam perangkat ini. Samsung menggandeng Emodio.com yang menyediakan konten-konten menarik untuk seri pemutar musik ini secara gratis, kendati kini jumlahnya belum terlalu banyak.

    Satu fitur yang paling menarik bagi Tempo adalah datacast, yang fungsinya mirip seperti pembaca RSS. Namun, satu-satunya kekurangan perangkat ini adalah tidak adanya dukungan koneksi Internet, misalnya Wi-fi sehingga untuk mengaktifkan fitur datacast, Anda harus masuk ke Emodio.com dan membuat pengaturan RSS di sana.

    Kesimpulannya, pemutar musik Samsung seri teranyar ini tidak bisa dibandingkan dengan jajaran pemutar musik iPod mana pun. Namun, P3 memiliki kelebihan tersendiri, terutama antarmukanya yang sangat bagus. Kekurangan utama tentu saja tidak adanya koneksi Internet dan dukungan podcast.
     
    KARTIKA CANDRA

    SPESIFIKASI:
    Tipe: Portable Media Player
    Kapasitas: 8 gigabita
    Layar: TFT LCD 3 inci (480 x 272 piksel)
    File Format: MP3, WMA, OGG, WAV, AAC, FLAC, JPEG, Bitmap, PNG, SWF, WMV, H.264, MPEG
    Antarmuka: USB
    Dimensi: 102 x 52,7 x 9,9 mm
    Lain-Lain: Bluetooth, Haptic (Vibration) Feedback, Widget, equalizer, radio FM

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.