Gempa Tasikmalaya Tak Bikin Pergeseran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter yang berpusat di Samudera Indonesia, sekitar 142 kilometer sebelah barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu lalu, tidak sampai menimbulkan deformasi di permukaan. Kepala Bidang Geodinamika di Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, Cecep Subarya, mengungkapkan itu, Jumat (4/9).


    Usai menganalisis data realtime dari jaringan Global Positioning System, Cecep menyebut yang terjadi Rabu lalu hanya deformasi sesaat. “Ibaratnya antena GPS cuma goyang-goyang aja, tidak terjadi pergeseran seperti yang pernah ditunjukkan pascagempa Bengkulu tahun lalu yang menghasilkan pergeseran posisi di permukaan sampai lebih dari satu meter,” katanya.


    Cecep menjelaskan, fakta itu menguatkan mekanisme gempa di selatan Jawa yang berbeda dengan di pesisir barat Sumatera. Gempa Rabu lalu, misalnya, menunjukkan apa yang disebut intraplate movement. Gerakan ini bersumber di permukaan lempeng, bukan tepat di zona tumbukan.


    Deformasi yang terjadi horizontal, bukan tergolong thrustfault (lempeng terangkat) sehingga tsunami juga tidak besar,” jelasnya.

    (WURAGIL)


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.