Buzz Lightyear Resmi Jadi Astronot Terlama Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • NASA.GOV

    NASA.GOV

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Antariksawan Rusia, Valeri Vladimirovich Polyakov, sedikit bersedih. Rekornya sebagai orang paling lama berada di antariksa sudah dipecahkan. Pemecahnya? Bintang animasi film "Toy Story", Buzz Lightyear.

    Polyakov berada di stasiun antariksa Mir selama 437 hari tanpa putus pada Januari 1994-Maret 1995. Rekor ini lebih dari 10 tahun tidak terputuskan. Tapi bulan ini bintang Toy Story, Buzz Lightyear, resmi memecahkan rekornya.

    Buzz Lightyear, boneka kartun setinggi 30 sentimeter itu, berada di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) selama 467 hari alias sebulan lebih lama dari Polyakov. Dinas antariksa Amerika Serikat NASA memfilmkan Buzz Lightyear selama berada di orbit dengan keadaan tanpa gravitasi.

    Buzz berangkat ke antariksa pada Mei 2008 dengan dengan dilepas temannya, Woody, dengan pesawat ulang-alik NASA. Rencana semula, ia akan berada di ISS hanya enam bulan.

    Tugas Buzz ini satu: membuat dunia antariksa menarik bagi anak-anak. Anak-anak di seluruh dunia bisa mengikuti sejumlah permainan di Internet yang menyertai program Buzz Lightyear ini.

    Program itu dianggap sukses sehingga masa tinggal Buzz Lightyear yang semula hanya enam bulan, diperpanjang menjadi setahun lebih dan baru mendarat awal bulan ini.

    NASA pun mengedarkan foto-foto saat Buzz Lightyear sudah turun dari pesawat ulang-alik.

    Keberhasilan ini membuat taman bermain Disney World akan mengadakan parade sebagai penghargaan ia sebagai pahlawan yang memecahkan rekor dunia dan berhasil dalam programnya sebagai astronot bulan depan.

    Dalam parade itu ia bakal ditemani Edwin Aldrin, astronot terkenal karena menjadi orang kedua yang menginjakkan kaki di bulan dan memiliki nama panggilan sama dengan bintang toy Story: Buzz.

    NASA/SUN/NURKHOIRI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?