Kondisi Jaringan Selular di Padang Belum Pulih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Dua hari setelah gempa kondisi jaringan selular di wilayah Sumatra Barat belum juga pulih. Baru sebagian operator yang berhasil membuatnya hidup kembali. Itu pun terkendala langkanya bahan bakar minyak (BBM). Juru Bicara Departemen Komunikasi dan Informasi Gatot S. Dewo Broto menjelaskan hal itu dalam keterangan persnya di radio Kamis (2/9) malam. Depkominfo telah menumpulkan para operator untuk mendesak mereka agar segera memulihkan jaringan komunikasi di sana.

    Di Padang, menurut Gatot, kondisi jaringan yang cukup parah adalah Telkomsel. Ini karena jaringannya memang yang terluas. Sampai Kamis, Telkomsel baru bisa melakukan perbaikan 30 persen jaringan.

    "Jaringan inti mereka kena, suplai listrik juga tak ada sehingga tak semua BTS bisa berfungsi," Gatot. "Butuh usaha yang luar biasa untuk memulihkannya," kata Gatot.

    Indosat juga sempat punya masalah serius. Jaringan serat optik yang menghubungkan kota Padang dan Medan terputus kena gempa. Namun, Kamis, mereka sudah berusaha memulihkannya. Sebagian kantor mereka juga rusak kena gempa.

    Excelcomindo Pratama atau XL, kata Gatot, termasuk yang diuntungkan. Jaringan mereka sejak terjadi gempa tak bermasalah. Namun, pemerintah telah mengingatkan agar XL berjaga-jaga untuk mengantisipasi lonjakan pemakaian telepon bila banyak pelanggan operator lain pindah ke jaringannya.

    Telkom juga mengalami kerusakan yang parah di Padang dan Pariaman. Namun, jaringan Telkom Flexi mereka tak bermasalah.

    Esia, sejak awal gempa sebenarnya tak bermasalah. Namun, belakangan mati karena mereka kukurangan pasokan bahan bakar untuk genset pemancar. Soal pasokan BBM itu memang menjadi  kendala bagi semua operator. Adapun

    "Kami meminta mereka melakukan berbagai cara untuk menghidupkannya," katanya kepada radio Elshinta.

    BS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.