AVG Luncurkan Antivirus Versi 9.0

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Amsterdam - AVG Technologies telah memperbarui piranti lunak antivirusnya dengan versi 9.0, baik yang berbayar maupun gratisan. AVG telah menambah kecepatan operasi piranti lunak tersebut dan tingkat pengamanannya. 

    Dalam proses pemindaian, AVG 9.0 menggabungkan fungsi pemindai dan spyware. Aplikasi ini akan menandai berkas yang aman sehingga saat pemindaian berikutnya, ia tak perlu diperiksa lagi kecuali struktur berkasnya berubah. Cara ini telah mengurangi waktu pindai sebesar 50 persen. 

    AVG juga menggabungkan cara perlindungan berbasis signature, perilaku pengguna, in-the cloud, dan white listing. Ini diharapkan mampu menangani berbagai ancaman baru yang ada saat ini. 

    AVG juga mengintegrasi Resident Shield, firewall, dan modul perlindungan identitas. Dengan begitu, modul akan membagi informasi soal program jahat ke bagian lain sehingga kemampuan AVG untuk mendeteksi dan menghilangkan berbagai tipe program jahat, rootkits, dan pencurian identitas, bisa meningkat. 

    Untuk fitur antiphising, AVG meningkatkan kecepatan dan akurasi LinkScanner. Ia mampu menerima lebih dari 100 indikator ancaman yang berbeda ke dalam satu halaman., Bila hasilnya belum memadai, LinkScanner akan menghubungi Cloud untuk memeriksa seberapa besar phising masuk ke jaringan riset AVG. 

    “AVG 9.0 menyediakan solusi yang lebih mumpuni dan ringkas yang menambah proteksi tanpa berpengaruh terhadap kegiatan sekaligus memiliki tingkat keamanan yang tinggi" kata J.R. Smith, CEO, AVG Technologies., dalam siaran pers pekan lalu 

    AVG 9.0 ini sudah tersedia di pasar dengan harga Rp 276 ribu untuk lisensi satu tahun dan Rp 410.300 untuk lisensi dua tahun. Versi gratisan akan tersedia pada pertengahan Oktober ini. 

    DEDDY SINAGA 

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.