ZTE Luncurkan SilverBelt dan BlueBelt II

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Hong Kong - ZTE Corporation, vendor perangkat telekomunikasi yang berbasis di Cina, meluncurkan dua seri ponsel cerdasnya, ZTE SilverBelt dan BlueBelt II. Ponsel 3.5G ini diluncurkan atas kerjasama ZTE dengan TMN dan Microsoft. Peluncurannya sendiri secara resmi dilakukan di Portugal, pekan lalu.

    Ponsel SilverBelt dan BlueBelt II akan berjalan dengan sistem operasi Windows mobile yang menyatukan fitur telepon genggam, PC dan internet. Ponsel cerdas ZTE Bluebelt yang sudah disesuaikan menurut lokasi ini, sejatinya telah dijual di Portugal oleh TMN, operator selular terbesar di negara ini, sejak Mei lalu. Dari penjualan itu, ZTE meraih 30 persen pasar ponsel cerdas di Portugal.

    Ponsel teranyar keluaran ZTE ini diciptakan khusus untuk pasar Portugal dan telah disediakan oleh TMN di seluruh Portugal. TMN sekarang ini memiliki tujuh juta pelanggan dari penduduk negeri itu yang jumlahnya sekitar 10,7 juta jiwa.

    SilverBelt juga merupakan smart phone 3.5G candy bar ultra-slim dengan Windows phone, tetapi juga menampilkan sensor G-Sensor motion yang mendukung fungsi MP3 player start-stop serta horizontal-vertical screen switch. SilverBelt juga dilengkapi layar sentuh 3,2 inci dengan kamera 5 megapiksel.

    Adapun handset Bluebelt II juga dijanjikan akan menghantarkan pengalaman Windows phone terlengkap. Dengan desain candy bar ultra-slim dengan kamera 5MP, ponsel ini bekerja di jaringan UMTS, GSM, Edge dan GPRS. Seperti SilverBelt, ponsel ini juga memiliki layar sentuh dan memodifikasi papan ketik QWERTY yang disesuaikan dengan pengguna TMN.

    Kedua smart phone ZTE/TMN ini dapat menyediakan data kecepatan tinggi hingga 7,2 Mbps pada jaringan HSDPA/HSUPA. Menyediakan fungsi-fungsi multi media, kecepatan tinggi mencapai 8GB kapasitas penyimpanan data, memberikan pengalaman web serta mengkombinasikannya dengan desain penuh gaya.

    Kedua seri ini juga telah mendukung WAP, Bluetooh, streaming video dan audio, web browser dan konektivitas USB 2.0 yang mendukung format multimedia yang bervariasi termasuk MP3, AAC+, MPEG4, H.263, H.264 dan FM radio.

    Dalam rilis perusahaan ini disebutkan, ZTE telah berinvestasi besar untuk penelitian dan pengembangan ponsel-ponsel cerdasnya dalam jangka waktu lima tahun terakhir ini. Dan untuk ke depan, vendor ini berjanji akan berinvestasi lebih untuk pengembangan ponsel-ponsel cerdas yang tak hanya menawarkan desain apik, tapi juga kemampuan yang unggul dan harga yang menarik.

    Dimas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?