Manusia Sumber Penyakit Binatang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Edinburgh - Jangan salahkan binatang untuk setiap wabah yang berjangkit karena sumber penyakit itu sebenarnya adalah manusia. Sebuah studi menunjukkan bahwa globalisasi dan industrialisasi menyebabkan penyakit menyebar dari manusia ke binatang.

    Ilmuwan dari The Roslin Institute, University of Edinburgh, Inggris, menunjukkan bahwa sejenis strain bakteri telah melompat dari manusia ke ayam. Hasil riset itu diyakini sebagai bukti kuat pertama perpindahan bakteri patogen dari manusia ke binatang. Bakteri itu menyebar sejak binatang tersebut pertama kali didomestikasi sekitar 10 ribu tahun lampau.

    Studi tersebut mengidentifikasi subtipe bakteri Staphylococcus aureus pada ayam dan mengungkap bahwa bakteri tersebut sebenarnya berasal dari manusia. Uji genetik memperlihatkan bahwa perpindahan bakteri dari satu spesies ke spesies lain sekitar 40 tahun lalu bertepatan dengan mulai dipraktekkannya peternakan ayam secara intensif.

    Bila dibandingkan dengan bentuk Staphylococcus aureus pada manusia, yang terisolasi pada satu daerah geografis tertentu, strain bakteri pada ayam tersebar melintasi benua berbeda.

    Penyebaran bakteri dari manusia ke ayam dapat menimbulkan dampak besar pada industri peternakan ayam. Jika bakteri itu juga terlihat berpindah dari manusia ke hewan ternak lainnya, hal itu adalah ancaman bagi keamanan pangan. "Setengah abad lalu, ayam hanya diambil telurnya, sedangkan dagingnya hanyalah produk sampingannya, kata Dr Ross Fitzgerald dari The Roslin Institute. "Kini permintaan untuk daging ayam membuat industri peternakan unggas didominasi sejumlah perusahaan multinasional yang memasok produknya ke pasar global sehingga memicu penyebaran bakteri ke seluruh dunia."

    TJANDRA DEWI | SCIENCEDAILY



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.